08-01-2012, 11:52 PM
PADANG, KOMPAS.com - Seorang penumpang kereta api, Deki (13), Minggu (8/1/2012) tewas setelah terlindas kereta api jurusan Pariaman-Padang yang ditumpanginya. Sementara teman Deki, Qorri Tegar (13) mengalami luka berat setelah terjatuh dari kereta api yang sama.
Saksi mata mengatakan saat kejadian korban duduk di dekat sambungan gerbong. Saat itu Deki hendak menyelamatkan Tegar yang nyaris terjatuh. Namun akhirnya keduanya terjatuh.
Namun menurut Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumbar Syafrial Romeyo, kedua korban sedang berlari-lari di atas kereta saat kejadian. Mereka mendekati pintu kereta lalu terjatuh.
Untuk himbauan agar jangan mengeluarkan badan di pintu atau jendela sudah cukup, kata Romeyo.
Ia menambahkan, sumbangan untuk keluarga korban meninggal akan diberikan sebesar Rp 60 juta. Sedangkan untuk korban luka berat masih akan menunggu klaim biaya dari pihak rumah sakit.
Saksi mata mengatakan saat kejadian korban duduk di dekat sambungan gerbong. Saat itu Deki hendak menyelamatkan Tegar yang nyaris terjatuh. Namun akhirnya keduanya terjatuh.
Namun menurut Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumbar Syafrial Romeyo, kedua korban sedang berlari-lari di atas kereta saat kejadian. Mereka mendekati pintu kereta lalu terjatuh.
Untuk himbauan agar jangan mengeluarkan badan di pintu atau jendela sudah cukup, kata Romeyo.
Ia menambahkan, sumbangan untuk keluarga korban meninggal akan diberikan sebesar Rp 60 juta. Sedangkan untuk korban luka berat masih akan menunggu klaim biaya dari pihak rumah sakit.


