Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: KA perbatasan Negara
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2
Om Momod mohon maaf lagi klo postingannya salah tempat dan klo ada mohon digabung.Xie Xie

Menurut teman2 RF perlu ga qt membangun KA antar Negara misalnya di pulau kalimantan dengan Malaysia dan Brunei Darussalam, Papua dengan Papua Nugini, Di Pulau Timor.

Dan alasannya apa di bangun KA tsb. Mohon Infomanya, terima kasih.
CMIIW, numpang urun rembug .....

Tergantung pada

1. Urgentitas nya.
Misal Indonesia-Timor Leste, baik Prop NTT maupun negara Timor Leste. Jika perpindahan penduduk antar kedua negara tsb cukup berjalan kaki saja untuk apa dibuatkan jalur KA ?

2. Adakah jalur KA antar kedua negara tsb ?
Misal di Serawak sudah ada jalur KA dan juga di Kalbar sudah ada jalur KA, mungkin tinggal dibuat aja jalur lintas batas nya.

3. Tingkat kepadatan pelintas batas
Jika perbatasan suatau negara jumlah pelintas batas perharinya sangat banyak (seperti: Mas-Sin, CMIIW), maka pemerintah setempat harus memikirkan transportasi masal (dalam hal ini KA) untuk mendukung pergerakan penduduk pelintas batas tersebut

4. Jika sudah ada moda transportasi yang sudah berjalan dan sudah cukup untuk mendukung pergerakan pelintas batas, maka tidak diperlukan lagi moda transportasi lainnya.

5. Tingkat pertumbuhan ekonomi di kedua perbatasan.

6. Tergantung policy kedua negara yang bertetangga

Sekali lagi CMIIW

Pisss ahhh... Peace .....
Saya kebetulan punya cerita panjang lebar tentang naik KA lintas negara di thread ini.

Silahkan baca-baca dan kasih reply ya.
Maaf Om Bagus yg saya maksudkan kereta perbatasan Negara yg ada di Indonesia sprti yg sdh disebutkan. bkn luar negeri sperti eropa.
sepertinya pernah baca bahwa memang ada wacana pembangunan KA lintas negara di pulau Kalimantan,CMIIW
(29-04-2010, 10:40 AM)barz Wrote: [ -> ]sepertinya pernah baca bahwa memang ada wacana pembangunan KA lintas negara di pulau Kalimantan,CMIIW

Cuman mentok di komitmen kedua negara (Indonesia dan Malaysia). Bagi kedua negara, Kalimantan/Borneo itu bukan daerah prioritas.
Kayak gini? semoga.
[Image: 20100718165601_200973peta_indonesia_4c42cfb1e0078-t.gif]
<a href="http://upload.kapanlagi.com/h/20100718165601_200973peta_indonesia_4c42cfb1e0078.gif" target="_blank"><img src="http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20100718165601_200973peta_indonesia_4c42cfb1e0078-t.gif" alt="" /></a>
yang merasa punya foto aslinya, minta ijin edit ya
ini yg merah jalur KA, semogaXie Xie

kapanlagi

20100718165601_200973peta_indonesia_4c42cfb1e0078.gif
lah kok lewat lautnya panjang banget... lalu lintas kapal gimana itu
Indonesia sejauh ini punya 4 perbatasan antar negara dengan penghubung yang cukup dekat, yaitu Sumatera dengan Malaysia Barat, Kalimantan dengan Malaysia Timur, NTT dalam hal ini pulau Timor dengan Timor Leste dan Papua dengan Papua Nugini. Tapi yang jadi permasalahan apakah antar kedua negara memang benar mempunyai jalur KA? Sejauh apakah kepentingannya sehingga diperlukan jalur KA? Supaya kesemuanya tidak menjadi mubazir.

Sejauh ini nampaknya antara pulau SUmatera dengan Malaysia Barat sangat penting dibangun rel KA entah dalam wujud fisiknya berupa jembatan seperti yang direncanakan JSS / jembatan Selat Sunda ataukah terowongan. Sampai sekarang belum ada wacana yang bergulir sama sekali. Sebab Sumatera sangaat berpotensi besar dengan keindahan alam sehingga menarik banyak turis mancanegara tentunya. Sedangkan, Malaysia Barat tempat di mana ibukota negaranya alias Kuala Lumpur berada dan pastinya ladang minyak dan wisata alam naturalnya tidak kalah indahnya dengan Indonesia. Jadi rasanya perlu dibangun rel KA.

Kalau Malaysia Timur dengan Kalimantan dan juga Papua dengan Papua Nugini khan tidak punya rel KA sama sekali. Kalau di Timor Leste dengan NTT nampaknya banyak juga setahu aku dari berbagai media massa dg aktifitas para pelintas batas karena secara persaudaraan, masyarakat asli di pulau Timor nampaknya 1 rumpun, tapai sayang lain penjajah. Tapi apakah Timor Leste secara keuangan menyanggupi membangun rel KA? Mata uang aja masih menggunakan US$.
Pages: 1 2