Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Test Drive KRD Kaligung Bisnis pasca PA
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2
Dapat dari milis keretapi seperti ini (dengan pengubahan seperlunya):

Quote:
Test Drive KRD Kaligung Bisnis
catatan : Nugroho Wahyu Utomo Lokpen 11

Daop IV PT Kereta Api (Persero) berupaya meningkatkan pelayanan KA melalui KRD (Kereta Rel Diesel). Karena terbukti animo masyarakat terhadap KRD cukup tinggi. Apalagi KRD Kaligung baik kelas ekonomi maupun bisnis untuk trayek Semarang Poncol - Pekalongan - Tegal pp yang memiliki jumlah penumpang lebih banyak daripada KRD lainnya macam Blora Jaya (Semarang Poncol - Cepu pp), Pandanwangi (Semarang Poncol - Solo pp), atau Banyubiru (Semarang Poncol - Solo - Sragen pp). Setelah selama satu setengah tahun KRD Kaligung Bisnis mengalami kerusakan mesin sehingga dalam perjalanan harus ditarik lokomotif, maka Daop IV PT Kereta Api (Persero) tidak ingin berpangku tangan dengan terus mengupayakan perbaikan kondisi mesin dari KRD itu sendiri. Bukan cuma memperbaiki mesin nya, tetapi juga mengecat ulang bodi KRD berwarna merah putih itu yang telah mulai kusam atau penuh coretan akibat ulah vandalisme oknum tidak bertanggung jawab. Deretan bangku pun ditata rapi dengan desain mirip bangku pesawat yang memungkinkan penumpang bisa duduk sembari menyandarkan kepala nya. Lalu kaca kereta yang pecah akibat aksi pelemparan batu pun telah diganti seluruh nya.
KRD Kaligung Bisnis 1 set terdiri dari 3 kereta diesel. Menurut Kepala Depo Lokomotif Semarang Poncol Agus J bahwa saat mengalami kerusakan, hanya satu kereta diesel yang mesin diesel berfungsi. Sementara kereta lain mesin diesel tidak berfungsi. "Mesin diesel yang aktif satu itu hanya mampu untuk menyalakan lampu kereta bila berjalan pada sore jelang malam hari," kata Agus J. Maka wajar bila satu mesin diesel tidak mampu menggerakkan seluruh rangkaian KRD yang terdiri dari 3 kereta itu. Sehingga satu-satu nya jalan, KRD itu harus ditarik lokomotif. Kini setelah kondisi mesin diesel seluruh kereta (3 kereta) itu sehat lagi, maka dilakukan test drive. Kegiatan itu dilakukan dari Semarang Poncol hingga Kaliwungu. Semula rute yang ditempuh akan mencapai Weleri, namun karena KRD masih belum sepenuhnya sehat, akhirnya hanya sampai di Kaliwungu.
Kegiatan test drive dilakukan pada hari Rabu sore (13/1) diikuti Ka Sie Sarana Daop IV H Hendro Gunawan, Wa Ka Sie Sarana Daop IV Sukotjo, Ka Depo Lok Semarang Poncol Agus J, dan enam kru depo lok Semarang Poncol, serta saya sendiri. KRD Kaligung Bisnis meluncur dengan status KLBD (Kereta Luar Biasa Dinas) karena masih berstatus test drive. Kecepatan yang ditempuh adalah 50-60 km/jam. Ketika akan memasuki Stasiun Jerakah, sinyal masuk elektrik menunjukkan semboyan 6 yang berarti KA masuk harus berhenti di spoor stasiun itu. Kecepatan KRD Kaligung Bisnis mulai dikurangi menjadi 30 km/jam saat masuk ke spoor 2 Stasiun Jerakah. KRD Kaligung Bisnis berhenti cukup lama di spoor 2 Stasiun Jerakah untuk menunggu sinyal keberangkatan menunjukkan semboyan 5 (aman), karena posisi sinyal masih menunjukkan semboyan 7 (belum aman). Ternyata KRD Kaligung Bisnis harus menunggu persilangan dengan KA Argo Bromo Anggrek dari arah Jakarta yang akan masuk ke Semarang Tawang sore itu. Persilangan itu juga diwarnai dengan hujan deras yang mulai mengguyur kawasan itu.

Dead Man Pedal Telat

Setelah mendapat sinyal semboyan 5 pada sinyal keberangkatan, KRD Kaligung Bisnis melanjutkan perjalanan lagi. Namun saat beberapa meter setelah melalui wesel percabangan pertama di sebelah barat, KRD itu mendadak berhenti. Ternyata masinis lupa menginjak pedal dead man. Fungsi pedal ini adalah sebagai penyuplai tenaga untuk menggerakkan KRD, artinya jika alarm berbunyi, masinis harus cepat-cepat menginjak pedal tersebut. Jika tidak, maka KRD akan berhenti mendadak. KRD sempat berhenti dua kali dalam perjalanan menuju Stasiun Mangkang dan Kaliwungu. Namun tidak berlangsung lama KRD berjalan dengan lancar di tengah deras nya hujan.
Saat masuk Stasiun Mangkang, seluruh sinyal baik sinyal muka, masuk, dan keberangkatan menunjukkan semboyan 5, artinya KA dipersilahkan berjalan langsung. Namun saat masuk Stasiun Kaliwungu, sinyal masuk menunjukkan semboyan 6, dan KRD berhenti di spoor 1. Pada spoor 2 tampak KRD Kaligung Bisnis dari arah Tegal yang tengah berhenti menunggu persilangan dengan KRD Kaligung Bisnis (KLBD). KRD Kaligung Bisnis itu ditarik Lokomotif CC201142r milik Depo Lok Semarang Poncol. Di depan KRD yang tengah test drive, tampak MTT untuk peningkatan kondisi rel dan bersiap melalukan perjalanan ke arah Weleri. Setengah jam setelah KA Argo Muria yang ditarik Lokomotif CC20328 dari Semarang Tawang tujuan Jakarta melintas di spoor 2, KRD yang test drive itu kembali menuju Semarang Poncol (SMC). Saat masuk di Stasiun Jerakah, lagi-lagi harus menunggu persilangan dengan KRD Kaligung Bisnis yang ditarik Lok CC201142r jurusan Pekalongan - Tegal. Hingga KRD test drive itu tiba dengan selamat di Stasiun Semarang Poncol dan Depo Lok Semarang Poncol. "KRD ini masih harus dilakukan perbaikan karena jalannya masih agak sempoyongan, di khawatirkan bila mogok di tengah jalan," kata H Hendro Gunawan. Mogok di tengah jalan bukan lantaran karena masinis lupa menginjak pedal dead man, tetapi bisa pula disebabkan faktor lain. Pengalaman yang pernah menimpa KRD Semarang-Cepu- Bojonegoro (kini KRDI Blora Jaya Ekspress) saat mogok di petak antara PJL Jalan Kaligawe - Stasiun Alas Tuwa tahun 2007, tentu tidak boleh terulang lagi. Selain itu pintu otomatis di KRD juga seluruh nya akan diaktifkan, karena selama ini telah banyak yang rusak.

penulis adalah peneliti KA di PeKAMatra (Peduli KA Masinis Putra) dan mantan anggota IRPS (Indonesian Railway Preservation Society) Semarang

Original post by nugroho utomo (genesis_nwu@****o.com, maaf kalau domainnya disensor biar gak jadi ajang spam)

Bagaimana tanggapan rekan-rekan tentang KRD Kaligung Bisnis bercat baru ini?
Kapan Kaligung Bisnis ini di-PA dan apakah PA-nya masih di SMC?

Pics-nya (maaf ketinggalan):
[Image: 2mrgubt.jpg]

[Image: 10netys.jpg]
Wih Akhirnya cakep dah
gw penasaran interiornya
kok katanya d buat kaya pesawat
itu gmana ya? Ngakak
wah, kemarin sayab lihat KRD ini cuma ada 2 kereta yang baru, yg satunya pakai KRD kaligung eko (yg lama)
pas berangkat dr SMC ditarik lok CC 203 xx.Bingung

brarti masih trouble nih KRD, malah menurut para pelanggan setia kaligung ,lebih baik naik yg ekonomi coz pake KRD I yg baru...Ngeledek


semoga saja kaligung bisnis kedepan dikasih rangkaian KRD I yg baru juga, tentunya fasilitasnya lebih baik drpd yg ekonomi.Playboy
Thanks buat infonya... mantaps ...
KA holec ni sueger banget ...
punya pict interionya nggak ?
Memang KA ini harus dah "sehat" benar supaya nggak kejadian mogok-mogok lagi ...
(19-01-2010, 01:07 PM)Eko Budy Santoso Wrote: [ -> ]Thanks buat infonya... mantaps ...
KA holec ni sueger banget ...
punya pict interionya nggak ?
Memang KA ini harus dah "sehat" benar supaya nggak kejadian mogok-mogok lagi ...

Holec?? Gak ada di sini...
Yang di gambar itu bukan eks Holec mas, tapi KRDH MCW 302 Shinko-Cummins eks KRD Serpong Ekspres...
Katanya masih masih ada sebagian unit yang trouble dan masih menginap di dipo SMC...
heu.............masi biasa aja.............
cuma dicat dan didempul doang...........
mesin mah sama aja masi bodol............
mending ditarik lok aja udah cocok
(19-01-2010, 04:33 PM)Agung Wrote: [ -> ]heu.............masi biasa aja.............
cuma dicat dan didempul doang...........
mesin mah sama aja masi bodol............
mending ditarik lok aja udah cocok

Namanya juga mesin Cummins buatan lama (gantinya mesin Shinko yang gak bisa beroperasi lagi), masih sering sakit-sakitan...
KRDH yang masih segar bugar cuma KRDH Prameks, Susi, Sulam dan BuGe...

BTW, rangkaian Kaligung bisnis-nya sendiri katanya limpahan dari KRD Serpong Ekspres yang diganti dengan KRL sejak elektrifikasi jalur THB-SRP selesai, ada yang tahu stamformasi lengkapnya KRDH Kaligung Bisnis tidak?
Saya pernah menangkap basah Kaligung bisnis 15 Jan 2010, spt KRD ini tp catnya masih kusam berjalan kencang d St.Kaliwungu tanpa Loko.
Sptnya kreta ini sdh siap beroperasi tanpa Loko. nih pic na.

Bagian Depan
[Image: kaligfront1.jpg]
[Image: kaligfront2.jpg]

Bagian Belakang
[Image: kaligrear.jpg]
(19-01-2010, 05:33 PM)ouilevio Wrote: [ -> ]Saya pernah menangkap basah Kaligung bisnis 15 Jan 2010, spt KRD ini tp catnya masih kusam berjalan kencang d St.Kaliwungu tanpa Loko.
Sptnya kreta ini sdh siap beroperasi tanpa Loko. nih pic na.

Bagian Depan
[Image: kaligfront1.jpg]
[Image: kaligfront2.jpg]

Bagian Belakang
[Image: kaligrear.jpg]

Bedanya dengan Kaligung baru hanya adanya logo PT KA di depan dan benda yang terpasang di kabin masinis (entah apa namanya). Mesinnya sendiri sepertinya sudah dilakukan penyehatan agar bisa kembali berdinas tanpa ditarik lok, yang membuat lok yang biasa menariknya bisa menarik KA daop 4 lainnya.
Kenapa keretanya terkadang belang-belang (ada yang warna hijau khas Perumka, merah, dan bahkan yang catnya mirip Pandanwangi)?
Ada yang tahu stamformasi lengkapnya Kaligung bisnis KRDH?
bagusan ex krdh pa holec siy sebenere?
tapi bwad daerah SMG mending krdh denk yah biar mantep kalo banjir Ngiler
Pages: 1 2