Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Stasiun Sudirman dalam statistik
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Hallo Railfan Bye Bye

Berikut ini saya sampaikan sedikit informasi mengenai stasiun Sudirman yang dipetakan dalam angka.
Mohon maaf kalau data ini kurang valid, tetapi setidaknya data ini didukung dari informasi para petugas yang yang sudah lama menggawangi operasional stasiun tersebut.

Tahun lalu katika stasiun ini belum direnovasi, jumlah penumpang yang menggunakan kereta perharinya pada hari kerja dapat mencapai 7000an orang. Data ini didukung juga dari omzet rata rata harian dari 5 loket yang ada :
loket utama, loket taman, loket kolong ( barat 1 dan barat 2 ) yang total keseluruhannya mencapai sekitar Rp. 80.000.000,- per hari.

Secara data berarti urutan kedua terbesar setelah stasiun Gambir.( kalau tidak salah )

Dalam sebuah kegiatan survai yang diadakan internal selama 1 hari antara jam 16.00 s.d 19.00 pada semester ke 2 tahun 2009, didapat data sekitar 3000 oang calon penumpang masuk stasiun melalui loket barat 1 dan 2 / di bawah jl. Sudirman.
Sementara jumlah calon penumpang keseluruhannya mencapai sekitar 7000 orang ( eko panas, eko dingin, ekspress )

Jika data ini disesuaikan dengan omzet pedagang yang berpartisipasi di stasiun tersebut sekitar 40an yang "resmi" dan 20an yang "tidak resmi", menunjukkan kegiatan ekonomi di t4 ini levelnya sangat menarik.
Sebagai gambaran, omzet salah seorang pedagang kaki lima yang " tidak resmi " yang kebetulan telah disurvai dapat mencapai Rp. 250 ribuan perharinya. Sementara salah seorang pedagang kaus kaki yang berjualan di sebelah loket barat 2 omzet perharinya dapat mencapai Rp.400 ribuan.

Kini Stasiun Sudirman sedang dalam masa penataan. Seluruh pedagang yang ada tidak diperkenenkan lagi mengais rejeki di t4 tersebut, entah sampai kapan.

Sebagai salah satu t4 unggulan yang ada di Jakarta, stasiun Sudirman ini layak untuk dijadikan alternatif lokasi bisnis.( jika memungkinkan )

Khusus buat organisasi railfan mungkin perlu dipertimbangkan untuk menggunakan t4 ini sebagai kantor / basecamp / bisa juga membuka rail shop mengingat pelanggan majalah hobi kereta api yang singgah di t4 ini banyak. terutama pada jam jam pulang kerja.

naik kereta lebih baik, lebih baik naik kereta...pulang kerja
itu data yang terbesar kedua setelah stasiun gambir data apaan pak? jumlah penumpang harian, atau pemasukan dari tiket?

soalnya kalo jumlah penumpang harian, kayaknya jakarta kota masih lebih banyak deh dari gambir. perkiraan ada 100 perjalanan krl ke beos setiap hari (cmiiw). seandainya saja setiap rangkaian membawa 500 orang saja dari beos, maka per hari sudah 50 ribu penumpang jumlahnya. perkiraan saya malah lebih, bisa diatas 100 ribu orang perhari.

atau barangkali ada yang punya data2 stasitik jumlah penumpang perhari stasiun2 krl sejabodetabek? mohon koreksinya.
kalo dihubungin ama poll-nya, kayanya ga asik juga kalo semua pedagang diusir2in, karena bagaimanapun penumpang tetep mbutuhi mereka. yang perlu dilakukan adalah supaya para pedagang itu tertib alias "resmi" jadi stasiunnya juga ga awut2an, klo mo mbandingin ama gambir juga ada pedagangnya,,, tentu saja petugas harus berperan di sini, soalnya ngatur kondisi stasiun yang di atas ama yang posisi di bawah kan beda, tapi,,, yah,,, Mikir Dulu
Pasrah Aja Dah
Dihapus sih jangan. Tapi perlu ditata jangan berjualan di peron. Stasiun KA komuter terbaik di Indonesia karena memiliki fasilitas lift dan eskalator. Justru kali ini gak pakai anak tangga biasa. Jadi gak salah khan kalau berjualan itu di atas aja? Udah ada fasilitas ATM pula lagi... Kayaknya di area hall cukup luas. Mungkin aku perkirain bisa jadi kelak KA bandara Soetta - Jakarta pp akan mengakhiri dan mengawali perjalanan di stasiun ini.