Saya menunggu 3 orang lagi untuk menjawab pertanyaan dr saya.
Yg jelas..., ini serius dan jawabannya adalah serius dan nggak maen2.

saya coba jawab pertanyaan mas adisutjipto...
wah susah ni tebakan anak IPA sedangkan saya anak IPS hahahaa
coba dulu..
kecepatan kereta= 80 km/jam
kecepatan angin = 120 km/jam
B lebih rendah dari A
kecepatan angin lebih besar dari kecepatan kereta sehingga asap berbelok ke arah utara dan B lebih rendah dari A maka asap yang dihasilkan sejajar dengan tanah
maka arah asapnya adalah menuju utara (Bener ga mas????

???)
kalo ka tabrakan ma ka skrg masih mungkin gak yah??? adu jotos kepala..
(05-01-2010, 11:16 PM)see_204XX Wrote: [ -> ]OK, thanks Pak Adi. Salam dari Daop V PWT.
Saya punya tebakan dan sangat2 mudah.
Seperti yang Anda2 ketahui setiap KA kelas Eksekutif baik yg Eksekutif Satwa ato kelas Argo seperti Bima, Gajayana, Taksaka, Argo Lawu, Argo Dwipangga dll selalu dirangkai dengan susunan Bagasi Pembangkit (BP1), Kereta Penumpang (K1), Kereta Makan (KM1/M1) dan kemudian Kereta Penumpang (K1) lagi atopun sebaliknya dari K1-KM1/M1-K1 dan BP1.
Yang jd pertanyaan :
1. Kalo Bima, biasanya M-nya ditempatkan pada di urutan berapa...?
2. Bila nomer 1 benar, biasanya susunan/konfigurasinya seperti apa...?
Terima kasih.
1. untuk Bima, M tetap urutan ketiga
2. Susunannya menjadi BP1-K1-M-K1
semoga betul.....

(05-01-2010, 10:54 PM)adisutjipto Wrote: [ -> ]Kalau belum ada yang kirim tebakan lagi, ini saya punya satu lagi, sbb :
Arah Utara = posisi jam 12.
Sebuah Lokomotif uap, D-52, dengan 8 rangkaian dan persediaan bahan bakar full, diluncurkan dari setasiun A [Barat] menuju setasiun B [Timur]
Jarak A dan B = 100 km dan posisi B lebih rendah dp A, sehingga rangkaian kereta selalu bertambah kecepatannya.
Ketika sampai dititik C, yang berjarak 35 km dari setasiun A [pada lintasan A-B] , kecepatan kereta = 80 km/jam.
A------C------------B
Pada saat lokomotif berada dititiik C, bertiup angin dari arah Tenggara, dengan kecepatan 120 km/jam.
Kemana arah asap lokomotif nya pada saat dititik C ?
Jawabannya: Asap yg dikeluarkan loko tersebut ke atas agak serong ke arah barat laut.

(05-01-2010, 11:16 PM)see_204XX Wrote: [ -> ]OK, thanks Pak Adi. Salam dari Daop V PWT.
Saya punya tebakan dan sangat2 mudah.
Seperti yang Anda2 ketahui setiap KA kelas Eksekutif baik yg Eksekutif Satwa ato kelas Argo seperti Bima, Gajayana, Taksaka, Argo Lawu, Argo Dwipangga dll selalu dirangkai dengan susunan Bagasi Pembangkit (BP1), Kereta Penumpang (K1), Kereta Makan (KM1/M1) dan kemudian Kereta Penumpang (K1) lagi atopun sebaliknya dari K1-KM1/M1-K1 dan BP1.
Yang jd pertanyaan :
1. Kalo Bima, biasanya M-nya ditempatkan pada di urutan berapa...?
2. Bila nomer 1 benar, biasanya susunan/konfigurasinya seperti apa...?
Terima kasih.
ya urutan ke 3
susunannya? ya B-I-M-A....???

Masih menunggu 1 orang penjawab lagi nich....Masih ada jawaban yg lainkah...?

pak KADAOP X.....

trims nih atas

nya.....
sampai dengan selamat di DIPO JENGKI.......
sekali lagih trims,,,,
ayo yang banyak tebakannya biar ramai......!
