BB 305 sebaiknya tidak dipunahkan, karena model lok seperti ini sangat langka dan sulit didapat di negara lain.
Untuk dimuseumkan perlu pertimbangan juga dari pihak BY Pengok dan pengelola museum yang akan menerima lok tsb.
Back To Topic...
CC 201 121 apa CC 201 137R? Yang kena PLH di Divre 3 itu kan CC 201 137R yang hidung miring... kalo CC 201 121 masih merah apa sudah dicat putih?
(02-07-2009, 03:28 PM)bagus70 Wrote: [ -> ]Kalau usulan saya untuk diselamatkan:
BB301 27: lokomotif BB301 pertama yang jalan, pernah jadi loko badernya BB301, dan pernah dicat krem oranye.
BB301 52 atau 54: sisa BB301 dari batch tahun 1970.
BB201 01 : lokomotif diesel pertama dengan rem dinamik dan multiple unit.
Ada usulan lain lagi?
Kayaknya CC201 121 akan menyusul CC201 33 dan 35 yang tidak pernah mengalami warna cat merah biru.
kalau PT KA balik nanya ke panjenengan kalau semua lok yang mas sebutkan tingkat kerusakannya sudah 80% mau gimana????
(07-07-2009, 07:41 PM)asep_0907 Wrote: [ -> ]kalau PT KA balik nanya ke panjenengan kalau semua lok yang mas sebutkan tingkat kerusakannya sudah 80% mau gimana????
Ya untuk dimonumenkan lah! Mau diapakan lagi memangnya? Kan lebih baik daripada punah sama sekali.

(07-07-2009, 10:51 AM)bonbon Wrote: [ -> ] (06-07-2009, 10:19 PM)mupenx Wrote: [ -> ]dimuseumkan dimuseumkan dimuseumkan dimuseumkan dimuseumkan dimuseumkan dimuseumkan
demi kenangan dan anak cucu di masa yang akan datang, jangan dibiarkan jadi penghuni kebon di PENGOK !!!
RUCAT NO!
DI MUSEUMKAN YES!
DI JADI'IN MONUMEN OKE!
kalo diibikin monumen taro di taman Stasion atau di perlintasan KA yg ada tamannya
kayaknya kalo dibuat monumen harus mikir2 lagi deh...

Jangan sampe loko tsb hilang jejaknya begitu aja, yah kelak cucu-cicit kita bisa lihat bentuk utuh apalagi bisa menyentuhnya..(ooohhh..so sweet.. ) dan nggak cuman tahu dari sejarah dan gambarnya saja di wikipedia atau google atau juga di forum ini (semboyan35.com)

(08-07-2009, 12:06 PM)bonbon Wrote: [ -> ]Jangan sampe loko tsb hilang jejaknya begitu aja, yah kelak cucu-cicit kita bisa lihat bentuk utuh apalagi bisa menyentuhnya..(ooohhh..so sweet.. ) dan nggak cuman tahu dari sejarah dan gambarnya saja di wikipedia atau google atau juga di forum ini (semboyan35.com)
yap saya setuju bgt dari pada di rucat mending dibuatkan museum khusus buat kereta api kaya di ambarawa.
trus klo bisa di TMII jgn hanya lok uap saya tapi ditambah sama lok jenis DH yg sudah Afkir dan konservasi.
salam KA
(07-07-2009, 08:50 PM)bagus70 Wrote: [ -> ] (07-07-2009, 07:41 PM)asep_0907 Wrote: [ -> ]kalau PT KA balik nanya ke panjenengan kalau semua lok yang mas sebutkan tingkat kerusakannya sudah 80% mau gimana????
Ya untuk dimonumenkan lah! Mau diapakan lagi memangnya? Kan lebih baik daripada punah sama sekali.
he...he..... sayangnya lok BB301 masih banyak yang bisa jalan mas, nanti kalau tinggal 1 buah seperti CC200 baru PT KA mikir-mikir bahkan tidak mikir-mikir sama sekali untuk memonumenkannya...Sedangkan yang sudah masuk daftar list akan segera di eksekusi....

(08-07-2009, 12:36 PM)asep_0907 Wrote: [ -> ] (07-07-2009, 08:50 PM)bagus70 Wrote: [ -> ] (07-07-2009, 07:41 PM)asep_0907 Wrote: [ -> ]kalau PT KA balik nanya ke panjenengan kalau semua lok yang mas sebutkan tingkat kerusakannya sudah 80% mau gimana????
Ya untuk dimonumenkan lah! Mau diapakan lagi memangnya? Kan lebih baik daripada punah sama sekali.
he...he..... sayangnya lok BB301 masih banyak yang bisa jalan mas, nanti kalau tinggal 1 buah seperti CC200 baru PT KA mikir-mikir bahkan tidak mikir-mikir sama sekali untuk memonumenkannya...Sedangkan yang sudah masuk daftar list akan segera di eksekusi....

Kalo kayak BB 301 55 mendingan langsung masuk konservasi deh om...
tapi saya..BB 301 55 udah di afkir

Quote:Kalo kayak BB 301 55 mendingan langsung masuk konservasi deh om...
tapi saya..BB 301 55 udah di afkir
kata direksi sih yang akan dirucat yang keluaran pertama dan yang benar-benar ndak bisa diperbaiki
jadi BB 301 55 gak diafkir dong??