06-03-2009, 08:38 AM
Ini beritanya:

Quote:Kecelakaan Kereta
2 Mobil, 4 Motor, 1 Mikrolet, 1 Truk Terseret 300 meter
Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Tabrakan yang melibatkan kereta api di Bandengan Utara, Jakarta Utara, sungguhlah dahsyat. Bagaimana tidak, kereta api menghantam 2 mobil pribadi, 4 motor, 1 mikrolet, dan 1 truk lalu menyeretnya hingga ratusan meter.
"2 Mobil pribadi, 4 motor, 1 mikrolet, dan 1 truk tertabrak 300 meter dari persimpangan jalan raya Bandengan," kata Kanit Lantas Polsek Tambora Suwarno di lokasi kejadian, Kamis (5/3/2009).
Pantauan detikcom pukul 18.06 WIB, kondisi di lokasi sangatlah riuh. Satu demi satu kendaraan yang menjadi korban hantaman kereta sudah dievakuasi.
Di lokasi tidak terlihat adanya korban selamat, luka, ataupun tewas. Namun keterangan dari PT KA, korban yang tewas mencapai 2 orang.
Situasi lalu lintas sangat padat sehingga petugas mengalihkan sebagian kendaraan melewati jalan-jalan kecil di sekitar lokasi.
(gah/iy)
Kronologi Tabrakan Kereta Maut di Bandengan Versi Warga
Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Kecelakaan kereta api yang menabrak 8 kendaraan sekaligus di Jl Bandengan Utara, Jakarta, sejauh ini menelan 2 korban jiwa. Berikut kronologi kejadian tabrakan maut di jam pulang kantor tersebut berdasarkan kesaksian warga:
Pada pukul 16.30 WIB kereta api jurusan Kota-Rangkas dijadwalkan melintas di kawasan Bandengan Utara, Jakarta. Petugas pun lalu menutup palang pintu kereta.
"Tapi setelah 10 menit menunggu, keretanya nggak datang-datang, jadi dibuka lagi," kata saksi mata, Malik, warga setempat kepada detikcom di lokasi kejadian, Kamis (5/3/2009) pukul 18.15 WIB.
Melihat palang pintu dibuka, puluhan mobil yang mengantre terlihat tidak sabar. Saat itu, kata Malik, mobil Grand Livina B 8013 XD, Mikrolet M25 jurusan Kota-Grogol, truk, dan 4 motor berada di lintasan kereta.
"Lalu palang pintunya ditutup lagi, tiba-tiba ada keretanya datang, braakk!" tambah Malik.
Para penumpang mobil tidak sempat melarikan diri. Meski warga sempat memperingatkan ada kereta datang, namun itu tidak cukup.
"Mereka teriak-teriak histeris Mas," pungkasnya.
Hingga pukul 18.30 WIB, lalu lintas di lokasi masih macet. Ratusan orang berkerumun di lokasi kejadian. (mpr/mad)



