Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Lokomotif vs EMU (KRL & KRD)
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4
Untuk angkutan barang di beberapa negara termasuk di Indonesia Lokomotif dominan digunakan oleh operator kereta, karena terbukti keunggulannya salah satunya dayanya yang memang lebih besar walaupun kompensasinya kecepatannya juga tdk maksimal....

Nah untuk angkutan penumpang kira2 mana yg lebih baik digunakan lokomotif atau EMU (KRDE / KRL)????

Silahkan tulis pendapat dan argumen temen2...

Makasih.
Kalo menurut gw memang KRL lebih efisien, flexibel, hemat bahan bakar n ramah lingkungan..mungkin sbg RF, ga tau knp..lebih suka kereta yg ada lokomotifnya...kereta api identik dgn lokomotif beserta rangkaian, gerak-geriknya n asepnya, karena kita anggap kuat, gagah n kokoh karena bisa menarik beberapa gerbong..he2x maaf crita dikit..
Kalau untuk penumpang kayaknya masih mending pakai EMU/DMU, dimana tidak diperlukan langsir distasiun tujuan akhir. Terus jika tetep pakai lokomotif, dipakai MU yang mana ada bagian rangkaian kereta yang hanya/ terdapat consule kemudi/cabin. Pakai sistem push-pull.
klo saya lebih suka pake lokomotif....
kalau untuk penumpang commuter, saya lebih pilih memakai EMU(KRL) dan DMU (KRD, KRDE, KRDI) karena bisa menampung kapasitas yang banyak dan bisa mengurangi gerakan langsiran sehingga dapat mempersingkat waktu. Jika untuk penumpang jarak jauh, saya lebih memilih menggunakan lokomotif saja karena kekuatan dan fasilitasnya yang pas untuk perjalanan jarak jauh.
(14-05-2009, 01:13 PM)Agung Wrote: [ -> ]kalau untuk penumpang commuter, saya lebih pilih memakai EMU(KRL) dan DMU (KRD, KRDE, KRDI) karena bisa menampung kapasitas yang banyak dan bisa mengurangi gerakan langsiran sehingga dapat mempersingkat waktu. Jika untuk penumpang jarak jauh, saya lebih memilih menggunakan lokomotif saja karena kekuatan dan fasilitasnya yang pas untuk perjalanan jarak jauh.

Tetapi ada kan EMU (KRL) / DMU (KRD) yg kecepatan dan tenaganya mampu mengimbangi lokomotif, hanya saja kita blm memilikinya karena EMU/ DMU hanya difokuskan utk m'jadi KA komuter bukan KA jarak jauh...
yang jago bikin DMU jarak jauh mah biasanya inggris, disana DMU dipake untuk jarak menengah...
(14-05-2009, 02:23 PM)katyusha Wrote: [ -> ]yang jago bikin DMU jarak jauh mah biasanya inggris, disana DMU dipake untuk jarak menengah...

Nama produsen DMU / EMU jarak jauh di Inggris apa mas???
Bagus mana sama produksi Jepang, misalnya Hitachi???
Tjoba ke MARIH, tong...
Atow nyang INIH...

Happy reading...
(14-05-2009, 01:16 PM)brantas Wrote: [ -> ]
(14-05-2009, 01:13 PM)Agung Wrote: [ -> ]kalau untuk penumpang commuter, saya lebih pilih memakai EMU(KRL) dan DMU (KRD, KRDE, KRDI) karena bisa menampung kapasitas yang banyak dan bisa mengurangi gerakan langsiran sehingga dapat mempersingkat waktu. Jika untuk penumpang jarak jauh, saya lebih memilih menggunakan lokomotif saja karena kekuatan dan fasilitasnya yang pas untuk perjalanan jarak jauh.

Tetapi ada kan EMU (KRL) / DMU (KRD) yg kecepatan dan tenaganya mampu mengimbangi lokomotif, hanya saja kita blm memilikinya karena EMU/ DMU hanya difokuskan utk m'jadi KA komuter bukan KA jarak jauh...

kalo untuk pengembangan jarak jauh, EMU lebih cocok karena digerakkan oleh listrik, cuma sayangnya jaringan elektrisasi blom menyentuh seluruh jalur KA, sedangkan untuk DMU meskipun kecepatannya sama dengan lokomotif, namun tenaganya tidak mencukupi untuk dapat menempuh medan indonesia, terutama daerah pegunungan, makanya saya sekarang lebih memilih menggunakan lokomotif saja yang lebih kuat tenaganya serta lebih efisien.
Pages: 1 2 3 4