Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Double Track Cirebon-Kroya
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
(12-04-2014, 01:09 PM)aufaijlalalifo2 Wrote: [ -> ]Mau tanya pengerjaan DT pwt-kya dan kya-kta belum dimulai ya?

sumber:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/20....Terlambat

Pembangunan Jalur Ganda Lintas Kroya - Kutoarjo Berpotensi Terlambat
Selasa, 13 Mei 2014 | 15:06 WIB

KEBUMEN, KOMPAS.com — Pembangunan jalur ganda kereta api lintas selatan Jawa Tengah diperkirakan akan terlambat. Penyebabnya adalah ruas Kroya - Kutoarjo yang sudah ditenderkan hingga kini belum dibangun. Kontraktor tengah menunggu penandatanganan kontrak dengan Kementerian Perhubungan.

Penelusuran Kompas, rel kereta api jalur ganda selatan mulai dari Purwokerto ke arah timur sebagian besar menyusuri jalur di bawah tebing curam. Selain itu, beberapa ruas jalur melintasi ceruk-ceruk bukit. Di ruas Kroya hingga Kutoarjo, belum tampak pembangunan rel ganda itu. Sebelumnya telah diberitakan pembangunan ruas ini bisa dimulai pada April 2014 lalu.

Ruas itu memiliki panjang 76 kilometer. Pemenang tender untuk proyek senilai Rp 2,3 triliun adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Pendanaan proyek berasal dari utang Pemerintah Jepang.

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Kiswodarmawan ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya siap melaksanakan pembangunan jalur ganda Kroya-Kutoarjo. Namun, untuk melaksanakannya, Adhi menunggu komando dari Kementerian Perhubungan. ”Hingga saat ini, Adhi belum teken kontrak. Kami menunggu keputusan dari Kemenhub,” kata Kiswo.

Sementara itu Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata menjelaskan, saat ini kontrak pembangunan jalur ganda selatan itu masih dalam pembahasan.

”Yang akan mengerjakan Tokyu Adhi Karya, yang merupakan konsorsium antara Adhi Karya dan sebuah perusahaan Jepang. Namun, saat ini kontrak masih dalam pembahasan untuk detailnya,” tutur Barata.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko, di Jakarta, Senin (12/5/2014), menjelaskan, hingga kini kontrak belum ditandatangani karena kesepakatan jika terjadi sengketa dan mengenai eskalasi harga apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan sedang dalam pembahasan.

”Kontraknya memang dibahas ulang karena saya diberi tahu oleh inspektorat mengenai hal ini. Anggaran pembangunan jalur ganda selatan ini cukup besar, Rp 2,3 triliun. Apabila terjadi perubahan harga, saya mau ada persetujuan dari BPKP dulu,” ungkap Hermanto.

Jalur angkutan kereta di selatan sebenarnya lebih ramai dibandingkan jalur utara. Namun, jalur selatan cenderung jarak pendek antarkota.

Menurut Kepala Humas PT KA Sugeng Priyono, apabila jalur kereta itu diubah dari jalur tunggal menjadi jalur ganda, kapasitas jalur akan bertambah.

”Jumlah frekuensi bisa bertambah dua kali lipat karena slot perjalanan akan bertambah. Selain itu waktu tempuh juga akan semakin pendek karena tak perlu menunggu untuk bergantian rel,” papar Sugeng.

Pembangunan jalur ganda di lintas utara telah mempercepat waktu tempuh hingga dua jam, sedangkan untuk lintas selatan diperkirakan bisa mempercepat waktu tempuh hingga tiga jam.

Berdasarkan data PT KA Daerah Operasional V Purwokerto, saat ini terdapat 21 titik rawan bencana di wilayah tersebut, terdiri dari 9 titik rawan longsor, 11 titik rawan ambles, dan 1 titik rawan banjir.

Titik rawan longsor di antaranya berada di jalur Stasiun Notog-Kebasen (Banyumas), Tambak-Ijo (Kebumen), dan Wonosari-Kutowinangun (Kebumen). Adapun jalur rel rawan ambles berada di relasi Stasiun Ijo-Karanganyar dan Wonosari-Kutowinangun.

”Itu yang membuat perencanaan teknis lintas selatan lebih sulit ketimbang jalur utara yang relatif landai,” ungkap Surono, Manajer Humas PT KA Daop V Purwokerto. (GRE/ARN)
Mau nanya master nasib jembatan sakalibels gimana ya? kalo ga salah kan relnya udh dicopot
(12-07-2014, 12:22 AM)dikarf Wrote: [ -> ]Mau nanya master nasib jembatan sakalibels gimana ya? kalo ga salah kan relnya udh dicopot

tetap berdiri, hanya rel dan bantalannya dicopot Xie Xie
Menunggu pembangunan jembatan baru di sungai Serayu sebelah Stas. Kebasen klo memang jadi DT.
(15-07-2014, 11:50 AM)yogisuryawan Wrote: [ -> ]Menunggu pembangunan jembatan baru di sungai Serayu sebelah Stas. Kebasen klo memang jadi DT.

Klo yang itu kayaknya masih belum ada pembangunan fisiknya..
justru jembatan sungai Serayu yg lintas selatan antara petak Maos - Kasugihan yg sudah keliatan pembangunan fisiknya.. :d
(15-07-2014, 12:26 PM)Rail_Ram Wrote: [ -> ]
(15-07-2014, 11:50 AM)yogisuryawan Wrote: [ -> ]Menunggu pembangunan jembatan baru di sungai Serayu sebelah Stas. Kebasen klo memang jadi DT.

Klo yang itu kayaknya masih belum ada pembangunan fisiknya..
justru jembatan sungai Serayu yg lintas selatan antara petak Maos - Kasugihan yg sudah keliatan pembangunan fisiknya.. :d
Lho...kan yg petak kroya - banjar masih single track .. itu juga jembatan serayu di petak itu ber sampingan ame jl raya... apa itu mau di buat progress substitusi jembatan kah ?
(15-07-2014, 12:53 PM)slamtrack Wrote: [ -> ]
(15-07-2014, 12:26 PM)Rail_Ram Wrote: [ -> ]
(15-07-2014, 11:50 AM)yogisuryawan Wrote: [ -> ]Menunggu pembangunan jembatan baru di sungai Serayu sebelah Stas. Kebasen klo memang jadi DT.

Klo yang itu kayaknya masih belum ada pembangunan fisiknya..
justru jembatan sungai Serayu yg lintas selatan antara petak Maos - Kasugihan yg sudah keliatan pembangunan fisiknya.. :d
Lho...kan yg petak kroya - banjar masih single track .. itu juga jembatan serayu di petak itu ber sampingan ame jl raya... apa itu mau di buat progress substitusi jembatan kah ?

iya bener masih single track..
terletak di sisi utaranya bersebelahan.. dan beberapa ratus meter sebelum jembatan juga ada pemadatan tanah..
udah lumayan kok progresnya.. ane kurang tau itu buat DT atau apa.. Bingung
klo untuk buat DT kenapa gak jembatan serayu yg di Notog - Kebasen saja???
:d
(15-07-2014, 04:55 PM)Rail_Ram Wrote: [ -> ]iya bener masih single track..
terletak di sisi utaranya bersebelahan.. dan beberapa ratus meter sebelum jembatan juga ada pemadatan tanah..
udah lumayan kok progresnya.. ane kurang tau itu buat DT atau apa.. Bingung
klo untuk buat DT kenapa gak jembatan serayu yg di Notog - Kebasen saja???
:d

Jembatan baru tersebut bukan untuk DT, tetapi untuk mengganti jembatan yang lama karena fondasi jembatan yang lama sudah banyak tergerus. Xie Xie
(16-07-2014, 03:03 PM)Narendro Anindito Wrote: [ -> ]
(15-07-2014, 04:55 PM)Rail_Ram Wrote: [ -> ]iya bener masih single track..
terletak di sisi utaranya bersebelahan.. dan beberapa ratus meter sebelum jembatan juga ada pemadatan tanah..
udah lumayan kok progresnya.. ane kurang tau itu buat DT atau apa.. Bingung
klo untuk buat DT kenapa gak jembatan serayu yg di Notog - Kebasen saja???
:d

Jembatan baru tersebut bukan untuk DT, tetapi untuk mengganti jembatan yang lama karena fondasi jembatan yang lama sudah banyak tergerus. Xie Xie

Oh begitu .. Xie Xie
Yang jembatan lama berarti nanti gak kepake dong.. Bingung
apa nanti fondasinya akan diperbaiki dan dibuat untuk cabang rel ke cilacap yakk? nanti jembatan yg baru buat jalur yg ke bandung.. :d
Untuk DT larangan-ketanggungan bagaimana progresnya? Apakah DT sdh dresmikan?