Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: All About BB305 (CFD & Jenbacher)
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
(28-11-2011, 08:46 AM)rizky nur adrianto Wrote: [ -> ]ini Lok bagaimanapun kan punya negara...PT LECES kan milik negara...kalo dirucat kan menghilangkan aset negara...apa memang sudah berkoordinasi dengan pihak2 terkait...?meskipun itu menteri BUMN misalnya yg memerintahkan secara lisan??

Sayangnya mas, pihak yang merucat juga telah membayar ke negara untuk merucat loko bersejarah ini.

Yang saya sayangkan, pada saat loko-loko ini mangkrak semua diam saja, dan asyik dengan hobby railfanning mereka.

Tapi begitu las dan gerinda dinyalakan, semua ribut.
CFD juga di rucat..??
Katany cuman Jenbacher..?
la terus yang di penggok nasip ny gmn nih.?
(28-11-2011, 04:08 PM)mas_bagus_ajah Wrote: [ -> ]
(28-11-2011, 08:46 AM)rizky nur adrianto Wrote: [ -> ]ini Lok bagaimanapun kan punya negara...PT LECES kan milik negara...kalo dirucat kan menghilangkan aset negara...apa memang sudah berkoordinasi dengan pihak2 terkait...?meskipun itu menteri BUMN misalnya yg memerintahkan secara lisan??

Sayangnya mas, pihak yang merucat juga telah membayar ke negara untuk merucat loko bersejarah ini.

Yang saya sayangkan, pada saat loko-loko ini mangkrak semua diam saja, dan asyik dengan hobby railfanning mereka.

Tapi begitu las dan gerinda dinyalakan, semua ribut.

masalahnya ini kejadian yg ndak diperkirakan sebelumnya, karena bukan aset PT KA langsung memang keberadaannya sedikit terpinggirkan...
(29-11-2011, 08:22 AM)rizky nur adrianto Wrote: [ -> ]
(28-11-2011, 04:08 PM)mas_bagus_ajah Wrote: [ -> ]
(28-11-2011, 08:46 AM)rizky nur adrianto Wrote: [ -> ]ini Lok bagaimanapun kan punya negara...PT LECES kan milik negara...kalo dirucat kan menghilangkan aset negara...apa memang sudah berkoordinasi dengan pihak2 terkait...?meskipun itu menteri BUMN misalnya yg memerintahkan secara lisan??

Sayangnya mas, pihak yang merucat juga telah membayar ke negara untuk merucat loko bersejarah ini.

Yang saya sayangkan, pada saat loko-loko ini mangkrak semua diam saja, dan asyik dengan hobby railfanning mereka.

Tapi begitu las dan gerinda dinyalakan, semua ribut.

masalahnya ini kejadian yg ndak diperkirakan sebelumnya, karena bukan aset PT KA langsung memang keberadaannya sedikit terpinggirkan...

mumpung masih ada CFD & Jenbacher di pengok , kalau PT. Kereta Api Indonesia (Persero) serius mau
PRESERVASI BB305 bisa segera komunikasi dengan PT KL untuk bisa tukar guling dengan lok-lok rusak model lain (jangan sampai kejadian seperti stasiun semut terulang lagi, sudah tahu barang bersejarah tetap aja amblas), wong besi bekas aja kok kalau takut rugi ya tinggal ditimbang beratnya CFD / Jenbacher dengan bangkainya BB 200/301/303/304 tinggal kurang lebih berapa Ngakak sebab kalau bukan KAI sekarang siapa lagi yg sanggup melakukan, apa nunggu ada RF yang jadi konglomerat Xie Xie
mengharapkan dari PT KL juga tidak mungkin mereka ngurusin kertas aja pusing apalagi mikirin loko.
(29-11-2011, 01:35 PM)jokotingkir Wrote: [ -> ]
(29-11-2011, 08:22 AM)rizky nur adrianto Wrote: [ -> ]
(28-11-2011, 04:08 PM)mas_bagus_ajah Wrote: [ -> ]
(28-11-2011, 08:46 AM)rizky nur adrianto Wrote: [ -> ]ini Lok bagaimanapun kan punya negara...PT LECES kan milik negara...kalo dirucat kan menghilangkan aset negara...apa memang sudah berkoordinasi dengan pihak2 terkait...?meskipun itu menteri BUMN misalnya yg memerintahkan secara lisan??

Sayangnya mas, pihak yang merucat juga telah membayar ke negara untuk merucat loko bersejarah ini.

Yang saya sayangkan, pada saat loko-loko ini mangkrak semua diam saja, dan asyik dengan hobby railfanning mereka.

Tapi begitu las dan gerinda dinyalakan, semua ribut.

masalahnya ini kejadian yg ndak diperkirakan sebelumnya, karena bukan aset PT KA langsung memang keberadaannya sedikit terpinggirkan...

mumpung masih ada CFD & Jenbacher di pengok , kalau PT. Kereta Api Indonesia (Persero) serius mau
PRESERVASI BB305 bisa segera komunikasi dengan PT KL untuk bisa tukar guling dengan lok-lok rusak model lain (jangan sampai kejadian seperti stasiun semut terulang lagi, sudah tahu barang bersejarah tetap aja amblas), wong besi bekas aja kok kalau takut rugi ya tinggal ditimbang beratnya CFD / Jenbacher dengan bangkainya BB 200/301/303/304 tinggal kurang lebih berapa Ngakak sebab kalau bukan KAI sekarang siapa lagi yg sanggup melakukan, apa nunggu ada RF yang jadi konglomerat Xie Xie
mengharapkan dari PT KL juga tidak mungkin mereka ngurusin kertas aja pusing apalagi mikirin loko.

setuju.. kalo Lok BB301/304 banyak tuh yang mangkrak di pengok. kalo mau di tukar guling sama dg berat. mungkin BB305 di pengok masih bisa di selamatkan... Pisss ahhh...
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14