Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Ranjau Paku di Rel KA , Berbahayakah ??
#1
Tongue 
Belakangan ini saya sering menjumpai sekumpulan anak-anak berusia sekitar belasan tahun yang ngumpul di rel kereta api. Pada suatu ketika saat para anak tersebut nongkrong di rel KA ternyata ada sebuah KA Barang melintas namun mereka tak bergegas untuk minggir dari rel dan saya saat itu dari kejauhan hanya memandang mereka masih berada di rel padahal sorotan lampu lokomotif CC 206 saat itu sudah mulai nampak mendekat. Setelah jarak antara mereka dengan loko KA sekitar kurang dari 300meter barulah mereka minggir dari rel. Suara seruling klason S35 pun terdengar keras untuk menghalau mereka agar minggir dari rel.

Singkat cerita KA pun melintas di antara anak-anak tadi yang berada di pinggir rel, saya merasa ada yang janggal ketika KA tersebut melintas di kerumunan anak-anak tersebut. Bunyi deru dentuman roda kereta terasa berbeda ketika melintas dikerumunan itu, bunyi itu terdengar 'dug dug gleduk gleduk' meskipun begitu kejadian itu hanya terjadi di bagian lokomotif dan beberapa gerbong dibelakang lokomotif saja, beberapa rangkaian gerbong dibelakangnya tidak mengeluarkan bunyi 'aneh', itu.

Setelah itu saya penasaran dan saya dekati lokasi kerumunan itu, dan well ternyata bunyi-bunyian tadi disebabkan oleh beberapa paku dan besi berdiameter kecil yang diletakan diatas rel KA. Akibat tergilas roda maka menimbulkan binyi-bunyian tadi. Paku dan beberapa besi diameter kecil yang diletakan diatas rel tadi setelah dilindas roda KA berubah bentuk jadi pipih 'gepeng'.

[Spoiler=Sebuah paku yang diikat dan diletakan diatas rel KA]
[Image: r92001.jpg][/Spoiler]

Nah, pertanyaan saya apakah hal tersebut dapat membahayakan ??
Kalau secara tidak langsung mungkin membahayakan (apalagi jika diameter besi yang diletakan cukup besar).

Tak hanya paku dan besi kecil saja yang diletakan 'sebagai ranjau' diatas rel KA, kadang batu ballast juga diletakan. Untuk batu ballast setelah dilindas roda KA biasanya akan hancur menjadi serbuk (mirip serbuk semen).
Kalau dilihat dari motif mereka melakukan hal itu sih kiranya mereka tidak bermaksud mencelakakan perjalanan KA, tetapi didasarkan pada iseng-iseng saja dan besi yang telang gepeng akibat terindas tadi kadang dijadikan mainan atau hanya sekedar dibuang begitu saja.


[Spoiler=Petasan]
[Image: 4kh0kn.jpg][/Spoiler]
Lok Merah Biru
[Spoiler=Pengumuman]
[Image: opd18i.jpg]
Pengumuman ini dipasang di samping BY Tegal[/Spoiler]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#2
[spoiler]
(05-07-2014, 09:22 AM)Warteg Wrote: Belakangan ini saya sering menjumpai sekumpulan anak-anak berusia sekitar belasan tahun yang ngumpul di rel kereta api. Pada suatu ketika saat para anak tersebut nongkrong di rel KA ternyata ada sebuah KA Barang melintas namun mereka tak bergegas untuk minggir dari rel dan saya saat itu dari kejauhan hanya memandang mereka masih berada di rel padahal sorotan lampu lokomotif CC 206 saat itu sudah mulai nampak mendekat. Setelah jarak antara mereka dengan loko KA sekitar kurang dari 300meter barulah mereka minggir dari rel. Suara seruling klason S35 pun terdengar keras untuk menghalau mereka agar minggir dari rel.

Singkat cerita KA pun melintas di antara anak-anak tadi yang berada di pinggir rel, saya merasa ada yang janggal ketika KA tersebut melintas di kerumunan anak-anak tersebut. Bunyi deru dentuman roda kereta terasa berbeda ketika melintas dikerumunan itu, bunyi itu terdengar 'dug dug gleduk gleduk' meskipun begitu kejadian itu hanya terjadi di bagian lokomotif dan beberapa gerbong dibelakang lokomotif saja, beberapa rangkaian gerbong dibelakangnya tidak mengeluarkan bunyi 'aneh', itu.

Setelah itu saya penasaran dan saya dekati lokasi kerumunan itu, dan well ternyata bunyi-bunyian tadi disebabkan oleh beberapa paku dan besi berdiameter kecil yang diletakan diatas rel KA. Akibat tergilas roda maka menimbulkan binyi-bunyian tadi. Paku dan beberapa besi diameter kecil yang diletakan diatas rel tadi setelah dilindas roda KA berubah bentuk jadi pipih 'gepeng'.

[Spoiler=Sebuah paku yang diikat dan diletakan diatas rel KA]
[Image: r92001.jpg][/Spoiler]

Nah, pertanyaan saya apakah hal tersebut dapat membahayakan ??
Kalau secara tidak langsung mungkin membahayakan (apalagi jika diameter besi yang diletakan cukup besar).

Tak hanya paku dan besi kecil saja yang diletakan 'sebagai ranjau' diatas rel KA, kadang batu ballast juga diletakan. Untuk batu ballast setelah dilindas roda KA biasanya akan hancur menjadi serbuk (mirip serbuk semen).
Kalau dilihat dari motif mereka melakukan hal itu sih kiranya mereka tidak bermaksud mencelakakan perjalanan KA, tetapi didasarkan pada iseng-iseng saja dan besi yang telang gepeng akibat terindas tadi kadang dijadikan mainan atau hanya sekedar dibuang begitu saja.


[Spoiler=Petasan]
[Image: 4kh0kn.jpg][/Spoiler]
Lok Merah Biru
[Spoiler=Pengumuman]
[Image: opd18i.jpg]
Pengumuman ini dipasang di samping BY Tegal[/Spoiler]
[/spoiler]

Seharusnya hal ini dilarang. Karena ada UU nya yg mengatur tentang hal ini. Saya pun juga sering menemukan hal ini. Dan yg biasanya melakukan hal ini adalah anak 2x
Facebook : Garry RP
Twitter : GarryKAHP
Flickr : GarryKAHP
Youtube : Gerikahp

Majulah Perkeretaapian Indonesia
Reply
#3
Gepengin paku ya? selama jalur KA blm 100% steril (dan blm ada penindakan bagi mereka yang dicurigai melakukan sabotase), pencegahan akan hal ini akan menjadi sulit.
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#4
(06-07-2014, 05:10 AM)Garry KAHP Wrote: Dan yg biasanya melakukan hal ini adalah anak 2x

Iya biasanya dilakukan anak-anak kecil Xie Xie
[Image: 23kdpgo.jpg]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#5
Salah satu pelakunya adalah saya. Taruh paku di rel, diinjak KA jd gepeng kayak pedang. Tapi itu dulu sekitar 18 tahun lalu saat masih SD sekitar kelas 4. Klo ditya alasannya apa, saya juga bingung. Pokoknya senang aja.

Tapi memang jalur KA harus steril, apa pun itu alasannya. Ngeledek
Reply
#6
sangat berbahaya, apalagi di lintas yg sudah memakai sinyal elektrik. contohnya di lintas bekasi - tambun, saat itu ka yg mau lewat jalur 3 st. tambun terpaksa keluar dgn sinyal darurat. sinyal keluar arah bekasi tidak bisa di rute karena trek berwarna merah di monitor. kemungkinan paku atau logamnya nempel di rel. setelah ka itu normal, alhamdulillah sudah normal kembali
maka dari itu jgn sekali2 ngelindes paku dilintas itu. tau sendiri kan nanti akibatnya gimana? hihihi
Reply
#7
^^ ......
Wah kalau sampai mengganggu sistem persinyalan, berarti kemungkinan itu paku atau logamnya berada di bagian axle counter rel Heran
Axle Counter Rail itu untuk mendeteksi (jumlah) gandar. Jika ada tekanan roda kereta api yang melintas masa langsung terbaca dan mengirim sinyal Pasrah Aja Dah

Kelemahannya jika ada benda 'logam' yang menempel pada axle conter tersebut maka akan terbaca
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#8
Yang ngeri, sekalipun sudah diikat batang tapi kalo misal paku ini mencelat (meloncat bebas) dan mengenai anak-anak. Dulu ulah iseng ini juga kadang dilakukan pelajar sekolah menengah yang "punya waktu berlebih" untuk cari ribut. Tapi itu pas tahun 90an sampai 2000an awal. Tapi ane ga ikut-ikut lho Nyengir
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
#9
Pelaksanaan Acara Festival Nonton Sepur juga kadang diwarnai dengan ritual pasang ranjau oleh anak-anak.
[Spoiler=Ratusan orang berbagai usia berbondong-bondong datang ke lokasi untuk mengikuti acara festival tersebut Xie Xie]

[Image: 34e2as2.jpg]

[Image: 25yx91i.jpg]

[Image: 2m2uv84.jpg]
[/Spoiler]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#10
[Image: 34e2as2.jpg]
Ini Cireks kan?
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)