Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 41 Votes - 2.85 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

lokomotif mallet (7)

Post: #91
RE: lokomotif mallet
30-Aug-2010 14:50 PM

dedy vh
Nusantara


*

Offline

Posts: 2,842
Likes Given: 2
Likes Received: 13 in 21 posts
Joined: Sep 2008
Reputation: 14



itu kalau tidak salah jembatan kali jurang antara stasiun bumi ayu dan stasiun prupuk kalau di lihat dari konstruksi beton nya

tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #92
RE: lokomotif mallet
30-Aug-2010 18:02 PM

hamdi robby
Senja Utama


*

Offline

Posts: 247
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 0 posts
Joined: Feb 2010
Reputation: 9



(24-Aug-2010 15:17 PM)jokotingkir Wrote:  
(24-Aug-2010 14:16 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote:  
(24-Aug-2010 09:38 AM)denzuko Wrote:  
(23-Aug-2010 17:57 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote:  apa sih pengertian dari lokomotif mallet?

bisa dicek di --->TKP<---

oke bang... tp make google translate dulu...New_ngakak

dari tampak luarnya paling gampang loko uap yg mempunyai 2 penggerak kayak digambar , mau lokonya besar atau kecil tapi sistem mallet sebenarnya didesain untuk lokomotif sedang sampai besar.

kalau hanya punya 1 penggerak berarti bukan mallet walaupun bentuknya guede.
tapi loko yg punya 2 penggerak juga belum tentu disebut mallet,
mallet kalau gak salah sistem yang dirancang untuk memanfaatkan sisa uap tekanan rendah yg telah digunakan oleh penggerak belakang , untuk bisa digunakan juga oleh penggerak didepannya sehingga energi uap bisa dipakai maksimal tidak banyak yg terbuang.
jadi kalau ada loko dengan 2 penggerak tapi tidak memanfaatkan uap tekanan rendah dari penggerak belakang ke depan tidak bisa disebut mallet seperti halnya Big Boy,
kesimpulannya gak hanya bisa dilihat dari tampilan luar saja,
mohon bisa dikoreksi kalau salah.

klo menurut saya lok mallet itu adalah loko dg jumlah bogix 2, dg masing2 bogi memiliki sistem penggerak.
tujuanx untuk memudahkan loko saat belok.
mohon dikoreksi jg kalau salahNew_xiexieNew_xiexieNew_xiexie

biarpun jalur lori tertutup tanah, kau takkan luput dari pandanganku.........Icon_waswas
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #93
RE: lokomotif mallet
31-Aug-2010 07:18 AM

dedy vh
Nusantara


*

Offline

Posts: 2,842
Likes Given: 2
Likes Received: 13 in 21 posts
Joined: Sep 2008
Reputation: 14



saya pikir loko mallet itu loko yang besar besar kaya D 52 gitulah.kalau yang suka ada roda kecil 2 gandar dan di bisa berbelok sendiri yang gunanya memudahkan roda berbelok dan meminimalkan gesekan apa itu juga termasuk type dari loko mallet ?

tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #94
RE: lokomotif mallet
31-Aug-2010 09:26 AM

jokotingkir
Senja Utama


*

Offline

Posts: 132
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 1 posts
Joined: Jun 2009
Reputation: 2



Quote:klo menurut saya lok mallet itu adalah loko dg jumlah bogix 2, dg masing2 bogi memiliki sistem penggerak.
tujuanx untuk memudahkan loko saat belok.
mohon dikoreksi jg kalau salahNew_xiexieNew_xiexieNew_xiexie




kalau 2 bogix bisa bergerak beda lagi kayaknya di Sini dibilangnya Meyer locomotive, kalau mallet hanya bogie bagian depan yg bisa gerak, sedang bogie belakang fix.
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #95
RE: lokomotif mallet
31-Aug-2010 10:46 AM

jokotingkir
Senja Utama


*

Offline

Posts: 132
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 1 posts
Joined: Jun 2009
Reputation: 2



ciri khusus lainnya dari lokomotif mallet yaitu dari ukuran silinder penggeraknya, ukuran silinder penggerak bagian depan (uap tekanan rendahnya) umumnya adalah lebih besar dari silinder penggerak belakang. yang punya foto pinjem ya.

cc1009


CC5012


DD5207
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #96
RE: lokomotif mallet
31-Aug-2010 14:53 PM


Posts: 2,627
Likes Given: 2
Likes Received: 9 in 28 posts
Joined: Sep 2008
Reputation: 31



repro cc50 dari buku jb bruin


koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


me whit ss-2v5 PInDAD
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #97
RE: lokomotif mallet
31-Aug-2010 17:12 PM

deddy herlambang
Odong-Odong


*

Offline

Posts: 45
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 0 posts
Joined: Aug 2010
Reputation: 0



mallet=garrat hanya letak gandar nya yg beda tapi fungsinya sama. yang ada di Indonesia semi mallet tidak ada yang full mallet. Di Indonesia loko uap garrat gak ada. yg buatan Alco hanya DD50.

bagaimanapun juga naik kereta api lebih baik
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #98
RE: lokomotif mallet
31-Aug-2010 17:48 PM

sepur_lori
cah Solo


*

Offline

Posts: 1,813
Likes Given: 0
Likes Received: 2 in 6 posts
Joined: Mar 2010
Reputation: 21



(31-Aug-2010 17:12 PM)deddy herlambang Wrote:  mallet=garrat hanya letak gandar nya yg beda tapi fungsinya sama. yang ada di Indonesia semi mallet tidak ada yang full mallet. Di Indonesia loko uap garrat gak ada. yg buatan Alco hanya DD50.

Klu tdk salah yg dibuat oleh ALCO adl DD 50 dan DD51. DD 51 dikeluarkan sbg versi upgrade dari DD 50 yg mengalami masalah pd frame-nya. Kenapa lok Garrat tdk dioperasikan di Jawa Barat/Sumatra Barat, mengingat posturnya yg besar dan umum terdapat di negara2 Afrika spt Zimbabwe dan Afsel.

Jadi yg terdapat di Indonesia itu yg semi mallet? Kalau yg mallet betulan itu spt apa mas Deddy? New_xiexie
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #99
RE: lokomotif mallet
01-Sep-2010 08:11 AM

deddy herlambang
Odong-Odong


*

Offline

Posts: 45
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 0 posts
Joined: Aug 2010
Reputation: 0



(31-Aug-2010 17:48 PM)sepur_lori Wrote:  
(31-Aug-2010 17:12 PM)deddy herlambang Wrote:  mallet=garrat hanya letak gandar nya yg beda tapi fungsinya sama. yang ada di Indonesia semi mallet tidak ada yang full mallet. Di Indonesia loko uap garrat gak ada. yg buatan Alco hanya DD50.

Klu tdk salah yg dibuat oleh ALCO adl DD 50 dan DD51. DD 51 dikeluarkan sbg versi upgrade dari DD 50 yg mengalami masalah pd frame-nya. Kenapa lok Garrat tdk dioperasikan di Jawa Barat/Sumatra Barat, mengingat posturnya yg besar dan umum terdapat di negara2 Afrika spt Zimbabwe dan Afsel.

Jadi yg terdapat di Indonesia itu yg semi mallet? Kalau yg mallet betulan itu spt apa mas Deddy? New_xiexie

mallet beneran semua gandar pakai system bogie, kalo yg ada di Indonesia bogienya cuma gandar yg depan.

bagaimanapun juga naik kereta api lebih baik
Visit this user's website Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #100
RE: lokomotif mallet
01-Sep-2010 09:53 AM

jokotingkir
Senja Utama


*

Offline

Posts: 132
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 1 posts
Joined: Jun 2009
Reputation: 2



kalau mana mallet yg beneran sama mana yg tidak , harus dilihat spesifikasi yg telah dipatenkan oleh Anatole Mallet. karena kalau bicara mallet tidak hanya membicarakan bentuk bogie saja tapi juga sistem uapnya, jadi satu paket dilihatnya.

ada 2 prinsip utama dari lokomotif mallet
pertama :
sistem bogie terlihat seperti di gambar, mempunyai 4 silinder ( 2 silinder penggerak belakang , 2 di depan ) dan hanya bogie bagian depan yg bisa berputar


kedua :
memanfaatkan uap tekanan rendah

warna merah uap tekanan tinggi masuk silinder bagian belakang , sisa uap tekanan rendahnya yang warna biru diolah lagi untuk dipakai oleh silinder di bagian depan, sisanya dibuang lewat knalpot yg warna hijau, tentunya pengaturan uap tekanan tinggi dan rendah ini butuh sistem yg agak rumit untuk sinkronisasi buka tutup katup agar pergerakan roda bisa selaras. disini bisa dilihat ciri khas silinder bagian depan lebih besar dari silinder bagian belakang, dan ini sesuai dengan bentuk silinder yg ada pada seri CC50,CC10,dan DD52 untuk DD50/51 mohon yg punya gambarnya bisa sharing.

namun ada juga lokomotif yg sistem bogie nya memenuhi prinsip pertama mallet namun tidak mengimplementasikan prinsip kedua seperti gambar berikut

disini uap tekanan tinggi langsung di salurkan ke silinder bagian belakang dan juga bagian depan (yg gambar warna merah), dan masing masing silinder mempunyai knalpot (warna hijau). dengan begitu tidak perlu ada perbedaan ukuran silinder belakang dan depan karena fungsinya sama yaitu mengolah uap tekanan tinggi.

kalau menurut saya lokomotif disebut mallet jika mengimplementasikan 2 prinsip diatas, jika hanya salah satu saja yg dipenuhi tentu tidak bisa disebut mallet atau kalau boleh ya disebut semi mallet.

lalu apakah CC50,CC10,DD50/51/52 ini benar benar mallet , harus kita lihat spesifikasi dari pabriknya mungkin , cuman kalau dilihat fisik ukuran silinder depan belakang kuat dugaan itu mallet tapi apakah sistem bogienya hanya bisa berputar yg bagian depan ini saya yang gak tahu harus lihat dia waktu melewati belokan atau kita oprek langsung di TKP TMII/Ambarawa.
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #101
RE: lokomotif mallet
01-Sep-2010 10:04 AM

jokotingkir
Senja Utama


*

Offline

Posts: 132
Likes Given: 0
Likes Received: 0 in 1 posts
Joined: Jun 2009
Reputation: 2



kalau mana mallet yg beneran sama mana yg tidak , harus dilihat spesifikasi yg telah dipatenkan oleh Anatole Mallet. karena kalau bicara mallet tidak hanya membicarakan bentuk bogie saja tapi juga sistem uapnya, jadi satu paket dilihatnya.

ada 2 prinsip utama dari lokomotif mallet
pertama :
sistem bogie terlihat seperti di gambar, mempunyai 4 silinder ( 2 silinder penggerak belakang , 2 di depan ) dan hanya bogie bagian depan yg bisa berputar


kedua :
memanfaatkan uap tekanan rendah

warna merah uap tekanan tinggi masuk silinder bagian belakang , sisa uap tekanan rendahnya yang warna biru diolah lagi untuk dipakai oleh silinder di bagian depan, sisanya dibuang lewat knalpot yg warna hijau, tentunya pengaturan uap tekanan tinggi dan rendah ini butuh sistem yg agak rumit untuk sinkronisasi buka tutup katup agar pergerakan roda bisa selaras. disini bisa dilihat ciri khas silinder bagian depan lebih besar dari silinder bagian belakang, dan ini sesuai dengan bentuk silinder yg ada pada seri CC50,CC10,dan DD52 untuk DD50/51 mohon yg punya gambarnya bisa sharing.

namun ada juga lokomotif yg sistem bogie nya memenuhi prinsip pertama mallet namun tidak mengimplementasikan prinsip kedua seperti gambar berikut

disini uap tekanan tinggi langsung di salurkan ke silinder bagian belakang dan juga bagian depan (yg gambar warna merah), dan masing masing silinder mempunyai knalpot (warna hijau). dengan begitu tidak perlu ada perbedaan ukuran silinder belakang dan depan karena fungsinya sama yaitu mengolah uap tekanan tinggi.

kalau menurut saya lokomotif disebut mallet jika mengimplementasikan 2 prinsip diatas, jika hanya salah satu saja yg dipenuhi tentu tidak bisa disebut mallet atau kalau boleh ya disebut semi mallet.

lalu apakah CC50,CC10,DD50/51/52 ini benar benar mallet , harus kita lihat spesifikasi dari pabriknya mungkin , cuman kalau dilihat fisik ukuran silinder depan belakang kuat dugaan itu mallet tapi apakah sistem bogienya hanya bisa berputar yg bagian depan ini saya yang gak tahu harus lihat dia waktu melewati belokan atau kita oprek langsung di TKP TMII/Ambarawa.
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #102
RE: lokomotif mallet
01-Sep-2010 10:35 AM

Bravo denzuko
SS16031


*

Offline

Posts: 1,595
Likes Given: 0
Likes Received: 1 in 2 posts
Joined: May 2008



(01-Sep-2010 10:04 AM)jokotingkir Wrote:  kalau mana mallet yg beneran sama mana yg tidak , harus dilihat spesifikasi yg telah dipatenkan oleh Anatole Mallet. karena kalau bicara mallet tidak hanya membicarakan bentuk bogie saja tapi juga sistem uapnya, jadi satu paket dilihatnya.

ada 2 prinsip utama dari lokomotif mallet
pertama :
sistem bogie terlihat seperti di gambar, mempunyai 4 silinder ( 2 silinder penggerak belakang , 2 di depan ) dan hanya bogie bagian depan yg bisa berputar


kedua :
memanfaatkan uap tekanan rendah

warna merah uap tekanan tinggi masuk silinder bagian belakang , sisa uap tekanan rendahnya yang warna biru diolah lagi untuk dipakai oleh silinder di bagian depan, sisanya dibuang lewat knalpot yg warna hijau, tentunya pengaturan uap tekanan tinggi dan rendah ini butuh sistem yg agak rumit untuk sinkronisasi buka tutup katup agar pergerakan roda bisa selaras. disini bisa dilihat ciri khas silinder bagian depan lebih besar dari silinder bagian belakang, dan ini sesuai dengan bentuk silinder yg ada pada seri CC50,CC10,dan DD52 untuk DD50/51 mohon yg punya gambarnya bisa sharing.

namun ada juga lokomotif yg sistem bogie nya memenuhi prinsip pertama mallet namun tidak mengimplementasikan prinsip kedua seperti gambar berikut

disini uap tekanan tinggi langsung di salurkan ke silinder bagian belakang dan juga bagian depan (yg gambar warna merah), dan masing masing silinder mempunyai knalpot (warna hijau). dengan begitu tidak perlu ada perbedaan ukuran silinder belakang dan depan karena fungsinya sama yaitu mengolah uap tekanan tinggi.

kalau menurut saya lokomotif disebut mallet jika mengimplementasikan 2 prinsip diatas, jika hanya salah satu saja yg dipenuhi tentu tidak bisa disebut mallet atau kalau boleh ya disebut semi mallet.

lalu apakah CC50,CC10,DD50/51/52 ini benar benar mallet , harus kita lihat spesifikasi dari pabriknya mungkin , cuman kalau dilihat fisik ukuran silinder depan belakang kuat dugaan itu mallet tapi apakah sistem bogienya hanya bisa berputar yg bagian depan ini saya yang gak tahu harus lihat dia waktu melewati belokan atau kita oprek langsung di TKP TMII/Ambarawa.

untuk CC10 saya kurrang tahu tapi kemungkinan boggie depan bergerak, dan untuk Cc50 dan DDseries boggie depan bergerak dan boggie belakang rigid.karena lok2 tersebut beroperasi didaerah pegunungan dan banyak belokan sehingga selain bertenaga tetapi juga bisa bergerak lebih baik

TRAVEL WARNING TRAIN DANGEROUSLY exotic VEHICLE
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #103
RE: lokomotif mallet
01-Sep-2010 14:41 PM

dedy vh
Nusantara


*

Offline

Posts: 2,842
Likes Given: 2
Likes Received: 13 in 21 posts
Joined: Sep 2008
Reputation: 14



kalau yang ini sepertinya masuk golongan mallet juga lagi di buka cassing nya


on the track

tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #104
RE: lokomotif mallet
01-Sep-2010 15:16 PM

sepur_lori
cah Solo


*

Offline

Posts: 1,813
Likes Given: 0
Likes Received: 2 in 6 posts
Joined: Mar 2010
Reputation: 21



Sekedar info, Uni Soviet juga pernah membuat lokomotif mallet sendiri yaitu kelas P34 2-6-6-2 dan P38 2-8-8-4 yg dibuat oleh Kolomna Locomotive Works. Termasuk sukses dioperasikan tapi tdk bertahan lama karena tdk lama kemudian CC-PKUS menyetop produksi lok uap dan diganti dgn lok diesel... New_sedihtisue
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post: #105
RE: lokomotif mallet
02-Sep-2010 08:54 AM

optibus prime
Parahyangan


*

Offline

Posts: 509
Likes Given: 0
Likes Received: 1 in 3 posts
Joined: Jun 2010
Reputation: 2



oow berarti lok mallet itu yg huruf depannya [CC/DD/BB] dobel yah.'
misal CC5012 atau DD1021
kalo C5021/D1021 itu bukan lok mallet yah?
Find all posts by this user Like Post Quote this message in a reply
Post Reply 


Forum Jump:


User(s) browsing this thread: 1 Guest(s)