Posts: 17
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
0
Kawan,
Menurut Rob Dickinson masih ada loko2 uap diluar yang sudah dipajang dan dimuseumkan. ..sebut saja loko yang terlupakan.... Entah loko itu ditinggal di dipo2 atau di rel.
Untuk lengkapnya silakan lihat di
http://www.internationalsteam.co.uk
Salah satunya C2902 katanya ada di hutan Cepu.. Kalo kawan2 ada yang didekat cepu tolong selidiki tepatnya ada di mana? Apa di rel perhutani? Jangan2 sudah discrap, Kalau bisa difoto.
RF Nashiruddin, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Aug 2010.
Posts: 823
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
18
Mudah² rencana Divisi heritage KAI berjalan. Revitalisasi lok ini sudah masuk dalam rancangan anggaran tahun depan.
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Sayangnya loko ini bukan milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Saya nggak inget apa Perhutani punya program Heritage seperti PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga?
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
(18-09-2010, 01:46 PM)sepur_lori Wrote: Heritage-nya klo g salah kan cuma wisata lok uap saja (CMIIW). Saya jg bingung kenapa C 2902 tdk dioperasikan di Perhutani Cepu, ada yg bilang karena alasan tekanan gandar yg terlalu berat pdhal lok Bahagia (BMAG 0-10-0T) mungkin lbh berat dari C 2902.
Fisik loko BMAG 0-10-0 lebih kecil daripada C29. Sudah gitu beratnya ditopang lima gandar. Sementara C29 lebi besar, dan beratnya hanya ditopang 3 gandar.
Kesimpulannya, lebih besar tekanan gandarnya siapa?
Posts: 45
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
0
Sebuah loko uap seri C2902, yang dulunya Milik DKA saat ini menjadi milik Perhutani berada dalam depo keretapi Perhutani Cepu. Menurut karyawan Perhutani setempat mengatakan bahwa dulu DKA membeli kayu jati Perhutani dibayar barter oleh Loko ini. Artinya secara fisik loko ini, saat ini sudah dimiliki oleh Perhutani Unit I Semarang, namun loko ini telah lama terbengkelai, dan tidak dapat dijalankan lagi. Loko ini pernah membawa rangkaian keretapi yang dinaiki oleh Presiden Sukarno ketika berkunjung ke Perhutani Cepu ketika rel stasiun Cepu dan rel Perhutani masih terhubung.
Sebelum Jepang Invasi negeri ini, C2902 adalah milik MjSM / MSM (Modjokerto Stoomtram Mij.
Spesikasi Teknis C 2902 :
No Seri awal : MSM 14
Gauge : 1067 mm
Format gandar roda : 0-6-0T / Ch2 Superheated
Size Silinder : 340 x 370 mm
Diameter roda gandar : 850 mm
Boiler press : 12.4 Kg/cm2
Grate area : 0.7 m2
Heating Surface : 31 m2
Superheating Surface : 12.6 m2
Berat loko : 21 ton
Paberik / nomer : Hanomag, Linden, Jerman / 9790
Tahun pembuatan : 1921
Tahun Operasi : 1922 PA/PB
DKA : 2 Februari 1955 – 2 Februari 1975
Rute trek MSM adalah Mojokerto – Bangil/Porong PP dan Peceng – Pohjejer PP awal dibuka tahun 1898.
MSM hanya memiliki 2 buah loko ini (MSM 13-14).
Kedua-duanya ketika diambil alih oleh DKA dari Jepang (Riyuku Shokyoku) loko ini tidak pergunakan oleh DKA. Semua dipindahkan ke inspeksi 5 (semarang) di Cepu dan seri C2901 sudah dirucat. Kondisi kabin C 2902 di depo perhutani cepu 40 % sudah dilepas untuk dipakai loko uap lain di perhutani. Pipa-pipa yang tampak diluar masih ada, coupled roda dan 2 silinder masih utuh, hanya injector pump nya yang tidak tampak. Jika dilihat dari pendekatan sejarah bahwa loko C2902 pernah membawa Presiden RI I Sukarno (terlepas dari masalah politik), tentunya loko ini sangat bernilai harganya bila dipreservasi, dan pendekatan dari kasanah perkeretapian sangatlah baik bila dihidupkan kembali untuk menambah perbendaharaan pendidikan mengenai keretapi.
Salam sepur
Deddy Herlambang
bagaimanapun juga naik kereta api lebih baik