14-10-2009, 07:47 PM
JAKARTA - PT Kereta Api (KA) diminta lebih fokus pada tingkat
keselamatan penumpang kereta api. Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan
Jusman Syafii Djamal, di Jakarta, Selasa (13/10).
Tanggapan tersebut menanggapi permohonan PT KA yang meminta sedikitnya 30-50 unit (jenis K3) gerbong KA ekonomi untuk menjadikan KA sebagai moda utama transportasi mudik seperti yang diminta oleh pemerintah. "Yang ada sekarang itu diurus saja terlebih dahulu, jangan sampai anjlok,"
ujar Menhub.
Sebelumnya, Direktur Utama PT KA Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya akan meminta Dephub agar membantu dalam penyediaan gerbong tersebut, sehingga target sebagai moda transportasi utama mudik bisa terwujud, begitupun kenyamanan penumpang.
Selama ini tarif tiket kereta api ekonomi K3 mendapatkan dana subsidi
PSO, dan rangkaian kereta tersebut juga dihibahkan oleh Dephub yang
kemudian dioperasikan oleh PT KA," ujar Jonan.
"Jumlah penumpang mudik setiap tahunnya meningkat, dan kami tidak bisa
memprediksikan berapa penambahan armada. Tapi, secara rata-rata PT KA
membutuhkan 30-50 unit per tahun. Kami mengharapkan Dephub dapat membantu pengadaannya," kata Jonan.
Dia menjelaskan kebutuhan kapasitas KA ekonomi K3 memang sulit diprediksi, karena volume penumpang yang meningkat drastis ketika masa angkutan Lebaran, namun saat kondisi normal relatif tidak banyak.
"Kami harus memprediksikan dengan tepat, karena kalau kelebihan kapasitas,
kereta-kereta itu akan nganggur dan menimbulkan biaya perawatan yang tidak
murah. Rata-rata 30-50 kereta per tahun itu cukup," ujar dia.
Jonan memperkirakan volume penumpang KA akan meningkat, seiring dengan
perkiraan melonjaknya harga tiket pesawat akibat harga minyak dunia yang
diprediksi kian meningkat setiap tahun.
Permintaan gerbong oleh PT KA bukan tanpa sebab, sebelumnya Wapres Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah akan menjadikan kereta api sebagai moda utama transportasi angkutan mudik mulai tahun depan, menyusul jumlah kecelakaan yang terus meningkat setiap tahun. Wapres menuturkan pemerintah juga akan membatasi penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi mudik, guna mereduksi angka kecelakaan.
Saat ini, tutur Jonan, PT KA memiliki sekitar 1.000 unit gerbong kereta api
ekonomi K3 dari total 1.450 gerbong yang dimiliki, di daerah operasional
Jawa dan Sumatra.
"Pada tahun ini, semua pemudik bisa diangkut meskipun berjubel. Karena itu,
kalau tahun depan ingin dijadikan angkutan utama, tanpa mengurangi
kenyamanan penumpang, kami meminta tambahan kereta dari Dephub," papar dia. Dihubungi terpisah, Direktur komersial PT KA Sulistyo Wimbo Hardjito justru mengatakan hal berbeda, menurut dia PT KA memerlukan sedikitnya 50-100
kereta jenis K3 untuk mendukung rencana PT KA yang akan dijadikan moda
transportasi utama untuk mudik. Jika melihat load factor mudik kemarin saya rasa bisa dilakukan seperti
itu," ujar Wimbo.
Namun ketika disinggung tentang seringnya kereta ekonomi yang anjlok dia
mengatakan, bahwa anjlok itu kaitannya dengan permasalahan rel. "Rel itu
soal prasarana yang disediakan oleh pemerintah,? ujar Wimbo.
Harian Investor Daily
keselamatan penumpang kereta api. Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan
Jusman Syafii Djamal, di Jakarta, Selasa (13/10).
Tanggapan tersebut menanggapi permohonan PT KA yang meminta sedikitnya 30-50 unit (jenis K3) gerbong KA ekonomi untuk menjadikan KA sebagai moda utama transportasi mudik seperti yang diminta oleh pemerintah. "Yang ada sekarang itu diurus saja terlebih dahulu, jangan sampai anjlok,"
ujar Menhub.
Sebelumnya, Direktur Utama PT KA Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya akan meminta Dephub agar membantu dalam penyediaan gerbong tersebut, sehingga target sebagai moda transportasi utama mudik bisa terwujud, begitupun kenyamanan penumpang.
Selama ini tarif tiket kereta api ekonomi K3 mendapatkan dana subsidi
PSO, dan rangkaian kereta tersebut juga dihibahkan oleh Dephub yang
kemudian dioperasikan oleh PT KA," ujar Jonan.
"Jumlah penumpang mudik setiap tahunnya meningkat, dan kami tidak bisa
memprediksikan berapa penambahan armada. Tapi, secara rata-rata PT KA
membutuhkan 30-50 unit per tahun. Kami mengharapkan Dephub dapat membantu pengadaannya," kata Jonan.
Dia menjelaskan kebutuhan kapasitas KA ekonomi K3 memang sulit diprediksi, karena volume penumpang yang meningkat drastis ketika masa angkutan Lebaran, namun saat kondisi normal relatif tidak banyak.
"Kami harus memprediksikan dengan tepat, karena kalau kelebihan kapasitas,
kereta-kereta itu akan nganggur dan menimbulkan biaya perawatan yang tidak
murah. Rata-rata 30-50 kereta per tahun itu cukup," ujar dia.
Jonan memperkirakan volume penumpang KA akan meningkat, seiring dengan
perkiraan melonjaknya harga tiket pesawat akibat harga minyak dunia yang
diprediksi kian meningkat setiap tahun.
Permintaan gerbong oleh PT KA bukan tanpa sebab, sebelumnya Wapres Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah akan menjadikan kereta api sebagai moda utama transportasi angkutan mudik mulai tahun depan, menyusul jumlah kecelakaan yang terus meningkat setiap tahun. Wapres menuturkan pemerintah juga akan membatasi penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi mudik, guna mereduksi angka kecelakaan.
Saat ini, tutur Jonan, PT KA memiliki sekitar 1.000 unit gerbong kereta api
ekonomi K3 dari total 1.450 gerbong yang dimiliki, di daerah operasional
Jawa dan Sumatra.
"Pada tahun ini, semua pemudik bisa diangkut meskipun berjubel. Karena itu,
kalau tahun depan ingin dijadikan angkutan utama, tanpa mengurangi
kenyamanan penumpang, kami meminta tambahan kereta dari Dephub," papar dia. Dihubungi terpisah, Direktur komersial PT KA Sulistyo Wimbo Hardjito justru mengatakan hal berbeda, menurut dia PT KA memerlukan sedikitnya 50-100
kereta jenis K3 untuk mendukung rencana PT KA yang akan dijadikan moda
transportasi utama untuk mudik. Jika melihat load factor mudik kemarin saya rasa bisa dilakukan seperti
itu," ujar Wimbo.
Namun ketika disinggung tentang seringnya kereta ekonomi yang anjlok dia
mengatakan, bahwa anjlok itu kaitannya dengan permasalahan rel. "Rel itu
soal prasarana yang disediakan oleh pemerintah,? ujar Wimbo.
Harian Investor Daily



![[Image: mw3c5v.jpg]](http://i42.tinypic.com/mw3c5v.jpg)

beritanya mana mas??

![[Image: 3406_3735281900040_408691778_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/3406_3735281900040_408691778_n.jpg)

