Poll: Apakah anda setuju pihak swasta masuk dalam bisnis layanan kereta api?
You do not have permission to vote in this poll.
Sangat Setuju
55.32%
52 55.32%
Setuju
22.34%
21 22.34%
Abstain
8.51%
8 8.51%
Tidak Setuju
5.32%
5 5.32%
Sangat Tidak Setuju
8.51%
8 8.51%
Total 94 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Monopoli Operator Kereta Api akan Berakhir?
#41
kalo ada saingan, harga tiketnya ntar bersaing sama pt. kai dunkz... Lok Merah Biru
bisa dapet harga yang lebih murah dalam satu kelas and satu jurusan! Ceria Ceria
-------------------------------------------------------------------------
I love ciamis station...Playboy
Reply
#42
kalo diluar negeri perusahaan lain biasanya punya jalur sendiri..jadi nanti bisa2 di jakarta dan kota2 lain bakal makin banyak rel kereta yang berseliweran dnk...asik..
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection
Reply
#43
Saya cuman berharap semoga tidak speerti di penerbangan. Pesaingnya Garuda bukannya kelihatan lebih bagus, malah jadi contoh yang buruk, yang membuat Garuda kelihatan mewah.

Kayaknya pesaing PT KA dalam waktu dekat adalah KA tambang di Kalimantan.
Reply
#44
kebetulan saya skripsi tentang kereta api yaitu tentang PSO-nya. dari wawancara yang saya lakukan ama petinggo di PT.KA kayak Ahmad Sujadi mereka bilang sih kayak mustahil swasta mau ikut kelola kereta api di Indonesia kalau kondisinya masih kayak gini esp. banyak free riders alias penumpang gelap, persaingan yang gak sehat ama moda transportasi lainnya kayak pesawat. kalaupun katanya PT.KA mau diprivatisasi atawa diswastanisasi itu juga implementsinya masih sulit
Reply
#45
maskader Wrote:kebetulan saya skripsi tentang kereta api yaitu tentang PSO-nya. dari wawancara yang saya lakukan ama petinggo di PT.KA kayak Ahmad Sujadi mereka bilang sih kayak mustahil swasta mau ikut kelola kereta api di Indonesia kalau kondisinya masih kayak gini esp.pesawat. banyak free riders alias penumpang gelap, persaingan yang gak sehat ama moda transportasi lainnya kayak kalaupun katanya PT.KA mau diprivatisasi atawa diswastanisasi itu juga implementsinya masih sulit

Omong kosong. Justru kalau itu adalah masalah servis. Coba kenapa kok ada yang warung kecil bisa mengalahkan restoran besar?
Juga masalah freeriders, kalau kita mengesampingkan faktor "alasan HAM" demi disiplin itu bisa diatasi.

Kalau membuat perusahaan KA, saya tidak akan berguru banyak-banyak ke PT KA, tetapi justru ke perusahaan KA swasta di Australia, Amerika, dan Eropa.
Reply
#46
bagus70 Wrote:
maskader Wrote:kebetulan saya skripsi tentang kereta api yaitu tentang PSO-nya. dari wawancara yang saya lakukan ama petinggo di PT.KA kayak Ahmad Sujadi mereka bilang sih kayak mustahil swasta mau ikut kelola kereta api di Indonesia kalau kondisinya masih kayak gini esp.pesawat. banyak free riders alias penumpang gelap, persaingan yang gak sehat ama moda transportasi lainnya kayak kalaupun katanya PT.KA mau diprivatisasi atawa diswastanisasi itu juga implementsinya masih sulit

Omong kosong. Justru kalau itu adalah masalah servis. Coba kenapa kok ada yang warung kecil bisa mengalahkan restoran besar?
Juga masalah freeriders, kalau kita mengesampingkan faktor "alasan HAM" demi disiplin itu bisa diatasi.

Kalau membuat perusahaan KA, saya tidak akan berguru banyak-banyak ke PT KA, tetapi justru ke perusahaan KA swasta di Australia, Amerika, dan Eropa.

setubuh sama kang bagus...
kalo mau servis ditingkatkan, pasti KA menang...
kan orang naik kereta buat nyari tenang...
kalo nyari cepat ya silahkan naik pesawat....

btw, kok kang bagus mencontoh Aussie ya...
kalo gak salah pernah baca tulisannya kang bagus juga, KA di Aussie itu lebih buruk dari KA di Indo.... :mikir:
Reply
#47
Bagaimana kalo PTKA diprivatisasi ala JNR? Jadi semua Daop itu akan jadi perusahaan swasta, layaknya kini KCJ :mikir:

Eh jadi kayak JR East, JR Central, JR West, dkk sebagai hasil restrukturisasi JNR? :mikir:
Reply
#48
ya..sepertinya bagus juga ya...
jadi nantinya PT KA jakarta,PT KA bandung...hm...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection
Reply
#49
Hilangnya monopoli di perkeretaapian yang dimaksud bukan swastanisasi PT. Kereta Api Indonesia (Persero), tetapi memberi kesempatan bagi pihak swasta, termasuk kita sendiri, untuk mendirikan dan mengoperasikan perusahaan KA swasta sendiri. Syaratnya apa aja ya, dari segi bisnis, utk. mendirikan perusahaan seperti ini?
Reply
#50
coba dihitung lagi deh investasi buat bangun infrastruktur KA kayak jalan atau jembatan (belum termasuk loko ama gerbong, dan tetek bengek lain ya) pasti swasta pada "mengerenyitkan dahi". Di Eropa saja kayak Perancis yang perkeretaapiannya sudah maju pemerintahnya masih memegang monopoli. Kalau Jepang saya akui memang perkeretaapian sudah maju karena pemerintah benar-benar sudah menjadi regulator gak bermain langsung kayak di Indonesia. Tapi dalam konteks Indonesia sekali lagi hal itu sangat sulit untuk diimplementasikan. Salah satu faktor adalah PT.KA masih memiliki kewajiban pelayanan umum dalam bentuk KA ekonomi yang tarifnya ditentukan ama pemerintah tentunya trif dibawah harga pasar, yang dikompensasi sama pemerintah dalam bentuk subsidi PSO (Public Service Obligation). BUMN yang diwajibkan PSO ama pemerintah rata-rata pada "sakit", lihat PLN atau PELNI atau PT.POS yang dibebanin kewajiban PSO ama pemerintah
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)