Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
(20-05-2013, 07:39 AM)spoor_hunter Wrote:
(20-05-2013, 01:28 AM)LeecherBot Wrote:
Quote:7 Gerbong KA Tawang Jaya Lepas Dari Rangkaian di Semarang
Minggu, 19/05/2013 23:37 WIB

Jakarta - Tujuh gerbong Kereta Api (KA) Tawang Jaya jurusan Semarang-Jakarta terlepas dari rangkaiannya. Persitiwa tersebut sempat membuat panik para penumpang.

Salah satu penumpang, Rifky mengatakan KA Tawang Jaya yang Dia tumpangi berangkat dari stasiun Poncol Semarang sekitar pukul 19.45 WIB. Namun sekitar 15 menit kemudian terjadi goncangan sesaat setelah KA melintasi rel di dekat bandara Ahmad Yani Semarang atau tepatnya di KM 4+700.

"Ada goncangan terus lampu di gerbong mati semua," kata Rifky di stasiun Jerakah, Semarang, Minggu (19/5/2013).

Penumpang lain, Rukianto (52) menambahkan, para penumpang terkejut ketika gerbong bergoncang disertai mati listrik dan laju yang mulai melambat. Saat gerbong berhenti, penumpang berhamburan ke luar.

"Kaget, dan begitu lihat ke luar ternyata gerbongnya lepas," tandasnya.

Lokomotif KA Tawang Jaya dan empat gerbong lainnya yang sempat berjalan terlebih dahulu kemudian kembali dan menarik secara perlahan rangkaian yang terlepas setelah dilakukan perbaikan dan pengecekan sambungan.

Rangkaian tersebut kemudian berjalan munuju stasiun Jerakah yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari lokasi. Lalu pada pukul 21.21 WIB KA Tawang Jaya kembali melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

Sementara itu Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop IV, Zakaria mengatakan, di KM 4+700 dilakukan perbaikan rantai dan selang serta pengecekan rem. Setelah selesai KA berjalan menuju Stasiun Jerakah.

"Lokomotifnya mundur, kemudian dilakukan perbaikan rantai dan selang. Ada pengetesan rem juga," tandas Zakaria.

Ia menambahkan, akibat peristiwa tersebut hanya KA Tawang Jaya yang mengalami keterlambatan karena di tahan di stasiun Jerakah. Sedangkan KA lainnya berjalan sesuai jadwal.

"KA Tawang Jaya ditahan di Jerakah supaya tidak ada keterlambatan KA lainnya. Yang terlambat hanya dia (KA Tawang Jaya) saja sekitar satu jam," tegas Zakaria.
Code:
http://news.detik.com/read/2013/05/19/233702/2250074/10/7-gerbong-ka-tawang-jaya-lepas-dari-rangkaian-di-semarang

Harus di Preteli ini gerbong yg bermasalah, mesti cari tau bener..... gile aje ampe lepas gitu... Bethe

goncangan terjadi karena masih ada rantai yang mengikat, ketika rantainya terlepas karena tidak kuat menarik beban, maka terjadinya mati listrik, wajar 7 kereta ditarik dengan 2 batang rantai, dalam hitungan 1 menit, itu rantai langsung lepas. btw kereta pembangkitnya pasti ada di belakang loko, kalo ada dibelakang, pasti tidak terjadi mati listrik. apalagi momennya tu kereta berjalan tanpa loko kayak gimana gitu.Ngakak

Di Semarang lagi...Heran kemaren loko nyelonong sekarang gerbong lepas dari rangkaian, mudah"an bukan pertanda buruk.
" Only an idiot people who driving on a sidewalk "
Reply
KRL Ekonomi pun akan tetap menggunakan E-tiket

http://m.liputan6.com/read/594315/hati-h...-dua-warna
kangen promoan kaya dulu lagi, ada tiap hari mulai dari H-40 dan akhirnya bisa dari H-90, gapapa cuma untuk K1, seenggaknya ada tiap hari Sedih
Reply
Beli Tiket Kereta Online, Calo Bermodal HP Pintar

Penulis : Zico Nurrashid Priharseno | Sabtu, 25 Mei 2013 | 16:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem penjualan tiket kereta api secara online ternyata tak cukup ampuh untuk menghilangkan praktik percaloan. Untuk membeli tiket secara online, kini calo tiket kereta memanfaatkan telepon pintar yang tersambung dengan internet.

Sejumlah calo tiket kereta api terlihat bergerombol di bagian luar pagar loket di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Sebagian dari mereka terlihat memegang handphone canggih yang digunakan untuk memesan tiket secara online.

Para calo memanfaatkan betul teknologi dari handphone yang bisa mengakses internet dengan mudah di manapun mereka berada. Sedangkan sebagian yang lainnya, tanpa malu menawarkan tiket dengan nama kota tujuang kepada siapapun yang melintas.

"Semarang, Surabaya, Malang. (Kereta api) Kerta Jaya Rp 200.000," tawar seorang calo kepada orang yang melintas di Stasiun Senen, Sabtu (25/5/2013). Jika membeli di loket, tiket kereta Kerta Jaya Rp 110.000.

Kepala Satuan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Stasiun Senen, Abdul Moeis mengatakan, praktik percaloan ini ada karena calon penumpang malas untuk mengantre di loket. Akhirnya, mereka menggunakan jasa orang lain untuk membeli tiket kereta.

"Mereka tahunya tiket di loket sudah habis, biasanya mereka tahu dari calo, makanya mereka tidak beli di loket," ujarnya di Stasiun Senen.

Calo tiket ini biasanya bergabung dan saling berhubungan dengan calo lainnya. Ketika ada calon pembeli, ia berkoordinasi dengan calo yang memegang telepon pintar untuk memesan tiket secara online. Setelah mendapatkan tiket, ia baru akan meminta identitas calon penumpang yang akan berangkat untuk dilakukan proses balik nama.

"Saat ini modelnya balik nama, dan dikenakan biaya Rp 30.000 per tiket," kata Abdul.

Proses balik nama itu dilakukan untuk mengakomodir calon penumpang yang salah ketik nama dan tempat tujuan, ataupun yang batal berangkat.

Awalnya, penjualan tiket secara online bertujuan agar bisa meminimalisir praktik percaloan yang kerap terjadi. Ini dilakukan lantaran animo masyarakat terhadap kereta api cukup tinggi. Selain harganya yang relatif murah, waktu tempuhnya pun lebih cepat dibandingkan angkutan darat lainnya.

Penjualan tiket secara online diluncurkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada Agustus 2012 lalu. Sebelumnya, masyarakat harus mendatangi stasiun untuk bisa mendapatkan tiket. Memang secara waktu bisa lebih cepat untuk mendapatkan tiket, namun praktik percaloan nyatanya tidak bisa dihapuskan.

Editor :Ana Shofiana Syatiri
693-5073-893-673
Reply
(25-05-2013, 08:08 PM)tomrys Wrote: Beli Tiket Kereta Online, Calo Bermodal HP Pintar

Penulis : Zico Nurrashid Priharseno | Sabtu, 25 Mei 2013 | 16:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem penjualan tiket kereta api secara online ternyata tak cukup ampuh untuk menghilangkan praktik percaloan. Untuk membeli tiket secara online, kini calo tiket kereta memanfaatkan telepon pintar yang tersambung dengan internet....

Ngakak

namanya demand melebihi supply ya begitu itu. mau diapakan saja pasti ada celah kesempatan. cara jitu yang pasti berhasil, ya keretanya ditambah tak terbatas, calo pasti mati sendiri. cuma kan gak mungkin itu ya. hehehe...
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(26-05-2013, 02:22 AM)ady_mcady Wrote:
(25-05-2013, 08:08 PM)tomrys Wrote: Beli Tiket Kereta Online, Calo Bermodal HP Pintar

Penulis : Zico Nurrashid Priharseno | Sabtu, 25 Mei 2013 | 16:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem penjualan tiket kereta api secara online ternyata tak cukup ampuh untuk menghilangkan praktik percaloan. Untuk membeli tiket secara online, kini calo tiket kereta memanfaatkan telepon pintar yang tersambung dengan internet....

Ngakak

namanya demand melebihi supply ya begitu itu. mau diapakan saja pasti ada celah kesempatan. cara jitu yang pasti berhasil, ya keretanya ditambah tak terbatas, calo pasti mati sendiri. cuma kan gak mungkin itu ya. hehehe...


dimana-mana paling lebih pintar dari polisi......

[Image: CopyofIMG_0286.jpg]
Reply
(26-05-2013, 09:42 AM)andya nur Wrote:
(26-05-2013, 02:22 AM)ady_mcady Wrote:
(25-05-2013, 08:08 PM)tomrys Wrote: Beli Tiket Kereta Online, Calo Bermodal HP Pintar

Penulis : Zico Nurrashid Priharseno | Sabtu, 25 Mei 2013 | 16:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem penjualan tiket kereta api secara online ternyata tak cukup ampuh untuk menghilangkan praktik percaloan. Untuk membeli tiket secara online, kini calo tiket kereta memanfaatkan telepon pintar yang tersambung dengan internet....

Ngakak

namanya demand melebihi supply ya begitu itu. mau diapakan saja pasti ada celah kesempatan. cara jitu yang pasti berhasil, ya keretanya ditambah tak terbatas, calo pasti mati sendiri. cuma kan gak mungkin itu ya. hehehe...


dimana-mana paling lebih pintar dari polisi......

kalo dilihat dari beritanya....
maka muncul statement "Calo itu ga salah donk" Bingung
soalnya dari penumpang sendiri sudah males antre di loket, dan merekja tau di loket tiket sudah habis dan tiket hanya ada di calo... Bingung

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply
(27-05-2013, 08:33 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: kalo dilihat dari beritanya....
maka muncul statement "Calo itu ga salah donk" Bingung
soalnya dari penumpang sendiri sudah males antre di loket, dan merekja tau di loket tiket sudah habis dan tiket hanya ada di calo... Bingung

Calo nggak salah, lha wong namanya udah profesi... operator KA nya udah bolak balik menghimbau silakan menggunakan moda transportasi lainnya. Calon penumpangnya tinggal memilih, take it or leave it. Operator KA nya siap ngangkut dhemit koq kalo seat yg dijual udah direservasi oleh calo & dibatalin pd hari H keberangkatan.... minimal ada income 25% dari harga tiket kan...? Bener nggak sich...? (CMIIW)
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
31 Mei 2013 | 18:09 wib
Master Plan KA Bandara-Ambarawa Disiapkan
SEMARANG, suaramerdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) tetap akan mengutamakan pembukaan jalur kereta api Tuntang-Kedungjati sebagai jalur wisata sekaligus sebagai angkutan barang. Pemerintah telah menyiapkan master plan jalur KA wisata dari Bandara Ahmad Yani hingga Stasiun Ambarawa

Kepala Pusat Pelestarian Benda dan Aset Bersejarah PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Ella Ubaidi mengatakan, reaktivasi jalur ini bisa dihubungkan dengan KA bandara yang nantinya akan dibangun. "Sehingga wisatawan yang berkunjung ke Semarang dapat langsung memilih paket wisata kereta api mulai dari bandara," katanya, Jumat (31/5).

Menghidupkan kembali jalur Tuntang-Kedungjati sebagai jalur wisata, lanjutnya, paling memungkinkan. Ini bertujuan untuk mengantisipasi jalur ini akan sepi penumpang seperti jalur Semarang-Solo, hingga membuat jalur tersebut tak dilalui KA penumpang lagi.

"Kalau sepi, jelas pasti akan sepi seperti Semarang-Solo. Karena itu, yang paling memungkinkan untuk meramaikan jalur ini cuma kereta wisata," katanya, Jumat (31/5).

Reaktivasi jalur ini perlu didukung dengan pengembangan kegiatan ekonomi lokal yang tidak hanya berada di sekitar stasiun, namun bisa meluas ke wilayah sekitarnya. Sehingga tiga stasiun yakni Tempuran, Gogodalem, dan Beringin yang akan dikembalikan lagi fungsinya, tetap bisa hidup dan beraktivitas seperti dulu lagi.

Di awal pengaktifan jalur sepanjang 30 kilometer ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menyatukan kereta wisata dengan angkutan barang. Angkutan barang akan menghubungkan Semarang-Ambarawa, sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya terutama dari Semarang ke Magelang.

"Konsepnya, KA barang akan digandeng dengan KA wisata. Kalau nanti PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah untung, dua kereta ini akan dipisah dan berjalan masing-masing," katanya.

Digunakannya jalur ini untuk KA barang, tidak lepas dari sejarah perkeretaapian. Pada zaman Belanda, jalur yang dibangun pada 1871 oleh Belanda ini digunakan untuk mengangkut hasil bumi berupa palawija dan sayur mayur. "Sekarang yang diangkut akan berbeda, yakni hasil produksi dari pabrik-pabrik yang ada di kawasan Ungaran," ujarnya.

Reaktivasi Tuntang-Kedungjati juga sejalan dengan penetapan empat stasiun yakni Tuntang, Ambarawa, Jambu, Bedono sebagai Museum Kereta Api Indonesia pada 2014. Tuntang-Ambarawa akan menjadi taman wisata sejarah KA diesel, KA uap, dan KA bergerigi, dengan melintasi Rawapening.
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
Pedagang Asongan Blokade Rel KA di Purwokerto
Rabu, 5 Juni 2013 14:46 wib
BANYUMAS - Ratusan pedagang asongan memblokade rel kereta api jalur ganda, karena kesal tidak diperbolehkan berdagang di dalam Stasiun Kereta Api Purwokerto, Jawa Tengah.

Akibatnya, tiga rangkaian kereta api mengalami keterlambatan pemberangkatan selama hampir satu jam.

Blokade dilakukan para pedagang dengan menduduki rel kereta api jalur ganda sekira 100 meter dari Stasiun Purwokerto, siang tadi. Mereka menghadang rangkaian kereta api dari arah Jawa Timur menuju Jakarta.

Ratusan petugas yang dikerahkan untuk mengamankan aksi pedagang asongan tak dapat berbuat bahnyak.

Petugas Daop V Purwokerto yang membujuk pedagang asongan justru disambut caci maki pedagang. Para pedagang bertekat akan terus memblokade jalur ganda rel kereta api hingga permintaan mereka dikabulkan.

Setelah lama melakukan penghadangan, para pedagang akhirnya bersedia berdialog dengan dimediasi Kapolres Banyumas, AKPB Dwiyono. Dalam mediasi itu dihasilkan kesepakatan, untuk sementara para pedagang diperbolehkan berjualan di dalam stasiun.

Aksi protes tersebut sudah dua kali dilakukan pedagang asongan Stasiun Purwokerto. Sterilisasi terhadap pedagang asongan merupakan kebijakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan harus dijalankan oleh semua stasiun kereta api.
sumber ;
http://jogja.okezone.com/read/2013/06/05...5/redirect
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 46 Guest(s)