Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mimpi ... KA Argo Cahaya
#21
Reply
#22
Reply
#23
Reply
#24
hayo ngimpi lagi bareng-bareng. mumpung ada threadnya, dan kebetulan ada di sepur badug. gak dilarang kan? hehehe...

dari kutipan berita diatas, rencana bakal ada 9 stasiun buat si argo kilat atau cahaya ini. 3 stasiun merupakan stasiun sentral/besar sudah pasti menjadi milik jakarta, semarang, dan surabaya. sisanya 6 stasiun antara/kecil, menurut pendapat saya ialah:

-cikampek atau subang (titik akses ke bandung dsk)
-kertajati atau cirebon (titik akses ke bandara baru dan cirebon dsk)
-tegal (titik akses ke purwokerto, cilacap, banyumas)
-pekalongan (pertengahan jakarta-surabaya)
-purwodadi atau gambringan (titik akses ke solo, yk)
-cepu atau bojonegoro (titik akses ke madiun dsk)

untuk menambah daya saing dengan burung besi, semua stasiun (sentral dan antara) harus memiliki jalur feeder yang baik. dapat berupa jalan tol, jalan arteri, mrt/lrt/busway, dan kereta komuter.

menurut saya, disinilah letak keunggulan hst. selain lokasi stasiun yang bisa menyelinap di pusat kota, dia juga dapat "ngecer" ke berbagai tempat dilintasan yang dilaluinya, dengan jarak yang lebih sempit dibandingkan dengan burung besi, tanpa banyak kehilangan waktu tempuh dan konsumsi energi.

gak kebayang aja kalau ada burung besi jakarta-surabaya sampai "ngecer" kayak hst sepanjang perjalanan yang cuma 700 km, yang artinya tiap 80 km harus bola-balik landing dan take off sebanyak 7 kali.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#25
nyimak ajah deh
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#26
Reply
#27
Kenapa ga pke maglev aja...? tp emang harus bkin jalur lg khusus maglev.
Tag Kereta Lebih Baik
Roda Tebang
Reply
#28
Reply
#29
Berita utama jawa pos hari ini membahas argo cahaya, berikut ringkasannya:
Waktu tempuh: 2 jam 53 menit
Biaya pembangunan: 187 T
Biaya pembangunan per km: 261 M
Sumber pendanaan: pinjaman Jepang (jangka waktu 40 tahun)
Lama pembangunan: 10 tahun (3 tahun proses desain, 5-6 tahun pembangunan, sisanya uji coba)
Mulai pengucuran dana: 2015
Rencana pembangunan: 2015 (Setelah proyek KA rel ganda selesai)
Rencana operasi: 2025
Jumlah gerbong per kereta: 8-12
Kapasitas penumpang: 600 orang

Jadi (kalau jadi) masih harus nunggu 13 tahun lagi untuk bisa menikmatinya Sakit
Reply
#30
Benar ... Saya tadi pagi juga membaca beritanya ... Hanya ada beberapa yang mungkin menurut saya bikin mengeluh ...


. Kenapa namanya Argo Cahaya, padahal Argo = Gunung. Kenapa tidak Shinkansen Indonesia (SI)
. Targetnya tahun 2025. Mana tahan nunggu waktu begitu lama ... Itupun kalau terlaksana ... Xie Xie
. Pinjaman dari Jepang. Kenapa tidak buat sendiri saja di INKA ...


Maaf kalau ada yang tersinggung ... :peace:
-  R y z k y   W i d i   A T m a j a  -
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)