Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
(18-01-2012, 11:26 AM)bonbon Wrote: Komnas HAM urus aja dulu yg Mesuji, Bima dll. Apa mereka coba mengalihkan isu karena kegagalan mereka dalam kasus2 tersebut ?
kalau maunya Komnas HAM begitu, ya di tambah aja pasal2 HAM nya : "Naik di Atap Kereta Api adalah Hak Azasi Manusia, dan bila terjadi kecelakaan yang menimpa penumpang yang naik di atap kereta api merupakan pelanggaran HAM" mungkin begitu maunya mereka ya ?
biar makin aneh negeri ini ....
HAM is nonsense, dikit-dikit HAM, dikit-dikit HAM ... lalu apa coba urusan mereka dengan para bola beton ini? Mereka mau melarang beton karena melanggar HAM? Kalau apa-apa kena pelanggaran HAM, gak bakal terwujud yang namanya keamanan dan ketertiban ... karena semua akan bersembunyi di balik produk nonsense bernama HAM. Tindakan represif itu ada kalanya diperlukan ... maaf kalau kata-kata saya mungkin terlalu sarkastik.
Oh ya, Ini ada berita dari Suara merdeka yang benar-benar membuat saya gemas .....
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...Kereta-Api
Quote:JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta agar PT Kereta Api Indonesia (KA) mempertimbangkan aspek HAM dalam menggunakan bola beton untuk mencegah penumpang naik ke atas atap Kerta Rel Listrik.
"Harus ada pertimbangan yang sangat baik. Mestinya ada skema khusus sehingga kemudian tidak membawa petaka. Karena kereta itu kan untuk mereka bekerja," kata Komisioner Komnas HAM, Syafruddin Ngulma Simeulue di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta, Selasa (17/1).
Dia mengatakan agar pemerintah, khususnya Dirjen Perkereta Apian harus aktif mengetahui berapa jumlah penumpang yang benar-benar tidak mampu.
"Harus ada skema yang tepat. Mengingat mereka memberi rambu-rambu kepada Ditjen perkeretaapian agar apapun harus memiliki prinsip dan HAM," ungkapnya.
Dia juga memberi saran, agar pemerintah dapat menyediakan moda transportasi yang bisa diakses dan aman selain KRL.
( Budi Yuwono / CN32 / JBSM )
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
Seribu satu cara telah dicoba
Mendingan atap kereta dikasih kawat berduri, Nah tambah jelek tuh kereta biarin aja
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
(18-01-2012, 01:10 PM)Hungry Soul Wrote: (18-01-2012, 11:26 AM)bonbon Wrote: Komnas HAM urus aja dulu yg Mesuji, Bima dll. Apa mereka coba mengalihkan isu karena kegagalan mereka dalam kasus2 tersebut ?
kalau maunya Komnas HAM begitu, ya di tambah aja pasal2 HAM nya : "Naik di Atap Kereta Api adalah Hak Azasi Manusia, dan bila terjadi kecelakaan yang menimpa penumpang yang naik di atap kereta api merupakan pelanggaran HAM" mungkin begitu maunya mereka ya ?
biar makin aneh negeri ini ....
HAM is nonsense, dikit-dikit HAM, dikit-dikit HAM ... lalu apa coba urusan mereka dengan para bola beton ini? Mereka mau melarang beton karena melanggar HAM? Kalau apa-apa kena pelanggaran HAM, gak bakal terwujud yang namanya keamanan dan ketertiban ... karena semua akan bersembunyi di balik produk nonsense bernama HAM. Tindakan represif itu ada kalanya diperlukan ... maaf kalau kata-kata saya mungkin terlalu sarkastik. 
Oh ya, Ini ada berita dari Suara merdeka yang benar-benar membuat saya gemas ..... 
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...Kereta-Api
Quote:JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta agar PT Kereta Api Indonesia (KA) mempertimbangkan aspek HAM dalam menggunakan bola beton untuk mencegah penumpang naik ke atas atap Kerta Rel Listrik.
"Harus ada pertimbangan yang sangat baik. Mestinya ada skema khusus sehingga kemudian tidak membawa petaka. Karena kereta itu kan untuk mereka bekerja," kata Komisioner Komnas HAM, Syafruddin Ngulma Simeulue di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta, Selasa (17/1).
Dia mengatakan agar pemerintah, khususnya Dirjen Perkereta Apian harus aktif mengetahui berapa jumlah penumpang yang benar-benar tidak mampu.
"Harus ada skema yang tepat. Mengingat mereka memberi rambu-rambu kepada Ditjen perkeretaapian agar apapun harus memiliki prinsip dan HAM," ungkapnya.
Dia juga memberi saran, agar pemerintah dapat menyediakan moda transportasi yang bisa diakses dan aman selain KRL.
( Budi Yuwono / CN32 / JBSM )
komisioner ini sepertinya nggak pernah lihat keseharian kereta api
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
usulan ya....gimana kalo di setiap stasiun, kabel LAA nya di buat sangat rendah atau dekat dengan ketinggian max. atap KRL (30-40cm), walaupun bisa di akali para atapers dengan menyamping atau rebahan tiarap/celentang, tetap bikin repot mereka karena setiap masuk stasiun harus bergerak menghindar kabel LAA kekanan atau kekiri ataupun tiarap...
tapi seiring waktu penarikan KRL Eko untuk masuk depo "Stasiun Krakatau Steel" selamanya, atapers KRL mungkin bakal punah secara alamiah
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
(18-01-2012, 01:10 PM)Hungry Soul Wrote: Oh ya, Ini ada berita dari Suara merdeka yang benar-benar membuat saya gemas ..... 
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...Kereta-Api
Quote:JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta agar PT Kereta Api Indonesia (KA) mempertimbangkan aspek HAM dalam menggunakan bola beton untuk mencegah penumpang naik ke atas atap Kerta Rel Listrik.
"Harus ada pertimbangan yang sangat baik. Mestinya ada skema khusus sehingga kemudian tidak membawa petaka. Karena kereta itu kan untuk mereka bekerja," kata Komisioner Komnas HAM, Syafruddin Ngulma Simeulue di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta, Selasa (17/1).
Dia mengatakan agar pemerintah, khususnya Dirjen Perkereta Apian harus aktif mengetahui berapa jumlah penumpang yang benar-benar tidak mampu.
"Harus ada skema yang tepat. Mengingat mereka memberi rambu-rambu kepada Ditjen perkeretaapian agar apapun harus memiliki prinsip dan HAM," ungkapnya.
Dia juga memberi saran, agar pemerintah dapat menyediakan moda transportasi yang bisa diakses dan aman selain KRL.
( Budi Yuwono / CN32 / JBSM )
Kok nama orangnya mengingatkan saya dengan nama kota di daerah yang menolak kehadiran KA, karena dianggap mesin pembunuh baru?
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
|