Posts: 210
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
2
Posts: 716
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
5
SARAN sya, rutenya diperpanjang smpai Blitar
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
Posts: 210
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
2
(01-08-2011, 05:48 PM)cc 204 18 Wrote: SARAN sya, rutenya diperpanjang smpai Blitar
Apapun terakhir setasiunnya.......Yang penting ada K1nya, hehehehe 
Posts: 477
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
4
(03-08-2011, 12:19 AM)rifan sempre Wrote: (01-08-2011, 05:48 PM)cc 204 18 Wrote: SARAN sya, rutenya diperpanjang smpai Blitar
Apapun terakhir setasiunnya.......Yang penting ada K1nya, hehehehe 
Bukan K1 nya yang penting... Yang penting itu pelayanan dan ketepatan waktu untuk menjaring kepercayaan dari pelanggan... Percuma saja kalau full K1 tapi sering telat, yang ada malah gulung tikar...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Posts: 397
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
8
(30-07-2011, 01:34 PM)rifan sempre Wrote: SETUJU BGET dah klo di hidupkan kembali K1nya...biar kayak GOPAR  , Tpi Di PErpanjang Sampe BLitar, ..... (berharap.com)
Sangat setuju sampai Blitar. Tetapi ini perlu didukung juga oleh antara lain kerjasama para pemangku kepentingan pariwisata Surabaya-Malang-Blitar. Jadi jangan jadikan K-1 semacam ini sekedar angkutan penumpang reguler. Para pemangku kepentingan usaha wisata, perlu sedikit lebih melek dan bekerjasama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sehingga okupansi dapat terjaga.
Misalnya, bagaimana seandainya Kantor Dinas Pariwisata Jatim bekerjasama dengan Daop VIII dan biro perjalanan wisata swasta membuat suatu paket wisata sejarah Surabaya-Blitar yang bisa menarik wisatawan domestik maupun mancanegara dengan menggunakan K-1.
Sebenarnya banyak potensi-potensi usaha lain untuk menunjang keberadaan K-1 Surabaya-Blitar. Tinggal berpulang pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) cq Daop VIII dan para pemangku kepentingan lainnya untuk melakukan suatu riset pasar terkait ide dijalankannya K-1 Surabaya Blitar.
Yah ini sekedar pendapat saya sebagai wong pinggiran saja.
Salam Spoor,
Posts: 210
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
2
(03-08-2011, 04:06 AM)CC 203 Wrote: (03-08-2011, 12:19 AM)rifan sempre Wrote: (01-08-2011, 05:48 PM)cc 204 18 Wrote: SARAN sya, rutenya diperpanjang smpai Blitar
Apapun terakhir setasiunnya.......Yang penting ada K1nya, hehehehe 
Bukan K1 nya yang penting... Yang penting itu pelayanan dan ketepatan waktu untuk menjaring kepercayaan dari pelanggan... Percuma saja kalau full K1 tapi sering telat, yang ada malah gulung tikar...
YAP Betulll....di samping itu pelayanan dan ketepatan waktu harus di perhatikan jga...
Posts: 28
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
0
ini kereta paling wah yg pernah kunaiki,,,dulu tiketnya seharga Rp6000 (tarif normalnya Rp 8000),keretanya bagus, cepet, Acnya dingin pula + ada TVnya...tiap jam 3 sore mesti stndby d pos pjl dkt rmh cuma buat liat sepur ini lewat.yah mudah2an suatu hari nanti ada KA spt ini lg...
Posts: 25
Threads: 0
Joined: Jan 2012
Reputation:
0
Malang Ekspress sudah tiada, tapi sebenarnya masih bisa hidup, tapi karena penumpang sby-ml kebanyakan sudah terbiasa dengan ka PENATARAN, yah, mau ngomong apa lagi
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
09-01-2012, 09:54 PM
(This post was last modified: 11-01-2012, 09:57 AM by Gege.)
Edited by Gege Wrote:Thread digabung dan silahkan baca² halaman awal.
Trims
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Walaupun Jatayu & Maleks telah "tiada", tapi saya optimis KA Komersil SB-ML bisa dihidupkan lagi. Sebab, kenyataannya, kalo pake roda karet, SB-ML sekarang minimal butuh 2-2,5 jam buat nyampe, malah kadang2 bisa 3 jam lebih! Pengalaman kemarin pas tahun baru dari SDA-ML butuh waktu 2,5 jam buat nyampe, belum dari SB bisa 3 jam. Mangkanya, keberadaan KA komersil di lintas ini sangat dibutuhkan sebagai pengganti Jatayu & Maleks. Cuman harus dikaji dulu penyebab kegagalan KA komersil SB-ML, lalu buat terobosan biar gak ditinggal penumpangnya. Saya jamin, kalo itu semua dilakukan, insya Allah KA komersil SB-ML bisa bertahan lama, syukur2 kalo bisa diperpanjang ke BL.
Walaupun banyak RF yg merasa pesimis kalo KA komersil baru dari/ke SB bisa bertahan karena realita selama ini banyak yg gagal, tapi saya malah optimis kalo sebenarnya KA komersil bisa bertahan, cuman ya dievaluasi dulu penyebab kegagalannya. Kalo menurut analisis saya, penyebab kegagalannya sih karena penumpang KA komersil dari/ke SB sudah terbiasa dg bus patas AC. Pas keretanya belum ada, PT KA malah tidak memanfaatkan peluang ini, malah dibiarin penumpang yg potensial lari ke bus patas AC, nah pas diluncurkan penumpangnya udah terlanjur setia dg K3/bus patas AC & kurang sosialisasi, makanya sering gagal. CMIIW 
|