Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
NGOBROLIN MUDIK YUKZZ....mari...
(30-08-2011, 10:43 PM)pardjono Wrote:
Quote:"Mata Elang" Edan Sepur Bantu Arahkan Penumpang KA !

Penulis : Imanuel More | Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Selasa, 30 Agustus 2011 | 21:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com

RF SEJATI BENERAN! Top Banget Tepuk Tangan

Bukti 'kecintaan' pada kereta api dengan tindakan yg positif .... selamat !
Xie XieXie XieXie Xie

[Image: banner_semboyan35com_0002.png]
Reply
(01-09-2011, 11:17 AM)pinguin Wrote: ini mudik yg mantab:
Dari GMR ke JR kira-kira armada yang dipakai apa yah...?
Toraja, Bali, Nusantara
Dirangkai estafet dengan KA apa ?? atau khusus KLB ?Bingung
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Si anang naek kereta wisata pake Toraja/Bali ya?
Quote:
Lebaran, Anang Sewa Gerbong Kereta Rp 60 Juta


Fakhmi Kurniawan - detikhot
Jakarta Hari Raya Idul Fitri tahun ini akan menjadi awal yang baru bagi Anang Hermansyah. Pelantun hits 'Tania' itu, memboyong kedua buah hatinya, Aurel dan Azriel pergi mengunjungi kampung halamannya di Jember.

Tak hanya itu, ia juga mengajak Ashanty untuk turut serta dalam rombongan tersebut. Anang menggunakan kereta wisata yang disewa dengan harga khusus. Pria berusia 42 tersebut rela merogoh kocek yang tak sedikit.

"Sewa ini (kereta) Rp 60 juta pulang pergi," papar Anang saat ditemui di Stasiun Kereta Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2011) malam.

Dalam kereta tersebut tak hanya ada Anang, Aurel, Azriel dan Ashanty. Namun, Ashanty mengajak 18 orang keluarganya untuk berlibur.

Tapi sayang, ibunda Ashanty tak bisa turut serta dalam perjalanan mudik itu. "Aku bawa saudara-saudara dan keponakanku. Mamaku lagi sakit jadi nggak bisa ikut," ucap Ashanty.

Wah pengen banget kaya Anang 60juta pulang pergi bawa 20an orang, emang kalo diitung jadi lebih murah ya.Ngiler

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(01-09-2011, 01:31 PM)Warteg Wrote:
(01-09-2011, 11:17 AM)pinguin Wrote: ini mudik yg mantab:
Dari GMR ke JR kira-kira armada yang dipakai apa yah...?
Toraja, Bali, Nusantara
Dirangkai estafet dengan KA apa ?? atau khusus KLB ?Bingung

Ya...kalo ga Toraja...ya Bali atau Nusantara...ga mungkin pakai Djoko Kendil Ngeledek

Kalau KLB kayanya ga mungkin.... Ngiler
Reply
Quote:Razia Tiket Digencarkan!

K2-11 | A. Wisnubrata | Jumat, 2 September 2011 | 10:58 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tim gabungan dari TNI dan PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta terus melakukan razia tiket pada penumpang arus balik lebaran di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Dalam razia tiket di kereta Fajar Utama jurusan Jakarta yang diberangkatkan pukul 08.00 WIB, petugas menemukan seorang oknum anggota TNI yang naik kereta tanpa tiket. Oknum tersebut kemudian diminta turun dari kereta.

Selain itu, petugas juga menemukan tiket khusus untuk anggota TNI yang disalah gunakan oleh warga sipil, serta keluarga yang membawa anak-anak, namun tidak dibelikan tiket sehingga diminta untuk membeli tiket.

"Pemeriksaan tiket secara serentak dan gabungan kami lakukan selama arus balik lebaran. Jumlah pelanggaran atau penumpang yang tidak bertiket pun terus menurun," ungkap Asdo, Kepala Stasiun Besar Yogyakarta, Jumat (2/9/2011) di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Lebih lanjut Asdo menjelaskan, pelanggaran paling sering adalah penyalahgunaan tiket khusus anggota TNI yang digunakan warga sipil.

Sementara itu, arus balik melalui stasiun Tugu Yogyakarta sudah mengalami peningkatan. Diperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu (2 dan 3/9/2011). Tiket kereta api kelas bisnis dan eksekutif berbagai jurusan pada kedua hari tersebut sudah habis terjual.
Reply
Lagi2 oknum... Knapa oknum2 berseragam loreng terus yah yg seringkali nyari gara2??? Yg penumpang gelap lebih berani naek di lok atau pun bordes dan kereta Makan. Tapi... mrk ini...!!! ...gak cuma di bordes aja, tapi berani nempatin setiap jengkal jok atau pun kursi dudukan kereta penumpang dg tanpa tiket pula lagi...!

Reply
Quote:Harga Tiket KA Kembali Normal!

Jumat, 02 September 2011 19:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kembali normalnya harga tiket kereta api bisnis dan eksekutif menjadi salah satu alasan sejumlah pemudik untuk pulang kampung, Jumat (2/9). Hal ini seolah dibenarkan dengan jumlah pemudik dari Stasiun Senen yang masih saja bertambah, menjadi 5.456 penumpang hingga pukul 16.00 sore ini.

"Harga tiket kereta kelas bisnis dan eksekutif memang kembali ke tarif batas bawah hari ini," ujar kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero), Mateta Rijalulhaq saat ditemui di stasiun Gambir, Jumat (2/9).

Ia mencontohkan, kereta api Argo Bromo Anggrek yang sebelumnya tanggal 1 September harga tarif batas atas mencapai Rp 550 ribu, turun kembali menjadi Rp 250 ribu hingga tanggal 11 September. Begitu juga dengan harga tiket kereta api bisnis, Senja Utama menuju Jogja yang turun menjadi harga biasa, yaitu Rp 170 ribu, dan pada akhir minggu, Rp 190 ribu dari harga sebelumnya, Rp 220 ribu.

Salah seorang penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Senen menuju Jogja, Roy, mengungkapkan ia sengaja memilih pulang ke kampung halamannya hari ini karena harga tiket yang sudah kembali normal. "Saya sengaja ngambil kereta sekarang. Kemarin kehabisan tiket. Lagipula beruntung pulang sekarang, harga tiket sudah murah," ujarnya.

Tarif batas atas = abnormal? Ngakak
Reply
(02-09-2011, 08:42 PM)pardjono Wrote:
Quote:Harga Tiket KA Kembali Normal!

Jumat, 02 September 2011 19:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kembali normalnya harga tiket kereta api bisnis dan eksekutif menjadi salah satu alasan sejumlah pemudik untuk pulang kampung, Jumat (2/9). Hal ini seolah dibenarkan dengan jumlah pemudik dari Stasiun Senen yang masih saja bertambah, menjadi 5.456 penumpang hingga pukul 16.00 sore ini.

"Harga tiket kereta kelas bisnis dan eksekutif memang kembali ke tarif batas bawah hari ini," ujar kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero), Mateta Rijalulhaq saat ditemui di stasiun Gambir, Jumat (2/9).

Ia mencontohkan, kereta api Argo Bromo Anggrek yang sebelumnya tanggal 1 September harga tarif batas atas mencapai Rp 550 ribu, turun kembali menjadi Rp 250 ribu hingga tanggal 11 September. Begitu juga dengan harga tiket kereta api bisnis, Senja Utama menuju Jogja yang turun menjadi harga biasa, yaitu Rp 170 ribu, dan pada akhir minggu, Rp 190 ribu dari harga sebelumnya, Rp 220 ribu.

Salah seorang penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Senen menuju Jogja, Roy, mengungkapkan ia sengaja memilih pulang ke kampung halamannya hari ini karena harga tiket yang sudah kembali normal. "Saya sengaja ngambil kereta sekarang. Kemarin kehabisan tiket. Lagipula beruntung pulang sekarang, harga tiket sudah murah," ujarnya.

Tarif batas atas = abnormal? Ngakak

oot dikit ya om....setelah ngecek disitus resmi KAI tarif Gmr-Sbi bener2 250 ( koq harganya lebih murah dari week day ya?)...tapi yang aneh ngecek Gmr-Smt koq harganya ABA 550 n Sembrani 500 ya..ASin n AMur 450Heran....waduh payah kie...mending beli ABA or Sembrani ke Sbi aja kalo gtXie Xie

[Image: Lempuyangan.jpg]
Reply
(02-09-2011, 09:17 PM)dany cristian Wrote: [spoiler]
(02-09-2011, 08:42 PM)pardjono Wrote:
Quote:Harga Tiket KA Kembali Normal!

Jumat, 02 September 2011 19:35 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kembali normalnya harga tiket kereta api bisnis dan eksekutif menjadi salah satu alasan sejumlah pemudik untuk pulang kampung, Jumat (2/9). Hal ini seolah dibenarkan dengan jumlah pemudik dari Stasiun Senen yang masih saja bertambah, menjadi 5.456 penumpang hingga pukul 16.00 sore ini.

"Harga tiket kereta kelas bisnis dan eksekutif memang kembali ke tarif batas bawah hari ini," ujar kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero), Mateta Rijalulhaq saat ditemui di stasiun Gambir, Jumat (2/9).

Ia mencontohkan, kereta api Argo Bromo Anggrek yang sebelumnya tanggal 1 September harga tarif batas atas mencapai Rp 550 ribu, turun kembali menjadi Rp 250 ribu hingga tanggal 11 September. Begitu juga dengan harga tiket kereta api bisnis, Senja Utama menuju Jogja yang turun menjadi harga biasa, yaitu Rp 170 ribu, dan pada akhir minggu, Rp 190 ribu dari harga sebelumnya, Rp 220 ribu.

Salah seorang penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Senen menuju Jogja, Roy, mengungkapkan ia sengaja memilih pulang ke kampung halamannya hari ini karena harga tiket yang sudah kembali normal. "Saya sengaja ngambil kereta sekarang. Kemarin kehabisan tiket. Lagipula beruntung pulang sekarang, harga tiket sudah murah," ujarnya.

Tarif batas atas = abnormal? Ngakak
[/spoiler]

oot dikit ya om....setelah ngecek disitus resmi KAI tarif Gmr-Sbi bener2 250 ( koq harganya lebih murah dari week day ya?)...tapi yang aneh ngecek Gmr-Smt koq harganya ABA 550 n Sembrani 500 ya..ASin n AMur 450Heran....waduh payah kie...mending beli ABA or Sembrani ke Sbi aja kalo gtXie Xie

Kalau mau yang bener-bener valid telepon saja ke call center.
Di website resmi sering banget nggak up to date dan kurang meyakinkan.
Reply
(02-09-2011, 09:33 PM)pardjono Wrote:
Kalau mau yang bener-bener valid telepon saja ke call center.
Di website resmi sering banget nggak up to date.

Kalo soal tarif saya pernah diuntungkan dengan hal semacam itu om...kasusnya Harina pagi(SMT-CKP) tiket di website 102 resminya 140an pas beli juga 102 om

Sekarang Back on Topic yok...ntar kena semprit om momod

[Image: Lempuyangan.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)