Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
Quote:Jumat, 26/08/2011 17:47 WIB

Kereta Kepresidenan pun Tak Luput dari Keterlambatan!

Luhur Hertanto - detikNews

Jakarta - Kereta api tiba terlambat, sudah merupakan 'kewajaran' pastinya. Maka wajar pula bila kereta api kepresidenan juga tiba terlambat.

Kereta api yang ditumpangi oleh Presiden SBY dan rombongan berangkat dari Stasiun Tegal, Jawa Tengah, pada pukul 12.00 WIB, Jumat (26/8/2011). Ketika itu diumumkan perjalanan menuju Jakarta menempuh perjalanan selama 3 jam 30 menit.

Namun pada kenyataannya, kereta api baru memasuki Stasiun Gambir pada pukul 16.30 WIB. Rencana berdialog dengan calon pemudik di Stasiun Gambir pun dibatalkan sebab Presiden SBY harus mengikuti kegiatan di Istana Negara pada pukul 17.00 WIB.

Sepanjang perjalanannya, kereta api kepresidenan berhenti selama 15 dan 5 menit di Stasiun Cirebon dan Bekasi. Kesempatan itu SBY gunakan menyapa penumpang di dua stasiun.

Di Stasiun Cirebon, Presiden SBY menyempatkan berdialog di peron stasiun. Seorang calon penumpang mengeluhkan fasilitas terowongan di bawah jalur rel menuju peron baru di Stasiun Cirebon yang tidak bisa dimanfaatkan oleh manula.

"Nggak kuat naik turun tangga Pak. Kami sudah usulkan dibuat eskalator, tapi tidak direalisasikan dengan alasan proyeknya dari pusat," keluh seorang bapak.

Presiden SBY pun menyambut baik usul yang dia nilai memperhatikan kepentingan orang banyak itu. Dia meminta Menhub Freddy Numberi yang kebetulan mendampinginya untuk mengkaji benar peluang mengadakan eskalator.

"Kebetulan ini ada Pak Menhub. Saya minta tolong dikaji teknisnya bagaimana. Kalau memungkinkan diadakan eskalator di sini, saya perintahkan agar dilaksanakan," kata SBY.

Sedangkan saat di Stasiun Bekasi, Presiden SBY menyapa para penumpang KRL. Tidak ada dialog sebab waktunya terlalu pendek, hanya lima menit.

Di semua stasiun yang dilewati, tampak penjagaan cukup ketat. Terutama di Stasiun Jatinegara yang tergolong sangat padat.
Reply
Quote:Jumat, 26/08/2011 17:59 WIB

Pulang Safari Ramadan, SBY Kembali ke Jakarta Naik KA RI-1

Mohamad Rizki Maulana - detikNews

Pulang dari agenda safari Ramadan di Jawa Tengah, SBY memilih kembali ke Jakarta dengan menggunakan kereta. SBY tiba sore hari ini di Stasiun Gambir dengan menumpang Kereta Perjalanan Luar Biasa RI-1.

Pantauan detikcom, kereta yang ditumpangi SBY dan Ibu Ani tiba di peron 1, Stasiun Gambir pukul 16.40 WIB. Rangkaian kereta Perjalanan Luar Biasa RI-1 yang berangkat dari Stasiun Tegal ini terdiri atas 10 gerbong. Dua lokomotif, tiga gerbong eksekutif, tiga gerbong wisata, satu kereta makan, dan satu gerbong power.

SBY yang mengenakan kemeja hitam dibalut rompi warna cokelat dan celana hitam ini turun dari gerbong wisata, tepatnya Gerbong Toraja. SBY tampak didampingi Ibu Ani Yudhoyono yang mengenakan baju hitam.

Di dalam rombongan, tampak pula Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini, menarik perhatian sejumlah calon penumpang kereta yang menunggu di peron 3 dan 4 yang ada di seberang. SBY pun melambaikan tangan sembari tersenyum ke arah para penumpang kereta tersebut.

Kemudian SBY melambaikan tangan ke arah wartawan yang menunggu sejak sore. Tanpa berucap sepatah kata pun, SBY dan rombongan turun ke lantai dasar dan keluar dari pintu khusus sebelah timur.

Para pengunjung stasiun tak melewatkan kesempatan ini. Mereka berebut salaman dan berfoto dengan SBY, bahkan ada yang berusaha mencium tangan SBY. SBY pun hanya berujar, "Makasih. Makasih."

Hanya sekitar 2 menit melayani salaman dan foto-foto, SBY dan Ibu Ani langsung bergegas masuk ke dalam mobil RI-1 yang telah stand by dan meninggalkan Stasiun Gambir tanpa ada statement khusus kepada wartawan.

Sumber : www.detiknews.com
Reply
Kereta SBY Sempat Berhenti Tiga Kali
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Jum'at, 26 Agustus 2011 18:55 wib

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali ke Jakarta dari perjalanan Safari Ramadan dengan menggunakan kereta api. Dalam sambutannya saat buka puasa bersama, SBY meminta agar tidak ada satu kereta pun yang terganggu akibat dari perjalanan pulang ke Jakarta.

"Tadi sebelum pulang, saya berpesan tolong kereta yang saya tumpangi jangan sampai menggangu kereta satupun," kata SBY dalam sambutan acara berbuka puasa bersama dengan pemimpin redaksi dan wartawan Istana Kepresidenan di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (26/8/2011)

Orang nomor satu negeri ini mengaku, dalam perjalanan pulang dari Tegal menuju Jakarta kereta yang ditumpangi sempat berhenti sebanyak tiga kali.

SBY juga sempat melakukan komunikasi dengan Wakil Presiden Boediono. Dalam kesempatan itu Presiden meminta Boediono dapat mewakili acara buka puasa bersama pemimpin redaksi dan wartawan Istana Kepresidenan.

"Tadi saya menelpon wapres, saya masih di Brebes. Saya khawatir terlabat, ternyata sampai di Gambir pukul 16.35 WIB, sehingga bergegas tepat 17.00 WIB sudah bisa di sini," tutupnya. (ram)

http://ramadan.okezone.com/read/2011/08/...-tiga-kali
Reply
Quote:Jumat, 26/08/2011 18:59 WIB

SBY Prihatin Kondisi Kebersihan Infrastruktur KA !

Mohamad Rizki Maulana - detikNews

Jakarta - Presiden SBY memang tidak meninjau secara mendalam arus mudik di Stasiun Gambir. Namun, SBY cukup menaruh perhatian pada kondisi infrastruktur kereta api.

"Dari aspek kita, transportasi khususnya kereta api, beliau tadi senang, gembira, tapi yang prihatin buat kita semua adalah masalah kebersihan, itu perlu kita tingkatkan," ujar Menteri Perhubungan, Freddy Numberi kepada wartawan usai mendampingi SBY di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (26/8/2011).

"Jadi kita harus belajar bangsa ini untuk budaya bersih, lingkungan bersih itu kita perlu kampanye bersama besar-besaran," imbuhnya.

Lebih lanjut, Freddy menyebut arahan SBY memang tepat dan benar. Di masa mendatang yang ramah lingkungan, lanjutnya, Indonesia memang harus mampu bersaing dengan negara lain, termasuk juga masalah kebersihan lingkungannya.

"Bukan hanya lingkungan kereta, di mana saja harus bersih dan baik. Itu merupakan pekerjaan besar saya, Kementerian Perhubungan dan BUMN, tapi juga Pemda melalui Kemendagri melalui para Bupati, Walikota," tutur Freddy.

"Kita akan terus menghimbau masyarakat untuk tidak sekedar memberikan informasi, bagaimana menjaga lingkungan yang bersih ke depannya," tegasnya.

Sementara itu, terkait penggunaan kereta sebagai moda transportasi mudik, Freddy mengakui memang perlu banyak peningkatan. Terutama terkait jumlah rangkaian kereta api yang difungsikan.

"Memang perlu kita tingkatkan, dengan jumlah kereta yang ada perlu kita tingkatkan juga," terangnya.

Freddy memaparkan, untuk arus mudik tahun ini pihaknya telah menyiapkan 228 rangkaian kereta untuk menampung para pemudik. Dia berharap, KAI siap menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi terjadi esok hari.

"Pada prisnsipnya kelancaran arus mudik ini mudah-mudahan dengan kereta api yang disiapkan 228 (kereta), itu bisa lancarlah," tandas Freddy.
Reply
Reply
Reply
Inilah Kronologi Kasus Pembajakan KA Gajayana

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sugeng Priyono mengatakan, pusat kendali KAI di Jakarta sempat merasakan adanya kejanggalan karena masinis KA Gajayana sempat meminta sinyal hijau-hijau atau tidak berhenti. Ketika dipanggil lewat radio frekuensi, masinis juga tidak merespons.

Sebanyak tiga pembajak masuk ke dalam lokomotif masinis dan mengancam masinis untuk menuruti kemauan pelaku. Dua orang berhasil diamankan, sementara seorang lainnya melarikan diri (sebelumnya disebut ditangkap tiga orang).

Berikut ini kronologi kasus pembajakan KA Gajayana Lebaran rute Malang-Jakarta yang diawaki masinis Yodian Wiliarso dan asisten masinis Bambang Suradi.

1. Jumat (26/8/2011) pukul 17.30 : KA Gajayana angkutan Lebaran berangkat dari Stasiun Malang, Jawa Timur.

2. Sabtu (27/8/2011) pukul 06.21 : KA Gajayana Lebaran berangkat dari Stasiun Cirebon. Pukul 06.54, KA Gajayana Lebaran tertahan di sinyal masuk Stasiun Jatibarang.

3. Pukul 07.09 : Di Stasiun Telagasari ada beberapa orang yang menghadang di jalan rel, satu orang naik ke lokomotif KA Gajayana Lebaran. Pukul 07.28-07.30, kereta berhenti di Stasiun Haurgeulis untuk menurunkan penumpang yang naik di lokomotif. Masinis melaporkan kepada pengendali operasi KA Cirebon bahwa penumpang di lokomotif sudah diturunkan di Stasiun Haurgeulis.

4. Pukul 08.12 : Masinis KA Gajayana Lebaran melakukan penyesuaian frekuensi radio lokomotif ke pengendali operasi KA Daerah Operasi III Cirebon minta agar perjalanan KA Gajayana Lebaran diberikan aspek hijau-hijau atau perjalanan langsung sampai Stasiun Gambir.

5. Pukul 08.14 : KA Gajayana Lebaran lewat Stasiun Cikampek. Pukul 08.16-09.00, petugas Pusat Kendali (PK) Timur Daops I Jakarta memanggil masinis KA Gajayana Lebaran melalui radio lokomotif, tetapi tidak ada respons. Untuk itu, petugas PK berinisiatif mengambil tindakan berhenti luar biasa (BLB) KA Gajayana Lebaran di Stasiun Bekasi, tetapi gagal.

6. Pukul 09.08 : PK Timur Daops I mendapatkan kontak dari masinis KA Gajayana Lebaran dengan suara pelan bahwa dia disandera dan mohon KA dilangsungkan sampai Stasiun Gambir.

7. Pukul 09.10 : KA Gajayana Lebaran coba diberhentikan di Stasiun Jatinegara, tetapi gagal dan diarahkan ke Stasiun Pasar Senen. Pukul 09.12, kondektur KA Gajayana Lebaran menerima telepon dari pegawai Purwokerto agar nanti KA masuk Stasiun Pasar Senen melakukan penarikan rem darurat dari dalam rangkaian. Lalu, PK meminta kepada teknisi KA agar melakukannya.

Pukul 09.35 : KA Gajayana Lebaran masuk jalur 4 dengan ditarik rem darurat yang dilakukan teknisi KA. Kemudian dilakukan penangkapan oleh aparat Brimob yang sudah siaga di jalur 4.

8. Pengakuan masinis KA Gajayana Lebaran, dia dalam tekanan dan pisau sangkur menempel di dadanya. Ada bekas luka memar di dada masinis KA Gajayana Lebaran serta luka gores di tangan masinis.

Sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2011/...A.Gajayana

Pertama kalinya neh di Indonesia kereta api dibajak....
Reply
dari ceritanya seru udh kaya film, tp ini juga menjadi bahan koreksi supaya lebih aman lagi, tp tuh orang yg ngebajak tujuan apa sih ? atau dia gila ?
youtube bagusrailfans
I hope my speed as CC 204 03 02 JNG " The Speed maker " and flying high like A340-600
Reply
(28-08-2011, 04:41 AM)Gregoriusparahyangan Wrote: dari ceritanya seru udh kaya film, tp ini juga menjadi bahan koreksi supaya lebih aman lagi, tp tuh orang yg ngebajak tujuan apa sih ? atau dia gila ?

ho oh dah kayak film ceritanya... bisa jadi bahan buat bikin film di Indonesia yang mayoritas diisi film horor...

belom jelas motifnya, masih diselidiki. saran sih klo bisa ditiap lokomotif dikasi CCTV biar bisa ngawasin masinis ke depannya...
Reply
kompas Wrote:MEDAN, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional Sumatera Utara memprotes keberadaan bus angkutan Lebaran yang disiagakan Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu Utara untuk menjaring penumpang mudik di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan, Minggu (28/8/2011).

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional Sumatera Utara (Sumut) Irwan mengungkapkan, sekitar empat bus yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhan Batu Utara tersebut menjaring penumpang yang ingin mudik secara gratis ke daerahnya dari dalam terminal dan loket Stasiun Besar Kereta Api Medan.

"Wajar jika kami memprotes keberadaan bus tersebut karena beberapa petugasnya menjaring calon penumpang yang ingin mudik secara gratis dari depan stasiun dan loket kereta api," ucapnya.

Para petugas bus tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan pimpinan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) setempat, katanya, langsung memasuki kawasan Stasiun Besar Kereta Api Medan dan mengajak setiap calon penumpang kereta api yang ingin mudik secara gratis ke Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumut.

Aksi protes para petugas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sumut itu ditolak oleh beberapa petugas bus sehingga menimbulkan perdebatan dan hampir menimbulkan baku hantam.

Insiden akhirnya berhasil dilerai oleh petugas kepolisian. Para petugas bus bersedia meninggalkan area Stasiun Besar Kereta Api Medan dengan membawa puluhan penumpang yang akan mudik ke Labuhan Batu Utara.

Pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sumut, menurut Irwan, sesungguhnya mendukung dan memberi apresiasi kepada Pemkab Labuhan Batu Utara yang bersedia menyediakan angkutan bus secara gratis bagi warganya yang ingin mudik.

Dikatakan, proses penjaringan calon penumpang mudik seyogianya tidak dilaksanakan secara spontan di area stasiun kereta api, tetapi bisa dilakukan di beberapa lokasi tertentu dan terlebih dahulu diumumkan melalui selebaran atau media massa.

waduh...ni pemkab anti Kereta Api apa ya????

[Image: Lempuyangan.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)