Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Tawang Alun
(01-08-2011, 12:22 PM)ArvendoGTASA Wrote: @Mas Rayka sama Pak Bambang: iya mas dan pak, saya ngerti, maklum msh nubie.

Tidak masalah, yang terpenting adalah kita sama sama belajar,
dan kita juga akhirnya mengetahui dimana kekurangan kita.
Okey ?

[Image: KAGajayana01.jpg]
Reply
(01-08-2011, 11:47 AM)cc 204 18 Wrote: Stidaknya kalau diperpanjang smpai Blitar harus ada tambahan CC 201,

CC 201, 203, 204 juga malah boleh Ngakak
Polsuska
Reply
(01-08-2011, 12:26 PM)Bambang Hadi Triono Wrote:
(01-08-2011, 12:22 PM)ArvendoGTASA Wrote: @Mas Rayka sama Pak Bambang: iya mas dan pak, saya ngerti, maklum msh nubie.

Tidak masalah, yang terpenting adalah kita sama sama belajar,
dan kita juga akhirnya mengetahui dimana kekurangan kita.
Okey ?

alahmdulillah sudah clear....
terimakasih p.bambang atas nasehatnya...

@arvendo : lanjut.....semoga bermanfaat nasehatnya ya...
Tengsin
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
kembali ke masalah TA kembali ya mas Polsuska
Polsuska
Reply
jika memang ada wacana untuk sampai ke blitar memang sudah seharusnya KA dijadikan 2 rangkaian, karena jika dengan estimasi waktu tetap sepert saat ini
berangkat BW 05.00 tiba ML (rata-rata) +/- 13.00
jika dilanjutkan sampai ke blitar tinggal ditambah 2 jam
berarti tiba BL +/- 15.00

ASUMSI 1
jika hanya 1 rangkaian
berangkat BL 16.00 tiba BW 24.00
seterusnya seperti itu, itupun jika asumsi TA tepat waktu, baik berangkat maupun kembali ke BW
dengan akibat, jika hanya mengunakan 1 lokomotif dengan jalur yang sama setiap hari maka akan berpengaruh pada kesehatan lokomotifnya dengan hanya istirahat 4 jam
dengan pemasukan hanya 1 rangkaian 1 kali sehari saja

ASUMSI 2
jika dengan 2 rangkaian
berangkat BL dan berangkat BW sama-sama pagi jadi akan ada 2 trip sehari yaitu tawang alun pagi dan tawang alun siang, dengan asumsi ini walaupun pengaruh sama seperti asumsi pertama namun karena ada 2 trip maka pemasukan bisa bertambah...
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
(01-08-2011, 02:13 PM)rayka Wrote: jika memang ada wacana untuk sampai ke blitar memang sudah seharusnya KA dijadikan 2 rangkaian, karena jika dengan estimasi waktu tetap sepert saat ini
berangkat BW 05.00 tiba ML (rata-rata) +/- 13.00
jika dilanjutkan sampai ke blitar tinggal ditambah 2 jam
berarti tiba BL +/- 15.00

ASUMSI 1
jika hanya 1 rangkaian
berangkat BL 16.00 tiba BW 24.00
seterusnya seperti itu, itupun jika asumsi TA tepat waktu, baik berangkat maupun kembali ke BW
dengan akibat, jika hanya mengunakan 1 lokomotif dengan jalur yang sama setiap hari maka akan berpengaruh pada kesehatan lokomotifnya dengan hanya istirahat 4 jam
dengan pemasukan hanya 1 rangkaian 1 kali sehari saja

ASUMSI 2
jika dengan 2 rangkaian
berangkat BL dan berangkat BW sama-sama pagi jadi akan ada 2 trip sehari yaitu tawang alun pagi dan tawang alun siang, dengan asumsi ini walaupun pengaruh sama seperti asumsi pertama namun karena ada 2 trip maka pemasukan bisa bertambah...

setuju dengan asumsi mas rayka Tepuk Tangan
Polsuska
Reply
(01-08-2011, 02:13 PM)rayka Wrote: jika memang ada wacana untuk sampai ke blitar memang sudah seharusnya KA dijadikan 2 rangkaian, karena jika dengan estimasi waktu tetap sepert saat ini
berangkat BW 05.00 tiba ML (rata-rata) +/- 13.00
jika dilanjutkan sampai ke blitar tinggal ditambah 2 jam
berarti tiba BL +/- 15.00

ASUMSI 1
jika hanya 1 rangkaian
berangkat BL 16.00 tiba BW 24.00
seterusnya seperti itu, itupun jika asumsi TA tepat waktu, baik berangkat maupun kembali ke BW
dengan akibat, jika hanya mengunakan 1 lokomotif dengan jalur yang sama setiap hari maka akan berpengaruh pada kesehatan lokomotifnya dengan hanya istirahat 4 jam
dengan pemasukan hanya 1 rangkaian 1 kali sehari saja

ASUMSI 2
jika dengan 2 rangkaian
berangkat BL dan berangkat BW sama-sama pagi jadi akan ada 2 trip sehari yaitu tawang alun pagi dan tawang alun siang, dengan asumsi ini walaupun pengaruh sama seperti asumsi pertama namun karena ada 2 trip maka pemasukan bisa bertambah...

Lagi - lagi terbentur pada permasalahan klasik, keterbatasan armada lokomotif...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
(01-08-2011, 02:58 PM)CC 203 Wrote:
(01-08-2011, 02:23 PM)CC 201 91 Wrote:
(01-08-2011, 02:13 PM)rayka Wrote: jika memang ada wacana untuk sampai ke blitar memang sudah seharusnya KA dijadikan 2 rangkaian, karena jika dengan estimasi waktu tetap sepert saat ini
berangkat BW 05.00 tiba ML (rata-rata) +/- 13.00
jika dilanjutkan sampai ke blitar tinggal ditambah 2 jam
berarti tiba BL +/- 15.00

ASUMSI 1
jika hanya 1 rangkaian
berangkat BL 16.00 tiba BW 24.00
seterusnya seperti itu, itupun jika asumsi TA tepat waktu, baik berangkat maupun kembali ke BW
dengan akibat, jika hanya mengunakan 1 lokomotif dengan jalur yang sama setiap hari maka akan berpengaruh pada kesehatan lokomotifnya dengan hanya istirahat 4 jam
dengan pemasukan hanya 1 rangkaian 1 kali sehari saja

ASUMSI 2
jika dengan 2 rangkaian
berangkat BL dan berangkat BW sama-sama pagi jadi akan ada 2 trip sehari yaitu tawang alun pagi dan tawang alun siang, dengan asumsi ini walaupun pengaruh sama seperti asumsi pertama namun karena ada 2 trip maka pemasukan bisa bertambah...
setuju dengan asumsi mas rayka Tepuk Tangan
Lagi - lagi terbentur pada permasalahan klasik, keterbatasan armada lokomotif...

Xie Xie
yup, sekarang tinggal menunggu bagaimana strategi dari PT.KA untuk merencanakan T.A jika memang diteruskan sampai BL




|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
(01-08-2011, 03:09 PM)rayka Wrote:
(01-08-2011, 02:58 PM)CC 203 Wrote:
(01-08-2011, 02:23 PM)CC 201 91 Wrote:
(01-08-2011, 02:13 PM)rayka Wrote: jika memang ada wacana untuk sampai ke blitar memang sudah seharusnya KA dijadikan 2 rangkaian, karena jika dengan estimasi waktu tetap sepert saat ini
berangkat BW 05.00 tiba ML (rata-rata) +/- 13.00
jika dilanjutkan sampai ke blitar tinggal ditambah 2 jam
berarti tiba BL +/- 15.00

ASUMSI 1
jika hanya 1 rangkaian
berangkat BL 16.00 tiba BW 24.00
seterusnya seperti itu, itupun jika asumsi TA tepat waktu, baik berangkat maupun kembali ke BW
dengan akibat, jika hanya mengunakan 1 lokomotif dengan jalur yang sama setiap hari maka akan berpengaruh pada kesehatan lokomotifnya dengan hanya istirahat 4 jam
dengan pemasukan hanya 1 rangkaian 1 kali sehari saja

ASUMSI 2
jika dengan 2 rangkaian
berangkat BL dan berangkat BW sama-sama pagi jadi akan ada 2 trip sehari yaitu tawang alun pagi dan tawang alun siang, dengan asumsi ini walaupun pengaruh sama seperti asumsi pertama namun karena ada 2 trip maka pemasukan bisa bertambah...
setuju dengan asumsi mas rayka Tepuk Tangan
Lagi - lagi terbentur pada permasalahan klasik, keterbatasan armada lokomotif...

Xie Xie
yup, sekarang tinggal menunggu bagaimana strategi dari PT.KA untuk merencanakan T.A jika memang diteruskan sampai BL

semoga saja PTKA mau memberi Lok Merah Biru CC ke daop 9 Ngiler
Polsuska
Reply
(01-08-2011, 03:09 PM)rayka Wrote:
(01-08-2011, 02:58 PM)CC 203 Wrote:
(01-08-2011, 02:23 PM)CC 201 91 Wrote:
(01-08-2011, 02:13 PM)rayka Wrote: jika memang ada wacana untuk sampai ke blitar memang sudah seharusnya KA dijadikan 2 rangkaian, karena jika dengan estimasi waktu tetap sepert saat ini
berangkat BW 05.00 tiba ML (rata-rata) +/- 13.00
jika dilanjutkan sampai ke blitar tinggal ditambah 2 jam
berarti tiba BL +/- 15.00

ASUMSI 1
jika hanya 1 rangkaian
berangkat BL 16.00 tiba BW 24.00
seterusnya seperti itu, itupun jika asumsi TA tepat waktu, baik berangkat maupun kembali ke BW
dengan akibat, jika hanya mengunakan 1 lokomotif dengan jalur yang sama setiap hari maka akan berpengaruh pada kesehatan lokomotifnya dengan hanya istirahat 4 jam
dengan pemasukan hanya 1 rangkaian 1 kali sehari saja

ASUMSI 2
jika dengan 2 rangkaian
berangkat BL dan berangkat BW sama-sama pagi jadi akan ada 2 trip sehari yaitu tawang alun pagi dan tawang alun siang, dengan asumsi ini walaupun pengaruh sama seperti asumsi pertama namun karena ada 2 trip maka pemasukan bisa bertambah...
setuju dengan asumsi mas rayka Tepuk Tangan
Lagi - lagi terbentur pada permasalahan klasik, keterbatasan armada lokomotif...

Xie Xie
yup, sekarang tinggal menunggu bagaimana strategi dari PT.KA untuk merencanakan T.A jika memang diteruskan sampai BL

Semoga ada rencana alokasi lokomotif untuk KA Tawang Alun sebagai bagian dari rencana PT. KA untuk menambah 100 lokomotif di Jawa...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)