Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Stasiun Gambir
"Sumber Berita"

Maap klo repost artikel ini ane dapetin dari salah blog

Stasiun Gambir adalah stasiun kereta api terbesar di Indonesia. Stasiun Gambir melayani transportasi kereta api untuk tujuan-tujuan utama di Jawa. Stasiun ini dibangun dalam gaya arsitektur klasisisme pada tahun 1884 sebagai Station Weltevreden Koningsplein. Pada tahun 1927 stasiun ini direnovasi dalam gaya arsitektur Art Deco. Tahun 1937 nama setasiun ganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein dan setelah kemerdekaan Indonesia nama ganti lagi menjadi Stasiun Jakarta Gambir. Stasiun mendapatkan renovasi secara besar-besaran pada tahun 1990. Sesuatu gedung baru dibangun dalam gaya arsitektur joglo.

Berati selain itu, namanya juga diikuti daerahnya, Kelurahan Gambir ..............Bye ByeBye Bye
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(03-07-2011, 10:58 PM)aghoest Wrote: Maap klo repost artikel ini ane dapetin dari salah blog

Stasiun Gambir adalah stasiun kereta api terbesar di Indonesia. Stasiun Gambir melayani transportasi kereta api untuk tujuan-tujuan utama di Jawa. Stasiun ini dibangun dalam gaya arsitektur klasisisme pada tahun 1884 sebagai Station Weltevreden Koningsplein. Pada tahun 1927 stasiun ini direnovasi dalam gaya arsitektur Art Deco. Tahun 1937 nama setasiun ganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein dan setelah kemerdekaan Indonesia nama ganti lagi menjadi Stasiun Jakarta Gambir. Stasiun mendapatkan renovasi secara besar-besaran pada tahun 1990. Sesuatu gedung baru dibangun dalam gaya arsitektur joglo.

Nama Gambir berasal dari seorang militer perancis yaitu Kapten Cambier. Kata cambier (bahasa perancis lama) berarti tukang pembuat bir. Pada tahun 1810-an Kapten Cambier mulai mengadakan sejenis pasar malam di sebuah tempat yang dulu bernama Koningsplein (sekarang Lapangan Monas). Kemudian pasar malam yang ini disebut Pasar Cambier. Nama Cambier segera naik daun. Cambier menjadi Gambir. Dalam waktu singkat, Koningsplein berubah namanya menjadi Gambir. Stasiun KA yang terletak disebelah timur lapangan tersebut kemudian bernama Stasiun Gambir.

Dan pasar malam yg tadi itu adalah awal mulanya area Pekan Raya Jakarta, yang sekarang dipindah ke bekas area Bandar Udara Internasional Jakarta - Kemayoran (yg masuk ke dalam salah satu seri kartun "Tintin" - Penerbangan 714)...

(05-07-2011, 12:08 PM)Warteg Wrote: [spoiler]
"Sumber Berita"

Maap klo repost artikel ini ane dapetin dari salah blog

Stasiun Gambir adalah stasiun kereta api terbesar di Indonesia. Stasiun Gambir melayani transportasi kereta api untuk tujuan-tujuan utama di Jawa. Stasiun ini dibangun dalam gaya arsitektur klasisisme pada tahun 1884 sebagai Station Weltevreden Koningsplein. Pada tahun 1927 stasiun ini direnovasi dalam gaya arsitektur Art Deco. Tahun 1937 nama setasiun ganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein dan setelah kemerdekaan Indonesia nama ganti lagi menjadi Stasiun Jakarta Gambir. Stasiun mendapatkan renovasi secara besar-besaran pada tahun 1990. Sesuatu gedung baru dibangun dalam gaya arsitektur joglo.

[/spoiler]
Berati selain itu, namanya juga diikuti daerahnya, Kelurahan Gambir ..............Bye ByeBye Bye

Tapi satu yang kurang pas dengan stasiun ini...

Kalo namanya "Gambir", kenapa bernuansa hijau? Padahal kan tanaman gambir itu identik dengan warna merah...

Kan tampaknya sedikit orang yang tahu sebenarnya kata "Gambir" yang itu berasal dari nama Perancis "Cambier"...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
mungkin kalo merah kesannya arogan Ngakak
btw kalo toilet di GMR yang gratis ntu mesti masuk dulu bro ada di sebelah tangga di lantai dasar
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
(03-07-2011, 10:58 PM)aghoest Wrote: Stasiun Gambir adalah stasiun kereta api terbesar di Indonesia. Stasiun Gambir melayani transportasi kereta api untuk tujuan-tujuan utama di Jawa. Stasiun ini dibangun dalam gaya arsitektur klasisisme pada tahun 1884 sebagai Station Weltevreden Koningsplein. Pada tahun 1927 stasiun ini direnovasi dalam gaya arsitektur Art Deco. Tahun 1937 nama setasiun ganti menjadi Stasiun Batavia Koningsplein dan setelah kemerdekaan Indonesia nama ganti lagi menjadi Stasiun Jakarta Gambir. Stasiun mendapatkan renovasi secara besar-besaran pada tahun 1990. Sesuatu gedung baru dibangun dalam gaya arsitektur joglo.

Nama Gambir berasal dari seorang militer perancis yaitu Kapten Cambier. Kata cambier (bahasa perancis lama) berarti tukang pembuat bir. Pada tahun 1810-an Kapten Cambier mulai mengadakan sejenis pasar malam di sebuah tempat yang dulu bernama Koningsplein (sekarang Lapangan Monas). Kemudian pasar malam yang ini disebut Pasar Cambier. Nama Cambier segera naik daun. Cambier menjadi Gambir. Dalam waktu singkat, Koningsplein berubah namanya menjadi Gambir. Stasiun KA yang terletak disebelah timur lapangan tersebut kemudian bernama Stasiun Gambir.
Oh.... ternyata nih stasiun seringkali banyak perubahan yah sejak awal pengoperasiannya....Heran
Yang aku tebelin warna biru tua kehitaman :
1. Setidaknya bisa jadi saksi sejarah / catatan sejarah segimana perkembangan stasiun Gambir yang ada.
2. Memang kala itu yang jadi pertanyaan aku, stasiun Gambir gunanya utk mengangkut para penumpang khususnya Klas 1 alias orang2 Belanda dan sebangsanya dari dan ke mana yah?
3. Jadi sejak dari tahun ke tahun banyak dilakukan renovasi besar2an yah??? Dari yg gayanya Klasik hingga menjadi Art Deco dan kini malahan jadinya modern dg sentuhan gaya Jepang. Konon sih begitu... Belanda sendiri juga 'seenaknya' ngubah bangunan arsitektur bersejarahnya sendiri yah...
4. Koq nama Klasisisme terdengar aneh yah... Mungkin maksudnya Neo Klasik yah? Khan Neo Klasik udah masuk ke Eropa sejak tahun2 segitu... Mungkin kala itu mengambil langgam2 Romawi gitu?

Yang aku tebelin warna ungu gelap :
1. Yah namanya juga lidah orang Indonesia alias Pribumi... Gak bisa ngeja "Cambier" (mungkin dibaca = Kembir kali yah...) jadinya dibaca mrk "Gambir" deh biar gampangnya.
2. Sejak itu pula nama Gambir alias Cambier yang notabene diambil dari nama orang Perancis diabadiin hingga sekarang jadi nama Kecamatan di Kodya Jakarta Pusat yah...

[Image: overstappen.png]
(08-05-2010, 08:32 AM)phepe_ph Wrote: Yg punya foto ini, pinjem yak


[Image: 10526_1177649895759_1663486456_448168_1901799_n.jpg]
Gak ngeh dg keberadaan foto ini...Heran Siapapun gerangan yang sempet jepret dari posisi yg kayak gini, lain kali kasih keterangan gimana caranya motretin begini... Soalnya di area yang berbahaya dan pastinya harus dengan izin pihak terkait dalam hal ini stasiun Gambir.

Reply
(03-07-2011, 10:58 PM)aghoest Wrote: Maap klo repost artikel ini ane dapetin dari salah blog

Stasiun Gambir adalah stasiun kereta api terbesar di Indonesia...

masa sih? terbesar dalam hal apakah? pendapatan? jumlah penumpang?

yang pasti bukan terbesar dari segi fisik bangunan dan luas tanahnya, sebab masih banyak stasiun di indonesia yang lebih luas dari gambir.

"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(26-07-2011, 02:41 PM)ady_mcady Wrote:
(03-07-2011, 10:58 PM)aghoest Wrote: Maap klo repost artikel ini ane dapetin dari salah blog
Stasiun Gambir adalah stasiun kereta api terbesar di Indonesia...
masa sih? terbesar dalam hal apakah? pendapatan? jumlah penumpang?
yang pasti bukan terbesar dari segi fisik bangunan dan luas tanahnya, sebab masih banyak stasiun di indonesia yang lebih luas dari gambir.
Kayaknya mungkin lebih tepatnya Stasiun yang terpopuler deh......Xie Xie
Hampir semua orang tahu Stasiun Gambir
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(03-06-2011, 06:11 PM)hedwigus Wrote: Googling dapet photo ini ... jadul banget


[Image: gmr-old-01.jpg]


[Image: gmr-old-02.jpg]

Mohon maaf untuk yang punya photo, saya tempel disini ya
Kalau yang ini bandingin dg yang sekarang....Playboy

[Image: 0307201177581.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

Reply
(26-07-2011, 03:04 PM)Dana Komuter Wrote:
(03-06-2011, 06:11 PM)hedwigus Wrote: [spoiler=]

[Image: gmr-old-01.jpg]


[Image: gmr-old-02.jpg]

[/spoiler]
Kalau yang ini bandingin dg yang sekarang....Playboy

[Image: 0307201177581.jpg]
perbedaannya jelas antara waktu jaman PJKA dulu dengan sekarang, warna cat bangunan juga berganti-ganti
Dulu Stasiun Gambir juga pernah buat syuting film Warkop Frambos episode Mana Tahan (1979) ..............Bye ByeBye Bye
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Dulu di Gambir ada seorang staf stasiun yang bertugas mengingatkan jam keberangkatan KA dan posisi KA di peron. Dengan menenteng megaphone, Bapak berkumis tipis ini naik turun tangga di Gambir tanpa mengenal lelah.

Sekarang beliau di mutasi di mana? Kok tidak pernah melihat lagi. Gambir agak sepi tanpa beliau.

Salam Spoor,
Toto Van Tram (www.kompasiana.com/wijaya & www.realiafotografia.blogspot.com)

Reply
wah tahun berapa itu mas?
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)