Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jasa Marga Tawarkan Koridornya Untuk Transportasi Massal
#1
saya bakalan acungkan 7 jempol seandainya saya punya, jika berita ini benar2 adanya :

Quote:sumber = http://www.antaranews.com/berita/258122/...asi-massal

Jasa Marga Tawarkan Koridornya Untuk Transportasi Massal

Rabu, 11 Mei 2011 15:42 WIB | 397 Views
(ANTARA/Puspa Perwitasari)
Jakarta (ANTARA News) - PT Jasa Marga Tbk, Rabu, menawarkan koridornya di Jabotabek untuk lokasi transportasi massal mulai dari busway hingga kereta rel listrik (KRL).

"Tol kami selalu penuh di ruas-ruas Jabotabek, tetapi macet, membuat kami juga tidak bahagia. Kami tidak ingin menikmati pendapatan di atas penderitaan orang lain," kata Dirut PT Jasa Marga Frans S. Sunito saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Frans mengaku telah berkirim surat kepada Kementerian Perhubungan untuk mengurangi kemacetan di kawasan ini, termasuk di dalam tol.

"Maksud kami, ketika kami membebaskan lahan di sekitar Serpong untuk perluasan tol W2 dan JORR dua serta di sekitar bandara, kalau sekalian diperuntukkan juga bagi jalur kereta kan enak. Jadi, kami bisa berdampingan secara damai," katanya.

Frans tidak menolak pernyataan bahwa persoalan kemacetan di Jabotabek, termasuk di dalam tol yang dikelola Jasa Marga, tidak akan pernah tuntas jika pertumbuhan kendaraan tidak diimbangi dengan pertumbuhan infrastruktur jalan, termasuk tol.

"Selama tidak seimbang, ya kemacetan dan ketidaknyamanan di jalan akan sulit dihindari," katanya.

Frans memberikan contoh, kanan atau kiri koridor tol Bogor Jakarta via Tol Jagorawi bisa dimanfaatkan untuk jalur kereta. "Kan cakep tuh," katanya.

Jasa Marga telah mengalokasikan sedikitnya Rp260 miliar untuk pelebaran Tol Jagorawi, khususnya sekitar 20 km di ruas tol TMII hingga Cibinong dari 2 x 3 lajur menjadi 2 x 4 lajur guna meningkatkan pelayanan pada pengguna jalan.

"Saat ini hingga Juli-Agustus pelebaran akan dilakukan. Untuk itu, selama ada pekerjaan tersebut diharapkan pengertian para pengguna jalan tol untuk bersabar karena yang pasti ini berdampak seperti kemacetan yang tak bisa dihindari," kata Frans.(*)

E008/A027

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#2
Iya jasa marga melirik kereta boleh tuh sebagai pesaing KAI.

yang membuat kereta kita kurang berkembang karena tidak ada pesaing dari luar KAI itu sendiri.

Saya percaya kok Jasa Marga mampu mengelola kereta bahkan kalau jalan tol trans jawa atau cipularang disebelah toll di buat jalur kereta bisa lebih cepat keretanya Ngiler dari pada kereta KAi itu sendiri ditambah dukungan dana yang kuat di Jasa Marga.

Vote setuju untuk Jasa Marga sebagai operator kereta Xie Xie
Jauh lebih happy naik kereta dari pd pesawat, ngak tau kenapa

Menunggu kebangkitan era transportasi Kereta Api seperti dulu Lok Merah Biru
BIS akap, pesawat, jalan tol merupakan pesaing terberat
Reply
#3
Yang saya tangkap dari pernyataan Dirut Jasa Marga itu bukan Jasa Marga yang berkeinginan menjadi operator kereta api, tapi dia hanya menawarkan aset Jasa Marga berupa tanah koridor yang akan dibangun jalan tol untuk disewakan atau dikelola bareng dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk dibuat jalur KA di samping jalan tol. Karena hampir tidak mungkin Jasa Marga untuk menjadi operator kereta api, bukan karena tidak mampu secara finansial atau SDM tetapi karena ada pembagian tugas yang jelas antar BUMN.
Kalau rencana ini benar terlaksana sebenarnya akan menjadi bumerang bagi Jasa Marga di masa depan karena kalau 2 moda transportasi berdampingan antara jalan tol dan KA, yang akan menjadi pemenang adalah KA, bahkan bisa jadi pengguna jalan tol akan beralih menjadi pengguna KA yang lebih cepat dan bebas macet.
Alasan kedua adalah dengan dibangunnya jaringan rel tepat sejajar di samping jalan tol adalah kemungkinan penambahan lajur jalan tol di masa mendatang hampir pasti sulit terjadi karena lahan penambahan lajurnya sudah terpakai untuk rel.
Tapi saya tetap berharap kalau ini bukan hanya sekedar lip service saja dari beliau...
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Reply
#4
kalo kayak gini sih...tergantung pihak TERKAIT aja. Mau apa nggak..

publik sih kayaknya setuju-setuju saja
(kecuali yang urusan nya lebih dari sekedar Penumpang)
693-5073-893-673
Reply
#5
kalau di amerika jalur speed train dibangun bersamaan dengan jalan toll

jalur keretanya di tengah dari jalan toll ( jalur baru ya bukan yang lama )
Jauh lebih happy naik kereta dari pd pesawat, ngak tau kenapa

Menunggu kebangkitan era transportasi Kereta Api seperti dulu Lok Merah Biru
BIS akap, pesawat, jalan tol merupakan pesaing terberat
Reply
#6
bener juga sih, tapi jangan cuma di sebelah tol, melainkan juga di semua jalan utama dibikin aja rel layang utk railbus spti di GMR..sapa tau bisa beres tu macetnya.. Xie Xie
RF mister coupler, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Feb 2011.
Reply
#7
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#8
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#9
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#10
Saya pernah dengar dulu jalur hijau di tengah tol Jagorawi mau dibuat jalur KRL tujuan ke TMII. Rupanya itu tidak jadi. Karena kalau jadi, bisa kaya begini:


[Image: 2wm1hmh.jpg]
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)