Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
(30-01-2011, 05:27 PM)BAMBANG EKO Wrote: [spoiler]Pic KA Argobromo Anggrek yang meluncur di Cibitung jam 09.50 hari ini , minggu 30 Januari 2011 ini termasuk yang melaksanakan instruksi atau tidak ya , btw memang sebelumnya susunan rangkaiannya seperti pada pic
tampak depan
![[Image: 2ql72pu.jpg]](http://i51.tinypic.com/2ql72pu.jpg)
tampak belakang
![[Image: 2h49dl4.jpg]](http://i56.tinypic.com/2h49dl4.jpg)
[/spoiler]
Tetapi sebagai RF marilah kita ber " Positip Thinking " bahwa sebenarnya kebijakan petinggi tsb semata-mata untuk mencegah hal2 yang tidak kita inginkan bersama sambil menunggu solusi yang tepat , tentu saja sebisanya sebagai RF kita berikan saran , usulan dengan bahasa yang berkenan dan bijak. Tentu saja saat ini kondisi okupansi penumpang agak rendah , kira2 masih berkisar di angka 70 % masih memungkinkan kebijakakan tsb dilaksanakan sambil mencari jalan keluar yang terbaik . Saya yakin semua members S 35 adalah orang2 yang bijak berperi . So...
Betul, saya setuju sama pendapat Bapak.
Kalo begitu, saya punya usul, bagaimana kalau kita bikin petisi kepada para petinggi PT KA soal solusi terbaik mengatasi yang namanya PLH? Kira-kira, kalo bakal terwujud, apa yang bakal menjadi tema petisi, dan siapa yang bakal mengkoordinasi soal ini?
Sekali lagi, ini hanya sekedar usul dari saya, siapa tahu dapat menjadi bahan pertimbangan teman-teman RF sekalian.
Posts: 2,523
Threads: 0
Joined: Mar 2010
Reputation:
55
gerbong paling belakang KA Feeder Tawang Jaya yg harus dikosongkan
akibatnya KA Feeder TJ yg dalam keadaan normal sudah penuh sesak, menjadi sangat penuh sesak sekali
Makin gila aja nih direksi PT KA
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
d'tRAiNeR Wrote:30-Jan-2011, 05:43 PM
(Hari ini 05:27 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]
Spoiler (Click to View)
Pic KA Argobromo Anggrek yang meluncur di Cibitung jam 09.50 hari ini , minggu 30 Januari 2011 ini termasuk yang melaksanakan instruksi atau tidak ya , btw memang sebelumnya susunan rangkaiannya seperti pada pic
tampak depan
tampak belakang
Tetapi sebagai RF marilah kita ber " Positip Thinking " bahwa sebenarnya kebijakan petinggi tsb semata-mata untuk mencegah hal2 yang tidak kita inginkan bersama sambil menunggu solusi yang tepat , tentu saja sebisanya sebagai RF kita berikan saran , usulan dengan bahasa yang berkenan dan bijak. Tentu saja saat ini kondisi okupansi penumpang agak rendah , kira2 masih berkisar di angka 70 % masih memungkinkan kebijakakan tsb dilaksanakan sambil mencari jalan keluar yang terbaik . Saya yakin semua members S 35 adalah orang2 yang bijak berperi . So...
Betul, saya setuju sama pendapat Bapak.
Kalo begitu, saya punya usul, bagaimana kalau kita bikin petisi kepada para petinggi PT KA soal solusi terbaik mengatasi yang namanya PLH? Kira-kira, kalo bakal terwujud, apa yang bakal menjadi tema petisi, dan siapa yang bakal mengkoordinasi soal ini?
Sekali lagi, ini hanya sekedar usul dari saya, siapa tahu dapat menjadi bahan pertimbangan teman-teman RF sekalian.
Setuju...
Salah satu contoh RF yang berpikir positip
ayo siapa mau menyusul ....
Posts: 132
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
2
Saya rasa ini memang kebijakan sementara , tapi ya ndak tahu ya paling tidak sampai investigasi PLH Langen selesai dan ditemukan penyebabnya.
kalau sebabnya karena masinis ngantuk atau lelah saya kira tidak jauh begini solusinya, ini justru yg membuat saya curiga bahwa penyebabnya adalah wesel/sinyal error, kalau sudah masalah error tentunya siapapun tidak mau ambil resiko, butuh waktu untuk mencari sebelah mananya yg membuat error, kebijakan PT KA bisa dibilang tepat demi menyelamatkan pengguna jasanya , masalah infrastruktur ka tentunya adalah menjadi domain pemerintah, walaupun sampai saat ini masih gak jelas antara regulator dan operator.
duh nasib keretaku kalau kau ingin naik gaji lebih baik kau sampaikan saja terus terang , kalau memang gaji tahunanmu terlambat lebih baik kau teriak sekencang mungkin lewat Semboyan 35 mu, tidak usah la kau sampaikan dalam bentuk peribahasa pengurangan kecepatan, atau pengurangan rangkaian dengan alasan maintenance , tuhan tidak akan mengubah nasibmu kalau kamu tidak mau merubahnya sendiri, tak usahlah kau berharap pemerintah mau memperhatikanmu karena mereka sekarang sedang sibuk, sibuk membangun jalan tol.
Posts: 113
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
2
Sebuah kebijakan yang benar2 memprihatinkan. Sangat mencerminkan pola berpikir yang sempit. Tidak pernah melihat "big picture" dan "akar permasalahan" yang sesungguhnya. Kebijakan seperti itu sepertinya hanya "jalan pintas" dan seolah-olah "meng-iya-kan" bahwa akan ada "probabilitas yg besar" untuk terjadi PLH kembali, entah itu loko vs loko, atau serudukan dari belakang. Kalaupun kebijakan ini bersifat sementara, saya cenderung pesimis para petinggi dan pejabat tersebut akan memberikan solusi permanen yg bersifat jangka panjang dan sistematis. Biasanya, model "kebijakan sementara" ini cuma buat "penyumbat kritik" yang ditujukan kepada instansi yg seharusnya bertanggung jawab. Alhasil, "kebijakan sementara" tidaklah kebijakan yg diambil berdasarkan pemikiran yg matang, dan sesudah kritik2 itu semua hilang ditelan bumi, keadaan tidak berubah. Kembali seperti sedia kala. Carut marut. Baru setelah ada PLH atau kejadian buruk lainnya, nanti baru sibuk lagi, dan "kebijakan sementara" lainnya pun dikeluarkan. Begitu terus pola nya. Heran. Gak pernah belajar dari pengalaman sebelumnya.
Sederhana sekali, mana hasil pembenahan pasca PLH Petarukan?? Sudah lama berselang, tapi tidak ada pembenahan yang sistematis, terobosan yang benar2 merubah dan menjadikan lebih baik. Buktinya, PLH Langen terjadi, dengan pola yg kalau menurut saya, hampir2 mirip dengan Petarukan. Kalau sudah begini, pakai cara paling gampang...masinis yg disalahkan. Tetapi tidak mencari tau root problem nya apa.
Positive thinking memang perlu, tetapi jujur saja melihat kinerja pemerintah terhadap dunia kereta api di tanah air, sangat pesimis dan memprihatinkan. Entah apa lagi yg harus terjadi sampai kereta api benar-benar menjadi top priority dalam kebijakan transportasi pemerintah.
As the train goes by, the memory remains
Posts: 3,218
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
44
Tadi sore di stasiun BD, sudah dilaksanakan kebijakan aneh ini...KA gopar (28) K2-2 dikosongkan dan BP alhasil bisnis cma 1, Krd lokal yg bawa 6 alhasil penumpang berdesakan di 4 gerbong tersisa, mandra, mutsel, harina jg mengalaminya...
Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
(30-01-2011, 10:45 AM)weecak Wrote: ini idenya siapa yah?kok bukannya nyari solusi untuk mengurangi PLH, syukur2 kalo bisa zero accident.
idenya Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
Narendro Anindito Wrote:(Hari ini 10:45 AM)weecak Wrote: ini idenya siapa yah?kok bukannya nyari solusi untuk mengurangi PLH, syukur2 kalo bisa zero accident.
idenya Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia
New_bethe
Apakah pic KA Argo Muria dengan stamformasi yang " Tidak Biasa " ini terkait dengan kebijakan di atas ya , atau hanya kebetulan saja btw di depan BP ada K1
Posts: 3,218
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
44
Td jg di dipo bd para masinis berseloroh, “udah aja setiap rangkaian ka loknya dt, kita nyetir di lok ke-2 lokya pake multiple unitâ€Â
Posts: 208
Threads: 0
Joined: Jan 2011
Reputation:
1
mungkin pemikiran petinggi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tujuannya disimpan kereta B depan belakang,misalkan nanti kalau ada PLH head to head/adu kebo,atau sundul kaya ABA efek teleskopiknya bukan ke gerbong penumpang melainkan ke gerbong itu gerbong LD.. menurut saya..
mungkin itu penyebabnya dirangkai gerbong LD/luardinas tapi ini menurut saya seperti buang buang rangkaian ...
dan misalkan nanti kalau lebaran kan KA pada penuh bagaimana orang" yang tidak kebagian tempat duduk. aneh" aja nih PT KA..?  
|