Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bagaimana saat naik KA kita baru sadar tiket ketinggalan?
#11
Wah sori OOT lagi om momod tetapi saya masih penasaran. Pisss ahhh...

Kalau misalkan pembelian langsung tertulis "JUAL" lalu klaim asuransi saat terjadi PLH gimana? Bingung
Apa di setiap stasiun begitu?
Reply
#12
(13-01-2011, 03:58 PM)46rossi Wrote: Wah sori OOT lagi om momod tetapi saya masih penasaran. Pisss ahhh...

Kalau misalkan pembelian langsung tertulis "JUAL" lalu klaim asuransi saat terjadi PLH gimana? Bingung
Apa di setiap stasiun begitu?

maaf ye om MOMOD OOT,
nah itu dia mas yang ditakutin, ketika kita mengalami PLH..
apakah nama yg tertera di tiket gak sesuai dapat dijadikan masalah..
buat para SENIOR mohon infonya dong..

barusan temen saya telp, mau naik KA 34 hari ini, tapi tiketnya ketinggalan di rumah. skrg dia udah di GMR trus posisi rumahnya di tangerang. sedangkan kA 34 berangkat jam 17.00 dia menanyakan pada saya, apakah bisa meminta dispensasi, sedangkana jadwalnya keberangkatan udah MEFET bgt..
kira2 gmn tuh solusinya???BingungBingung
Reply
#13
@kemal
Cuma suruh temannya ke Customer Service lantai bawah. Mungkin ada dispensasi. Mumpung belum diatas kereta.

Lalu nanti hasilnya disampaikan disini yah Xie Xie
Reply
#14
hahahahahahhaha, parah deh, ada 2 opsi :

1. suruh balik lagi ke tangerang(rumahnya)untuk ambil tiket, dan
2. duit tiket dikembalikan 50%..

sungguh sesuatu yang gak logis..
kasian bgt deh..
kata dia yg melayani anak siswa lagi magang..
dan akhirnya dia memilih opsi ke 2 dan tanpa mengambil sisa 50% tsb..
Reply
#15
(13-01-2011, 03:58 PM)46rossi Wrote: Wah sori OOT lagi om momod tetapi saya masih penasaran. Pisss ahhh...

Kalau misalkan pembelian langsung tertulis "JUAL" lalu klaim asuransi saat terjadi PLH gimana? Bingung
Apa di setiap stasiun begitu?

Sering juga kosong gak ada tulisannya di nama.... penting gak penting gak ish tuh nama tertera di tiket...
suka gak jelas... gw aja pernah beli tiket namanya"pse"
Reply
#16
(14-01-2011, 02:14 AM)joe cole Wrote:
(13-01-2011, 03:58 PM)46rossi Wrote: Wah sori OOT lagi om momod tetapi saya masih penasaran. Pisss ahhh...

Kalau misalkan pembelian langsung tertulis "JUAL" lalu klaim asuransi saat terjadi PLH gimana? Bingung
Apa di setiap stasiun begitu?

Sering juga kosong gak ada tulisannya di nama.... penting gak penting gak ish tuh nama tertera di tiket...
suka gak jelas... gw aja pernah beli tiket namanya"pse"

Lah...tempo2 dulu waktu JR pake GoPar...beli K1 di BKS namanya JUAL..
kalo di BD biar K2 ditanya nama juga..

BTT
693-5073-893-673
Reply
#17
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#18
alhamdulillah sampe saat ini belum pernah kejadian ketinggalan tiket..
intinya harus cek-ricek dulu sebelum naik kereta (atau malah sebelum berangkat ke stasiun).
tapi paling khawatir kalo kecopetan tiketnya...takutnya udah naik n duduk nyaman eh pas diperiksa tiket gada karena dicopet Bethe

usulnya bangunkarta boljug tuh...cuman nunggu berapa tahun lagi ya...
skrg aja yg katanya sistem ONLINE juga ternyata belum sepenuhnya online...baru sebatas wacana terintegrasi aja semua sistem ticketingnya, belum sampe sistem pembelian dst...
Reply
#19
Dah pesen karcis KA Parahyangan (wkt itu blom Gopar) dan dah mesen karcis KRL AC Pakuan pula. Eh... tau2 karcis tuh Pakuan hilang entah kebuang ke mana gara2 taruh di kantong celana alias blom sempet taruh di dompet kalo gak salah inget krn saking terburu2. Beranjak dr Gambir, terpaksa turun di Gondangdia. Eh... lebih sialnya lagi mesen karcis Parahyangan bukan hari H tapi malah H+1. Ibarat mau naik yg tgl 1, tapi aku mesennya buat tgl 2-nya. Cari cara lain yah dg balik ke Gambir kebetulan ada KRL AC Bekasi Ekspres dr Bekasi kena sinyal keluar Gondangdia aspek tidak aman.

Alhasil balik ke Gambir, kembali ke loket pemesanan yg di sisi utara Gmb tanpa bayar Rp 45.000 aku cuma bayar Rp 10.000 sbg ganti rugi krn salah pesen tgl. Lupa sih apa jadi jalan2 ke Bogor kala itu dg beli karcis KRL AC Pakuan lagi di sisi selatan atau tidaknya. Yg jelas kejadian tsb amat menjenuhkan buat aku.

Reply
#20
Kalau saya dulu pernah, untungnya beli e-ticket waktu itu, trus bukti pembayarannya (lewat internet baking mandiri) disimpen di laptop atau hp atau sekalian diprint. Waktu itu bukti pembayaran saya print, dan disitu lengkap ada nama penumpang, nama KA, no gerbong dan no kursi. Waktu diperiksa sama kondektur saya bilang aja itu bukti pembelian internet, jadinya aman-aman aja. Enaknya disini, kalo ilang bisa ngeprint sewaktu-waktu.
---------------------------------------------------------------------------------

[Image: 10152518_770209422991478_115824953701405038_n.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)