Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fasilitas Rangkaian EXA
(05-12-2010, 04:08 PM)Dj_Dj_300791 Wrote: Mungkin karena jalur Jak-BD yang didominasi pegunungan dan perbukitan, dikhawatirkan sering terjadi blankpoint (area tidak ada sinyal). CMIIW :XIE XIE:

bisa jadi sih, saya juga hp sering lost signal, tp dunia ini kan semakin cangggih pasti ada alatnya
Eh iya lupa...
my Pesbuk
my Blog

Berjuang lulus UN dengan nilai terbaik Hitung...Hitung
Reply
paling bagus sih koneksi yg pake satelit (direct) gak akan ada blank zona tp koneksi menggunakan directly satelit memerlukan tempat khusus untuk menempatkan parabola ukuran mini.. yg multi way (bisa menangkap signal multi arah), sayangnya satelit kebanggan kita yg harusnya kita pakai untuk memaksimalkan komunikasi di negara kita sekarang ini kontrak sewanya bloom selesai terpaksa harus nyewa ke Singapore (padahal ntuh satelit kite.. kok bisa ya Heran
[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply
dari judul trid nya..... fasilitas kelas-1 berarti memang kelas eksekutif ya (satwa dan argo).... padahal dengan adanya brand Argo, harusnya fasilitasnya memang lebih dari sekedar kelas eksekutif biasa, lah harganya aja lebih.......

kalo menurut saya, yang harus ada sebagai fasilitas kelas-1 diadakan di KA dengan brand argo terlebih dahulu... bukan yang muluk-muluk tapi esensi dasar fasilitas kelas-1 bagi sebuah perusahaan transportasi yang mengutamakan pelayanan dan jasa, targetnya bukan hanya keuntungan berlipat... tapi loyalitas pelanggan atas sebuah brand berdasarkan kesan selama menggunakan jasa tersebut....

fasilitas kelas-1 yang paling esensial adalah ketepatan waktu tempuh antara yang tertera di tiket dengan realisasi.... diharapkan K-1 itu selain cepat juga on-time... kalo ada keterlambatan, toleransinya adalah 15-25 menit (jangan sampai 30 menit) kecuali kalau ada kejadian alam/PLH... karena sekarang banyak yg kecewa, masa jaman Perumka aja JKT-SBY bisa 9 jam... lah ini malah molor..... selain itu tenggat waktu yang terlalu besar antara jadwal yang tertera di tiket dan realisasi bisa dianggap sebagai penipuan.... dan kesannya adalah kerjanya asal-asalan....

selanjutnya menurut saya banyak fasilitas esensial dalam perjalanan kelas-1 yang wajib dipenuhi oleh PT KA ya sepanjang proses perjalanan penumpang menggunakan KA tersebut yakni:

1. Mekanisme Pemesanan Tiket, seharusnya tiket bisa dipesan secara OL langsung dengan web yang kita tinggal membayar via ATM/kartu kredit... setelah di issued kita mendapat konfirmasi pembayaran via e-mail dan tingal kita tukar tiket asli di stasiun..... bukan katanya OL tapi musti telp via operator yang makan pulsanya ga ketulungan.... trus ketersediaan informasi dengan akurat di web ticketing yang mencantumkan, kelas, dan harga... dan kalau perlu mengadakan promo.... lah ini malah webnya pas dicari datanya yang terjadi paling2: maaf data tidak ditemukan.... masa iya penumpang kelas 1 musti antri tiket berdiri di stasiun dengan pelayanan yang jutek dan dengan ancaman calo

2. Sebelum Keberangkatan, disediakan executive lounge (kalo ini keknya udah banyak di stasiun)... nah seharusnya bagi penumpang kelas-1 (Argo) disediakan fasilitas bagasi cuma-cuma, dalam artian diberikan fasilitas penyimpanan bagasi dengan kuota tertentu milik penumpang yang didata dan dilayani... sehingga penumpang tidak harus membawa bagasinya sendiri ke kabin.. tapi ditaroh bagasi dan akan diberikan kepada penumpang di executive lounge di stasiun tujuan .... penumpang kelas-1 seharusnya ke kabin tinggal santai dan menikmati perjalanan, karena bagasinya udah ada yang ngurus.....

3. Dalam perjalanan (dalam Kabin Penumpang), ini yang paling penting.... agar kereta kelas-1 perjalanan dibuat nyaman, menyenangkan dan yang paling utama adalah tepat waktu.. dengan toleransi keterlambatan adalah 15-30 menit.... selanjutnya ada lah semacam welcome drink (kopi/teh dlm cangkir) and snack .... ga harus makanan berat kok (itu akan membuat penumpang dilayani selayaknya penumpang kelas-1)... dan adanya pendataan penumpang turun mana sehingga petugas dengan sigap akan mengingatkan penumpang yang akan bila sudah dekat dgn stasiun tujuannya (kalo ini sudah ada, salut buat PT KA)....dan jangan lupa berikan salam selamat datang setiap habis berhenti di stasiun yang memang menaikkan penumpang dan ucapkan terima kasih telah menggunakan jasa KA sebelum masuk setiap stasiun pemberhentian... serta jangan lupa petugas yang selalu siap apabila penumpang butuh .. dan petugas tersebut melayani dengan 3 S (sapa, salam senyum)....

4. Pelayanan Restorasi, tidak bisa dipungkiri, bahwa restorasi memegang peranan penting dalam perjalanan KA..... kalo bisa semua restorasi KA K-1 itu kek argo jati... jadi bener2 resto K-1, trus menunya jangan ya itu2 aja tapi harganya selangit... mending kerjasama dengan pihak ke-3 soal kuliner KA, jadi menu KA akan berfariatif menurut KA dan timing2 nya...... kalo pelayanan restonya OK, harga tidak menjadi masalah....

4 Setelah Menggunakan KA, setelah penumpang turun dari KA kelas-1, penumpang diberi ucapan terima kasih telah menggunakan layanan PT KA dan dapat mengambil bagasi mereka yang dititipkan secara cuma-cuma di bagasi melalui pelayanan baggage di executive lounge... jangan penumpang yang turun dari K-1 disuru keluar lewat exit yang sempit dan dijaga petugas peminta tiket, kesannya penumpang itu naek KA ga bayar aja.... jadi perlakukan penumpang sampai keluar stasiun itu dengan nyaman... apabila kereta telat, ucapkan maaf dan kesediaan untuk menerima komplain dari pelanggan.....

selanjutnya adalah fasilitas menyangkut sarana KA kelas-1 yang harus benar2 kelas satu:
1. Brand, dalam hal ini seharusnya dibedakan mana kelas executive biasa dan kelas argo... terutama di informasi dan di tiket....jangan sama2 tertulis eksekutif.... kalo sama2 executive, untuk apa brand argo selain harga yang lebih mahal aja

2. kenyamanan Gerbong, dalam hal ini kelas-1 harus lebih dari sekedar exe biasa, apalagi memegang brand Argo.. seharusnya kabin lebih nyaman dengan jumlah kursi lebih sedikit dari exe biasa, selain reclining seat lengkapi lagi dengan leg rest (dulu jaman perumka aja ada)... kemudian bantal dan selimut yang lebih nyaman (bukan bantal kotak kecil) serta interior dengan karpet, bukan vinyl....

3. Sarana Kereta, kereta kelas-1 harusnya berbeda dengan exe biasa, boogienya yang lebih nyaman (K-9 ato minimum K-8) dan minim goncangan.. memang perawatan lebih sulit, namun kenyamanan adalah hal penting dalam perjalanan mahal.... serta model kereta klo bisa model Anggrek....

4. Entertainment, untuk K-1 harusnya lebih bermutu dunk, dengan pilihan majalah/koran yang tersedia di setiap tempat duduk (ini sudah ada) selanjutnya siaran TV nya jangan KA TV, kalo misalnya ada blank spot, napa tidak menggunakan TV satelite? yang bisa dioperasikan dengan menyiarkan tayangan populer (bola/berita)... selain itu juga diberikan akses Wiifi... bisa juga dengan menggunakan koneksi wiifi berbayar kek di hotel2....

5. Bagasi, bagasi harus dipastikan aman dan diberi kode penumpang dengan jelas, agar tidak tertukar

6. Kenyamanan di Stasiun, sebelum dan setelah naik KA di stasiun agar penumpang tetap merasa nyaman dan terlayani dengan baik, entah itu tempat parkir yang nyaman, executive lounge sebagai tempat menukar tiket, keleluasaan untuk memilih kendaraan di luar stasiun... yang paling penting adalah aman dari Calo dan pemaksaan lain

7. Frequent Card, adanya kartu pelanggan yang mirip dengan ATM... ini terinspirasi dari Garuda Frequent Flyer Xie Xie kartu ini bisa diperoleh dengan akumulasi point mileage yang telah ditempuh dengan KA Argo... dan akan makin meningkat dari Blue, Silver, Gold, Platinum dan Multi Platinum.... dan banyak kemudahan dan fasilitas yang bisa diperoleh dengan kepemilikan kartu ini berdasarkan tingkatannya.... ini sangat penting, karena selain menyangkut prestise... penumpang akan merasa memiliki kereta api dengan adanya pengakuan atas seringnya naik kereta kelas-1

wah koq panjang banget kek editorial yaNgakak tapi menurut saya itulah yang diperlukan agar kereta api dapat menjadi brand yang akan memberikan pelayan baik, ada di hati konsumen dan kebanggan untuk bisa menaikinya......
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
Ini usulan tentang fasilitas kelas 1 ya? Kayaknya saya juga punya usulan, tapi nanti saya posting aja deh....
Reply
Wah usulan RF Bangunkarta bagus sekali.

Terutama untuk bagian "Frequent Card", sekalian juga kalo mau Semboyan 35 join dengan PT KA untuk membuat program diskon 20-25 % untuk anggota Semboyan 35, biar makin seneng naik KA ditambah potongan harga...

Tapi, yang penting, servicenya ditingkatkan dulu, seperti di GoPar prami dan OTC-nya ramah-ramah, trus kebersihan dinomorsatukan...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
Kalau saya mengusulkan mestinya KA EXA yang jalan malam dikasih gerbong tidur.
Reply
[spoiler]
(06-12-2010, 03:56 PM)Bangunkarta Wrote: dari judul trid nya..... fasilitas kelas-1 berarti memang kelas eksekutif ya (satwa dan argo).... padahal dengan adanya brand Argo, harusnya fasilitasnya memang lebih dari sekedar kelas eksekutif biasa, lah harganya aja lebih.......

kalo menurut saya, yang harus ada sebagai fasilitas kelas-1 diadakan di KA dengan brand argo terlebih dahulu... bukan yang muluk-muluk tapi esensi dasar fasilitas kelas-1 bagi sebuah perusahaan transportasi yang mengutamakan pelayanan dan jasa, targetnya bukan hanya keuntungan berlipat... tapi loyalitas pelanggan atas sebuah brand berdasarkan kesan selama menggunakan jasa tersebut....

fasilitas kelas-1 yang paling esensial adalah ketepatan waktu tempuh antara yang tertera di tiket dengan realisasi.... diharapkan K-1 itu selain cepat juga on-time... kalo ada keterlambatan, toleransinya adalah 15-25 menit (jangan sampai 30 menit) kecuali kalau ada kejadian alam/PLH... karena sekarang banyak yg kecewa, masa jaman Perumka aja JKT-SBY bisa 9 jam... lah ini malah molor..... selain itu tenggat waktu yang terlalu besar antara jadwal yang tertera di tiket dan realisasi bisa dianggap sebagai penipuan.... dan kesannya adalah kerjanya asal-asalan....

selanjutnya menurut saya banyak fasilitas esensial dalam perjalanan kelas-1 yang wajib dipenuhi oleh PT KA ya sepanjang proses perjalanan penumpang menggunakan KA tersebut yakni:

1. Mekanisme Pemesanan Tiket, seharusnya tiket bisa dipesan secara OL langsung dengan web yang kita tinggal membayar via ATM/kartu kredit... setelah di issued kita mendapat konfirmasi pembayaran via e-mail dan tingal kita tukar tiket asli di stasiun..... bukan katanya OL tapi musti telp via operator yang makan pulsanya ga ketulungan.... trus ketersediaan informasi dengan akurat di web ticketing yang mencantumkan, kelas, dan harga... dan kalau perlu mengadakan promo.... lah ini malah webnya pas dicari datanya yang terjadi paling2: maaf data tidak ditemukan.... masa iya penumpang kelas 1 musti antri tiket berdiri di stasiun dengan pelayanan yang jutek dan dengan ancaman calo

2. Sebelum Keberangkatan, disediakan executive lounge (kalo ini keknya udah banyak di stasiun)... nah seharusnya bagi penumpang kelas-1 (Argo) disediakan fasilitas bagasi cuma-cuma, dalam artian diberikan fasilitas penyimpanan bagasi dengan kuota tertentu milik penumpang yang didata dan dilayani... sehingga penumpang tidak harus membawa bagasinya sendiri ke kabin.. tapi ditaroh bagasi dan akan diberikan kepada penumpang di executive lounge di stasiun tujuan .... penumpang kelas-1 seharusnya ke kabin tinggal santai dan menikmati perjalanan, karena bagasinya udah ada yang ngurus.....

3. Dalam perjalanan (dalam Kabin Penumpang), ini yang paling penting.... agar kereta kelas-1 perjalanan dibuat nyaman, menyenangkan dan yang paling utama adalah tepat waktu.. dengan toleransi keterlambatan adalah 15-30 menit.... selanjutnya ada lah semacam welcome drink (kopi/teh dlm cangkir) and snack .... ga harus makanan berat kok (itu akan membuat penumpang dilayani selayaknya penumpang kelas-1)... dan adanya pendataan penumpang turun mana sehingga petugas dengan sigap akan mengingatkan penumpang yang akan bila sudah dekat dgn stasiun tujuannya (kalo ini sudah ada, salut buat PT KA)....dan jangan lupa berikan salam selamat datang setiap habis berhenti di stasiun yang memang menaikkan penumpang dan ucapkan terima kasih telah menggunakan jasa KA sebelum masuk setiap stasiun pemberhentian... serta jangan lupa petugas yang selalu siap apabila penumpang butuh .. dan petugas tersebut melayani dengan 3 S (sapa, salam senyum)....

4. Pelayanan Restorasi, tidak bisa dipungkiri, bahwa restorasi memegang peranan penting dalam perjalanan KA..... kalo bisa semua restorasi KA K-1 itu kek argo jati... jadi bener2 resto K-1, trus menunya jangan ya itu2 aja tapi harganya selangit... mending kerjasama dengan pihak ke-3 soal kuliner KA, jadi menu KA akan berfariatif menurut KA dan timing2 nya...... kalo pelayanan restonya OK, harga tidak menjadi masalah....

4 Setelah Menggunakan KA, setelah penumpang turun dari KA kelas-1, penumpang diberi ucapan terima kasih telah menggunakan layanan PT KA dan dapat mengambil bagasi mereka yang dititipkan secara cuma-cuma di bagasi melalui pelayanan baggage di executive lounge... jangan penumpang yang turun dari K-1 disuru keluar lewat exit yang sempit dan dijaga petugas peminta tiket, kesannya penumpang itu naek KA ga bayar aja.... jadi perlakukan penumpang sampai keluar stasiun itu dengan nyaman... apabila kereta telat, ucapkan maaf dan kesediaan untuk menerima komplain dari pelanggan.....

selanjutnya adalah fasilitas menyangkut sarana KA kelas-1 yang harus benar2 kelas satu:
1. Brand, dalam hal ini seharusnya dibedakan mana kelas executive biasa dan kelas argo... terutama di informasi dan di tiket....jangan sama2 tertulis eksekutif.... kalo sama2 executive, untuk apa brand argo selain harga yang lebih mahal aja

2. kenyamanan Gerbong, dalam hal ini kelas-1 harus lebih dari sekedar exe biasa, apalagi memegang brand Argo.. seharusnya kabin lebih nyaman dengan jumlah kursi lebih sedikit dari exe biasa, selain reclining seat lengkapi lagi dengan leg rest (dulu jaman perumka aja ada)... kemudian bantal dan selimut yang lebih nyaman (bukan bantal kotak kecil) serta interior dengan karpet, bukan vinyl....

3. Sarana Kereta, kereta kelas-1 harusnya berbeda dengan exe biasa, boogienya yang lebih nyaman (K-9 ato minimum K-8) dan minim goncangan.. memang perawatan lebih sulit, namun kenyamanan adalah hal penting dalam perjalanan mahal.... serta model kereta klo bisa model Anggrek....

4. Entertainment, untuk K-1 harusnya lebih bermutu dunk, dengan pilihan majalah/koran yang tersedia di setiap tempat duduk (ini sudah ada) selanjutnya siaran TV nya jangan KA TV, kalo misalnya ada blank spot, napa tidak menggunakan TV satelite? yang bisa dioperasikan dengan menyiarkan tayangan populer (bola/berita)... selain itu juga diberikan akses Wiifi... bisa juga dengan menggunakan koneksi wiifi berbayar kek di hotel2....

5. Bagasi, bagasi harus dipastikan aman dan diberi kode penumpang dengan jelas, agar tidak tertukar

6. Kenyamanan di Stasiun, sebelum dan setelah naik KA di stasiun agar penumpang tetap merasa nyaman dan terlayani dengan baik, entah itu tempat parkir yang nyaman, executive lounge sebagai tempat menukar tiket, keleluasaan untuk memilih kendaraan di luar stasiun... yang paling penting adalah aman dari Calo dan pemaksaan lain

7. Frequent Card, adanya kartu pelanggan yang mirip dengan ATM... ini terinspirasi dari Garuda Frequent Flyer Xie Xie kartu ini bisa diperoleh dengan akumulasi point mileage yang telah ditempuh dengan KA Argo... dan akan makin meningkat dari Blue, Silver, Gold, Platinum dan Multi Platinum.... dan banyak kemudahan dan fasilitas yang bisa diperoleh dengan kepemilikan kartu ini berdasarkan tingkatannya.... ini sangat penting, karena selain menyangkut prestise... penumpang akan merasa memiliki kereta api dengan adanya pengakuan atas seringnya naik kereta kelas-1

wah koq panjang banget kek editorial yaNgakak tapi menurut saya itulah yang diperlukan agar kereta api dapat menjadi brand yang akan memberikan pelayan baik, ada di hati konsumen dan kebanggan untuk bisa menaikinya......
[/spoiler]

mantabs nih usulannya...kecuali yg nomer terakhir gw masih blm mudeng.
mending coba langsung diusulin ke pt ka, mungkin ditindaklanjuti.

(06-12-2010, 05:42 PM)bagus70 Wrote: Kalau saya mengusulkan mestinya KA EXA yang jalan malam dikasih gerbong tidur.

nah ini juga keren...kaya bima tempo dulu, tapi asal tetep diawasi jangan sampai disalahgunakan...
Reply
(06-12-2010, 03:56 PM)Bangunkarta Wrote: 2. Sebelum Keberangkatan, disediakan executive lounge (kalo ini keknya udah banyak di stasiun)... nah seharusnya bagi penumpang kelas-1 (Argo) disediakan fasilitas bagasi cuma-cuma, dalam artian diberikan fasilitas penyimpanan bagasi dengan kuota tertentu milik penumpang yang didata dan dilayani... sehingga penumpang tidak harus membawa bagasinya sendiri ke kabin.. tapi ditaroh bagasi dan akan diberikan kepada penumpang di executive lounge di stasiun tujuan .... penumpang kelas-1 seharusnya ke kabin tinggal santai dan menikmati perjalanan, karena bagasinya udah ada yang ngurus.....

kayak di pesawat, tp kalo di terapkan di kereta api kayaknya agak sulit :
1. setiap rangkaian harus membawa gerbong barang buat bagasi
2. bayangkan kalo satu rangkaian membawa 500 penumpang, apalagi kalau kaya kereta api BIMA yang banyak bgt berhentinya, butuh waktu hampir 15 menit untuk menurunkan barang"
my Pesbuk
my Blog

Berjuang lulus UN dengan nilai terbaik Hitung...Hitung
Reply
Tapi pd intinya KA itu sama juga rumah persinggahan berjalan. Sama kalau hotel, vila, wisma, dll cuma bersifat sementara. Tujuan utama kita khan pasti keluar dari bangunan2 kita nginep krn berwisata, urusan kerja, jumpa kangen keluarga, reuni, dll. Tapi tentu fasilitasnya bagaikan hotel berjalan tentunya.

@ Bangunkarta : Jadi kesannya KA Klas Eksekutif Argo itu enggak mau kalah dengan bus komuter kayak Trans Jakarta. "Terima kasih anda telah menggunakan Trans Jakarta busway". Begitu pun di KA "Terima kasih anda telah menggunakan KA Argo xxx Semoga perjalanan Anda menyenangkan. Mohon ma'af apabila ada pelayanan dari kami yang kurang atau tidak memuaskan Anda:.
Trus menyikapi pelayanan restoran aku pengen banget berusul kalau PT. KA kerjasama dengan pihak perhotelan bintang 3, 4 atau pun 5. Semisal PT. KA menjalin kerjasama dengan hotel A yang berbintang 5. Karena nih KA Argo xxx milik Daops sekian, jadinya hotel itu pun tentu saja berada di lingkungan Daops sekian, bukan yang di Daops sekiun.
Soal kenyamanan, baiknya antar kursi itu dikasih jarak lebar meja min 30 cm. Misal aku duduk di jok no. 3CD. Berarti aku semeja dengan yg di sebelah aku. Sedang, yang no. 2CD yg ada di depan aku kalau mau diputer alias gabung dengan aku berdua silahkan aja. Dg lebar meja 30 cm aku rasa cukup utk naruh piring makan dan segelas mimunan utk ber2 scr berhadapan.

@ Bagus70 > Bukannya dulu kereta tidur dah pernah ada? Karena ada isu berita banyaknya pasangan seling**h makanya ditiadain deh...

Reply
(07-12-2010, 09:15 AM)Dana Komuter Wrote: Bukannya dulu kereta tidur dah pernah ada? Karena ada isu berita banyaknya pasangan seling**h makanya ditiadain deh...

Wah sayang juga kalo emang begitu, padahal di luar negeri, terutama Eropa, kereta tidur menjadi salah satu favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan jauh selain dengan pesawat.

Mengapa? Karena kereta tidur memberi kenyamanan lebih yang tidak dapat ditandingi pesawat maupun bis cepat malam.

Apalagi dengan kebiasaan traveller di Indonesia yang lebih menyukai perjalanan KA jarak jauh di malam hari (Bima, Turangga dkk.), kereta tidur pasti akan menjadi pilihan utama mereka.
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)