Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT KCJ impor KRL?
^
^
bisa saja pemerintah membeli KRL eks-Jepang tersebut, tapi apakah perusahaan KRL di Jepang mau menjualnya?
terlebih Perusahaan KRL di Jepang susah untuk diajak bernegosiasi (contoh: J^-East) dan PT.KCJ memilik pesaing, yaitu operator KA kelas 2 di Jepang yang gencar mencari KRL 2nd dari operator KA yang besar
Reply
Yang sudah jelas akan diimpor : 4 set TM 7000, 4 set TM 05, dan 4 set TM 6000. Untuk yang lainnya lagi, saya sempat menyarankan agar PT.KCJ segera membooking untuk jangka pemesanan 4 tahun lagi dari perusahaan swasta seperti Tokyu dan TM, agar tidak keburu diambil oleh Chichibu dan Nagaden. Kita tidak bisa beralasan pemesanan itu masih lama, tapi kita harus mengantisipasi aksi "rebutan" dari Chichibu dan Nagaden.
AT-CAP車両 せいぞ 膾炙 Ltd.
Provide contents of :
openBVE Indonesia, Official manufacturer of JSB RailCorp TRS2009 trains, Commuter, EMU, and DMU news, and railway novels.

In subsidiary of GM-MarKA and Balai Yasa openBVE GM-MarKA
Reply
(12-06-2010, 05:11 PM)rhezafadlysurya Wrote: Hahaha. Berhubung saya pernah tinggal di Tokyo. Jadi saya jelasin aja deh, mendingan KRL mana saja yang bisa diimpor dari Tokyo.
Kalau menurut saya sih, yang pertama, tambah dulu rangkaian Tokyu seri 8500 yang 10 gerbong di Jepang. Rangkaian-rangkaian tersebut ialah 8606, 8615, 8616, 8617, 8619 dan 8620 untuk menemani yang 8604, 8608, 8610, 8611, 8612, 8613, 8614 dan 8618. Yang kedua, impor tuh bekas KRL Tokyo Metro seri 6000 untuk jalur Tokyo Metro Chiyoda yang digantikan dengan TM seri 06 dan musim gugur 2010 nanti dateng TM seri 16000. Kalau impor dari TM, tambah lagi yang TM seri 7000 jalur Tokyo Metro Yurakucho dan jalur Tokyo Metro Fukutoshin yang udah diganti dengan TM seri 10000. Tambah lagi dengan TM seri 9000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Namboku, TM seri 8000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Hanzomon dan digantikan TM seri 08 dan TM seri 6000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Chiyoda dan TM seri 05 yang lama yang dipakai jalur Tokyo Metro Tozai. Ada lagi, impor aja KRL komuter dari JR East dan Toei/TMG seri 10-000 dam 10-300. Masih ada lagi, KRL komuter dari Tobu Railway, Keio Corporation, Keikyu Electric Raliway, Keisei Electric Railway, Seibu Railway, Odakyu Electric Railway dan Sagami Railway. Itu saja, perusahaan-perusahaan KRL yang ada di Tokyo. Semoga bisa diimpor ke Jabodetabek dengan keadaan utuh dari Jepang.

Masalahnya begini:

Dalam jangka waktu 2 tahun yang tersisa sebelum adanya kebijakan stop impor KRL eks Jepang, memang akan didatangkan beberapa set KRL yang diperkirakan berasal dari rangkaian eks Tokyu atau Tokyo Metro (Eidan).
Sementara ini ada 3 set rangkaian TM 7000 yang telah tiba di BUD, sementara 1 set TM 7000 masih dikapalkan, dan TM 05 batch awal eks Tozai dan TM 6000 eks Chiyoda masih dalam tender.

Untuk KRL eks Tokyu sepertinya yang akan didatangkan adalah salah satu dari seri 8500, 8590 dan 9000, sedangkan untuk rangkaian eks TM sepertinya cukup sulit untuk pelepasan kembali karena masih belum ada unit baru setelah TM 6000.

Dalam pemesanan KRL dari perusahaan besar, PT. KCJ memiliki beberapa pesaing yang perlu diperhatikan yaitu Nagaden, Chichibu, Ueda, dan beberapa operator kelas 2 lainnya, yang sewaktu-waktu dapat merebut KRL-KRL tersebut untuk dijadikan rolling stock mereka.

Yang perlu diwaspadai dengan "perebutan" ini:

CTK (Chichibu) => Tokyu 9000 (saat ini mengincar seri 8090)
Nagaden => Tokyu 8500 batch tengah (8615F s/d 8627F).

Untuk Keikyu, Keisei dan Keio, sepertinya PT. KCJ tidak berminat karena rolling stocknya punya gauge yang berbeda dari yang disyaratkan (1435 mm), sedangkan JR East sulit untuk diajak bernegosiasi sehingga peluang impor berikutnya masih terbuka untuk Tobu, Seibu atau Odakyu.

CMIIW.
Reply
Bos baiknya beli KRL buatan lokal (INKA) jangan lagi impor-imporan disini dah banyak insinyur mesinnya (termasuk ane) jadi ngapain kalo cuma kereta bekas pake impor segala dari jepang lagi (negara lintah darat). Jepang dah cukup ngambil keuntungan dari kita mulai dari gas alam yang disedot ke sana, kekayaan laut sampe industri otomotif semua nya jepang ...please dech..masa kita cuma jadi object/pasar buat mereka ..piss
Reply
(24-06-2010, 11:36 AM)Kereta mania Wrote: Bos baiknya beli KRL buatan lokal (INKA) jangan lagi impor-imporan disini dah banyak insinyur mesinnya (termasuk ane) jadi ngapain kalo cuma kereta bekas pake impor segala dari jepang lagi (negara lintah darat). Jepang dah cukup ngambil keuntungan dari kita mulai dari gas alam yang disedot ke sana, kekayaan laut sampe industri otomotif semua nya jepang ...please dech..masa kita cuma jadi object/pasar buat mereka ..piss

Sampai INKA memperbaiki reputasi buruknya di depan Dirjen Perkeretaapian, PT Kereta Api, dan PT KA-I Commuter Jabodetabek (KCJ), yah.

*ampun deh, nama perusahaannya memang (sic) KA-I kena sensor juga...

(12-06-2010, 05:11 PM)rhezafadlysurya Wrote: Hahaha. Berhubung saya pernah tinggal di Tokyo. Jadi saya jelasin aja deh, mendingan KRL mana saja yang bisa diimpor dari Tokyo.
Kalau menurut saya sih, yang pertama, tambah dulu rangkaian Tokyu seri 8500 yang 10 gerbong di Jepang. Rangkaian-rangkaian tersebut ialah 8606, 8615, 8616, 8617, 8619 dan 8620 untuk menemani yang 8604, 8608, 8610, 8611, 8612, 8613, 8614 dan 8618. Yang kedua, impor tuh bekas KRL Tokyo Metro seri 6000 untuk jalur Tokyo Metro Chiyoda yang digantikan dengan TM seri 06 dan musim gugur 2010 nanti dateng TM seri 16000. Kalau impor dari TM, tambah lagi yang TM seri 7000 jalur Tokyo Metro Yurakucho dan jalur Tokyo Metro Fukutoshin yang udah diganti dengan TM seri 10000. Tambah lagi dengan TM seri 9000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Namboku, TM seri 8000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Hanzomon dan digantikan TM seri 08 dan TM seri 6000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Chiyoda dan TM seri 05 yang lama yang dipakai jalur Tokyo Metro Tozai. Ada lagi, impor aja KRL komuter dari JR East dan Toei/TMG seri 10-000 dam 10-300. Masih ada lagi, KRL komuter dari Tobu Railway, Keio Corporation, Keikyu Electric Raliway, Keisei Electric Railway, Seibu Railway, Odakyu Electric Railway dan Sagami Railway. Itu saja, perusahaan-perusahaan KRL yang ada di Tokyo. Semoga bisa diimpor ke Jabodetabek dengan keadaan utuh dari Jepang.

Di Tokyo bagian mana gan? Harusnya ketahuan beda sepur 1067nya TRTA dan 1435nya Toei/Keikyu/Keisei Tersenyuum

Tidak akan ada lagi pengadaan dari Tokyu Corp. Sekarang kita membidik KRL Tokyo Metro, seri 7000 sebanyak 4 set. Yang 3 set sudah datang, tinggal set keempat yang belum datang dan dalam perjalanan.

Diharapkan tahun ini TM 05 juga akan segera datang. Masih dijajaki kemungkinan untuk seri 6000 dan 05N.
Reply
(24-06-2010, 09:50 PM)Shin Muhammad Wrote:
(24-06-2010, 11:36 AM)Kereta mania Wrote: Bos baiknya beli KRL buatan lokal (INKA) jangan lagi impor-imporan disini dah banyak insinyur mesinnya (termasuk ane) jadi ngapain kalo cuma kereta bekas pake impor segala dari jepang lagi (negara lintah darat). Jepang dah cukup ngambil keuntungan dari kita mulai dari gas alam yang disedot ke sana, kekayaan laut sampe industri otomotif semua nya jepang ...please dech..masa kita cuma jadi object/pasar buat mereka ..piss

Sampai INKA memperbaiki reputasi buruknya di depan Dirjen Perkeretaapian, PT Kereta Api, dan PT KA-I Commuter Jabodetabek (KCJ), yah.

*ampun deh, nama perusahaannya memang (sic) KA-I kena sensor juga...

(12-06-2010, 05:11 PM)rhezafadlysurya Wrote: Hahaha. Berhubung saya pernah tinggal di Tokyo. Jadi saya jelasin aja deh, mendingan KRL mana saja yang bisa diimpor dari Tokyo.
Kalau menurut saya sih, yang pertama, tambah dulu rangkaian Tokyu seri 8500 yang 10 gerbong di Jepang. Rangkaian-rangkaian tersebut ialah 8606, 8615, 8616, 8617, 8619 dan 8620 untuk menemani yang 8604, 8608, 8610, 8611, 8612, 8613, 8614 dan 8618. Yang kedua, impor tuh bekas KRL Tokyo Metro seri 6000 untuk jalur Tokyo Metro Chiyoda yang digantikan dengan TM seri 06 dan musim gugur 2010 nanti dateng TM seri 16000. Kalau impor dari TM, tambah lagi yang TM seri 7000 jalur Tokyo Metro Yurakucho dan jalur Tokyo Metro Fukutoshin yang udah diganti dengan TM seri 10000. Tambah lagi dengan TM seri 9000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Namboku, TM seri 8000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Hanzomon dan digantikan TM seri 08 dan TM seri 6000 yang dipakai di jalur Tokyo Metro Chiyoda dan TM seri 05 yang lama yang dipakai jalur Tokyo Metro Tozai. Ada lagi, impor aja KRL komuter dari JR East dan Toei/TMG seri 10-000 dam 10-300. Masih ada lagi, KRL komuter dari Tobu Railway, Keio Corporation, Keikyu Electric Raliway, Keisei Electric Railway, Seibu Railway, Odakyu Electric Railway dan Sagami Railway. Itu saja, perusahaan-perusahaan KRL yang ada di Tokyo. Semoga bisa diimpor ke Jabodetabek dengan keadaan utuh dari Jepang.

Di Tokyo bagian mana gan? Harusnya ketahuan beda sepur 1067nya TRTA dan 1435nya Toei/Keikyu/Keisei Tersenyuum

Tidak akan ada lagi pengadaan dari Tokyu Corp. Sekarang kita membidik KRL Tokyo Metro, seri 7000 sebanyak 4 set. Yang 3 set sudah datang, tinggal set keempat yang belum datang dan dalam perjalanan.

Diharapkan tahun ini TM 05 juga akan segera datang. Masih dijajaki kemungkinan untuk seri 6000 dan 05N.

Untuk KRL eks Tokyu Corp bisa saja PT. KCJ berubah pikiran setelah kontrak dengan TM berakhir pasca kedatangan TM 6000 (sepertinya menurut saya seri 9000 yang akan diimpor).

Toei tidak semuanya menggunakan sepur 1435 mm, karena ada jalur Mita yang pakai 1067 mm dan Shinjuku yang pakai 1372 mm.

Bagi perusahaan lain (OER, Seibu, dll) sepertinya pihak KCJ sendiri belum berminat dan dari mereka sendiri belum ada rangkaian yang "not in service" permanen.
Reply
Quote:Untuk KRL eks Tokyu Corp bisa saja PT. KCJ berubah pikiran setelah kontrak dengan TM berakhir pasca kedatangan TM 6000 (sepertinya menurut saya seri 9000 yang akan diimpor).

Toei tidak semuanya menggunakan sepur 1435 mm, karena ada jalur Mita yang pakai 1067 mm dan Shinjuku yang pakai 1372 mm.

Bagi perusahaan lain (OER, Seibu, dll) sepertinya pihak KCJ sendiri belum berminat dan dari mereka sendiri belum ada rangkaian yang "not in service" permanen.

Setelah saya pikir, kemungkinan kalo KCJ kontrak sama Tokyu lagi masih 8500.

Masalahnya ;

1. 8500 sudah tua, rencananya antara tahun 2013-2015 akan di pindahkan atau di scrap. Dan akan ada seri baru plus perbanyak Tokyu 5000.

2. Tokyu 9000 dan Tokyu 1000 (1001-1010) Masih di butuhkan. Untuk Tokyu 1000 (1001-1010) tidak ada pengganti karena Jalur Hibiya harus menggunakan kereta 3 pintu, jadi harus benar-benar sampai "Not In Service".
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)