Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Dan Malaysia pun terinspirasi Indonesia..
#21
D52 narik Joko Kencil...kayaknya keren. cuman saya pikir interior Joko Kendil kayaknya harus diganti dulu, karena interiornya yang sekarang banyak dikritik orang. Kesannya asal-asalan. Malah lantainya pakai lantai vinyl jadi kelihatan murahan sekali.
Reply
#22
(02-06-2010, 08:11 PM)bagus70 Wrote:
(02-06-2010, 09:32 AM)enrico Wrote: dasar malingsial bidang apa cb yang nggak di curi sama mereka...Ngeledek

Maaf mas, mohon agar anda menjaga sifat anda. Alasan kenapa saya membuat thread ini bukan untuk mengadu domba. Dan itu juga tak mungkin karena saya punya banyak relasi railfans di Malaysia. Apalagi kawan-kawan railfans dari Malaysia adalah yang pertama membela Indonesia waktu ada ribut-ribut antara Indonesia dan Malaysia (contohnya waktu ada klaim ikon budaya).

Alasan saya membuat thread ini adalah agar kawan-kawan bisa mengiklankan sisi positif perkereta apian Indonesia ke dunia.

Saya tahu saya bukan satu-satunya di sini, karena ada banyak juga kawan yang punya relasi railfans dari Jepang (contohnya).

Mohon itu dimanfaatkan.
[Image: overstappen.png]



hoho...
sebelumnya mohon maaf, saya cuma melihat dari trend belakangan yg menyorot ttg pencurian aset2 Indonesia di berbagai bidang, mungkin kata terinspirasi cuma bisa di ketahui oleh mereka sm yg diatas selebihnya kalo nggak ditiru y nyontek...

ini diluar lingkup railfan LN, saya lebih menyoroti pemerintahan mereka yg kelakuannya sy sebutkan td...
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#23
(03-06-2010, 10:51 AM)bagus70 Wrote: D52 narik Joko Kencil...kayaknya keren. cuman saya pikir interior Joko Kendil kayaknya harus diganti dulu, karena interiornya yang sekarang banyak dikritik orang. Kesannya asal-asalan. Malah lantainya pakai lantai vinyl jadi kelihatan murahan sekali.

Coba kalau lantainya diberi karpet merah mas, pasti banyak yg setuju. Di KA penumpang katanya lantai vinyl banyak dikeluhkan karena kalau pake AC malah kedinginan, suara gemuruh jadi makin keras, trus kalau kobongan lebih mudah terbakar (katanya sih begitu).

Usul nih, kalau gerbong eks KLB Bung Karno 1945 diperbaiki trus dipakai buat KA wisata gimana, skalian buat wisata sejarah gitu. Ntar lokonya pake C 28 ama D 52 Bingung
Reply
#24
Promosinya ke dunia internasional gimana? Saya pikir gimana kalau kita nglurug ketemu pak Jero Wacik agar wisata KA Indonesia juga diperkenalkan di luar negerei.
Atau kalau ada pameran wisata Indonesia di luar negeri, railfans Indonesia boleh ikut buka stand di sana.
Reply
#25
(03-06-2010, 12:24 PM)bagus70 Wrote: Promosinya ke dunia internasional gimana? Saya pikir gimana kalau kita nglurug ketemu pak Jero Wacik agar wisata KA Indonesia juga diperkenalkan di luar negerei.
Atau kalau ada pameran wisata Indonesia di luar negeri, railfans Indonesia boleh ikut buka stand di sana.

Boleh juga tuh, mas Bagus. Bisa dipromosikan mengenai KA Ambarawa, Sumbar dan Djaladara, biar nanti RF mancanegara mengetahui kalau Indonesia juga bisa mengelola loko uap dan memanfaatkannya utk potensi wisata. Usul yg menarik tuh, boleh dicoba.
Reply
#26
Nah, sekarang tinggal eksekusinya...
Reply
#27
(03-06-2010, 10:51 AM)bagus70 Wrote: D52 narik Joko Kencil...kayaknya keren. cuman saya pikir interior Joko Kendil kayaknya harus diganti dulu, karena interiornya yang sekarang banyak dikritik orang. Kesannya asal-asalan. Malah lantainya pakai lantai vinyl jadi kelihatan murahan sekali.

dirubah total interiornya
pake permadani timur tengah yang tebel dan artistik
dikasi ukiran yang khas indonesia.....

tapi hanya impian...Bethe

[Image: _DSC0376a.jpg]
Reply
#28
Reply
#29

[Image: _DSC0376a.jpg]
Reply
#30
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)