15-04-2010, 09:31 AM
selamat tinggal Parahyangan....
semoga ada parahyangan-Parahyangan lain yang akan muncul...
semoga ada parahyangan-Parahyangan lain yang akan muncul...
![[Image: Siggy.jpg]](http://i396.photobucket.com/albums/pp46/ajuy_cool/Siggy.jpg)
|
Naik Parahyangan murah meriah cepat
|
|
15-04-2010, 09:31 AM
selamat tinggal Parahyangan....
semoga ada parahyangan-Parahyangan lain yang akan muncul... ![]()
15-04-2010, 11:40 PM
mudah mudahan aja PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tidak menghapus KA parahyangan tp membuatnya tetap ada dgn kelas K2 Full kaya mutiara selatan ato fajar utama.
dan apabila KA Parahyangan ini dihapus saya yakin para penumpang lebih memilih travel daripada naik KA Argo Gede krn ongkosnya ga jauh beda dan KA Argo Gede harus siap siap bakal di hapus krn sepi penumpang. salam KA save our KA Parahyangan krn ini KA legenda mulai operasi klo ga salah tahun 1971 CMIIW.
Train is never death for my life specially KA Lodaya
16-04-2010, 02:09 PM
katanya ke depannya K2 tetap ada pada hari/jam2 tertentu untuk menampung penumpang k2 parahyangan .... mungkin ditempelin di Argo Gede kali ya ....
16-04-2010, 08:25 PM
Saya mendapat kabar bahwa Parahyangan tidak akan dihapus seluruhnya, tetap jalan pada hari jumat-sabtu-minggu-senin. Nah klo begini kan bagus, Parahyangan masih eksis dan okupansi untuk Malabar bisa dilakukan
WAHAI PAK PRESIDEN SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT AGAR PT KA DIPRIVATISASI SAJA, SOALNYA BILA SWASTA TIDAK MASUK KE INDONESIA MAKA JALAN KEHANCURAN BAGI PERKERETAAPIAN KITA MAKIN TERBUKA LEBAR...
16-04-2010, 11:59 PM
Ya Allah, semoga sepur2 di jalur jakarta-bandung tidak punah n bisa melewati rintangan ini..
sangat prihatin ![]()
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
17-04-2010, 12:36 AM
kalau saya sarankan kereta Parahyangan diganti menjadi kereta wisata saja karena pemandangannya yang indah. Dibandingkan naik mobil lewat tol.
17-04-2010, 01:04 PM
Duh.. nih kereta punya nilai historis yang banyak buat diri nubie, waktu kuliah dulu kalo wakuncar ke bdg nubie slalu pake parahyangan. meskipun dulu sering jadi
ga rela parahyangan dihapus...
Sawunggalih Utama, Taksaka, Turangga, Argo Wilis, Lodaya, Kutut, Bogowonto AC, Kutsel and Malabar.
17-04-2010, 05:02 PM
Alihkan saja KA Jakarta Bandung lewat Selatan ; pasti banyak peminat selain ke Bogor juga Cicurug, Parungkuda Cibadak/Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Lampegan, Cibeber,Cianjur,Ciranjang,Cipeuyeum , Cipatat, Tagog apu, Padalarang, Cimahi sd Bandung. Jadi penumpangnya tidak hanya tujuan Bandung saja.
Bandingkan dengan lewat Utara ; Parahiangan sudah diberhentikan di Bekasi dan beberapa KA berhenti di Purwakarta dan Cimahi tetap saja semi peminat. Laju perjalanan di Selatan Jawa Barat cukup tinggi baik yang menuju Jakarta, Bandung maupun antara ketiga kota Bogor, Sukabumi dan Cianjur karena di ketiga kota tersebut terdapat pusat pendidikan IPB, AKA, Secaba dll serta tersebarnya tempat wisata mulaik Kebun Raya, Cimelati, Pangrango, Pantai Pelabuhan Ratu, Selabintana. Cibodas plus aroma perjalanan yang menarik mulai dari hulu Sungai Ciliwung, Teworongan Lampegan, Kebun Teh Cibeber plus Tauco Cianjur...sd Gunung Kapur Citatah.
17-04-2010, 06:25 PM
(17-04-2010, 05:02 PM)yudhisf Wrote: Alihkan saja KA Jakarta Bandung lewat Selatan ; pasti banyak peminat selain ke Bogor juga Cicurug, Parungkuda Cibadak/Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Lampegan, Cibeber,Cianjur,Ciranjang,Cipeuyeum , Cipatat, Tagog apu, Padalarang, Cimahi sd Bandung. Jadi penumpangnya tidak hanya tujuan Bandung saja. OOT : kalo relnya udah full R54 dari BOO - PDL plus penggantian jembatan dan penambahan gradien tikungan dibeberapa titik itu sudah beres semua. baru parahyangan bisa lewat jalur selatan ![]() mudah - mudahan saja pelayanan parahyangan untuk yang selanjutnya bisa lebih baik lagi. bravo parahyangan
17-04-2010, 06:31 PM
T'nyata salah satu tulisan di skripsi saya tidak valid lagi isinya...
"Bagi PT. Kereta Api (Perseero) jalur Bandung - Jakarta merupakan jalur primadona dan memberikan keuntungan yang paling besar dibandingkan jalur-jalur lainnya. Pada tahun 2002 saja pada jalur itu beroperasi 32 KA Parahyangan, 8 Argo Gede, 12 KA Container dan barang serta 32 KA penumpang kelas ekonomi. Dari Parahyangan dan Argo Gede saja telah terangkut lebih dari 3,5 juta penumpang." Saya mengutip dari tulisan Hendrowijono di harian Kompas... T'nyata satu paragraf dalam skripsi saya tersebut sekarang sudah tidak realistis lagi... Tadinya koridor primadona, sekarang koridor morat-marit... Tanya Kenapa???
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|