Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Elektrifikasi (Sinyal dan LAA) Lintas Solo-Jogja
#51
Kelebihan persinyalan elektrik :
- Blok sudah otomatis, tdk perlu memberi/minta blok aman.
- Memberi perintah MS tinggal nyalakan lampu emergency, tak berlalu berlari2 ke arah KA brhenti di
muka sinyal masuk.
- Rel putus, wesel macet, kabel sinyal hilang/putus bisa segera terdeteksi dr ruang PPKA.
- PPKA salah membentuk rute persilangan, sistem tdk akan bekerja/menolak perintah PPKA sehingga
kemungkinan PLH karena PPKA salah mengatur jalur sangat kecil. Beda cerita kalo mass yg
melanggar sinyal, wah bisa repot. Perubahan posisi wesel membutuhkan waktu, beda dg mekanik,
tarik handle langsung berubah posisi.
- dll.

CMIIW
Reply
#52
haha, saya org klaten siap menunggu sinyal elektrik aja deh mas mas..
Reply
#53
waduh..ilang deh spot favorit saya berburu...sinyal masuk deket PJL 283 KT..
693-5073-893-673
Reply
#54
Lagian sinyal elektrik punya pesona eksotika tersendiri diluar keunggulan sinyal eletrik. Kadang kalo kita moterk kereta api feat sinyal masuk kesannya gimana gitu Xie Xie.Salah satu kekeurangan sinyal eletrik kalo di siang hari kadang kurang terlihat jelas apakah menyala hijau ato merah Ngakak
Tag Kereta Lebih Baik
Reply
#55
menurut saya petak mn-slo-yk yang masih menggunakan sinyal mekanik memang perlu diganti dengan elektrik, karena jalur tersebut padat2nya mulai sore hingga pagi hari...Dan juga kalo sinyal elektrik jarak pandangnya di malam hari terang benderang hingga jarak 1km/ bahkan lebih(klo gag salah)Bye Bye
Reply
#56
seharusnya signal di jalur ini sudah harus pakai elektrick, selain padatnya jadwal KA juga untuk keamanan perjalanan itu sendiri...

MENUNGGU DIJALANKANNYA LAGI BANYUBIRU


SETELAH ISTIRAHAT PANJANG
Senang
Reply
#57
alhamdulillah sudah ada perkembangan..dikutip dari website PT.LEN

Quote:Len Tandatangani Dua Kontrak dengan Nilai Total Rp 464 Milyar

Penandatanganan kontrak pekerjaan mengenai modifikasi sistem persinyalan dan telekomunikasi dari jalur tunggal menjadi jalur ganda dengan penggantian Interlocking Sistem Elektronik di St. Cirebon - St. Waruduwur - St.Babakan - St. Losari - St.Tanjung - St.Bulakamba - St. Brebes dan penggantian CTC (Centralize Traffic Control) di Cirebon dengan nilai kontrak ini yaitu Rp181 Milyar untuk tahun 2012 - 2013, serta penandatanganan kontrak pekerjaan pemasangan sinyal mekanik menjadi elektrik lintas Solo - Yogyakarta 11 Stasiun dengan nilai Rp283 Milyar untuk tahun 2012 - 2014.

sumber : http://www.len.co.id/len_web/news/?lGRm#
Reply
#58
(16-08-2012, 02:29 PM)argolawu69 Wrote: alhamdulillah sudah ada perkembangan..dikutip dari website PT.LEN

[spoiler]
Len Tandatangani Dua Kontrak dengan Nilai Total Rp 464 Milyar

Penandatanganan kontrak pekerjaan mengenai modifikasi sistem persinyalan dan telekomunikasi dari jalur tunggal menjadi jalur ganda dengan penggantian Interlocking Sistem Elektronik di St. Cirebon - St. Waruduwur - St.Babakan - St. Losari - St.Tanjung - St.Bulakamba - St. Brebes dan penggantian CTC (Centralize Traffic Control) di Cirebon dengan nilai kontrak ini yaitu Rp181 Milyar untuk tahun 2012 - 2013, serta penandatanganan kontrak pekerjaan pemasangan sinyal mekanik menjadi elektrik lintas Solo - Yogyakarta 11 Stasiun dengan nilai Rp283 Milyar untuk tahun 2012 - 2014.

sumber : http://www.len.co.id/len_web/news/?lGRm#
[/spoiler]

Sebagai akibat dari hasil uji coba perangkat ATP/automatic train protection di lintas KTA-YK di tahun 2012 yang dinilai berhasil, maka tahun 2013 project elektrifikasi line YK-SLO akan dilaksanakan. sistem ATP ini akan diintegrasikan ke sistem persinyalan elektrik yang akan dibangun di lintas YK-SLO.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
#59
alhamdulilah akhirnya tahun depan bakal dielektrifikasi jg petak YK-SLO..kayanya emang udah saatnya lah,melihat udah DT plus Traffic yg makin padet
emang kata beberapa RF sinyal mekanik itu lebih eksotis/klasik dll...tp ya kudu realistis jg lah,kasian PPKA klo menarik engkol sinyal (terutama sinyal muka yg jarak kawatnya 1km-an) berpuluh2 kali dlm sehari,blm lg klo ada kerusakan seperti yg disebutkan diatas,selain safety yg jadi prioritas utama tentunya

klo pas siang lampu sinyal kurang jelas aspeknya itu mungkin bohlam/LEDnya udh perlu diganti mungkin ya? Xie Xie


untuk PT.LEN itu cm pasang di system perangkat lunak apa termasuk hardware macem tiang sinyal dsb?soalnya saya liat bentuk sinyal di beberapa petak berbeda2...adakah yg tau?
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Reply
#60
(16-08-2012, 10:05 PM)spoor_jadul Wrote: Sebagai akibat dari hasil uji coba perangkat ATP/automatic train protection di lintas KTA-YK di tahun 2012 yang dinilai berhasil, maka tahun 2013 project elektrifikasi line YK-SLO akan dilaksanakan. sistem ATP ini akan diintegrasikan ke sistem persinyalan elektrik yang akan dibangun di lintas YK-SLO.

Update Progress.....dari pantauan KA Logawa SGU - LPN 15/1/2013

Di beberapa stasiun antara SLO - LPN (seperti di PWS,DL,CE,KT) sudah dimulai pembangunan control cabinet house untuk sistem persinyalan Elektrik, yang berhasil saya potret yang di stasiun Purwosari, pict nya menyusul ye.... Tersenyuum

Dan dari Stasiun Purwosari sampai Brambanan (semua tanpa kecuali) sudah dipasang alat semacam track balise untuk mendukung sistem ATP nantinya...alat tersebut terpasang tepat di samping sinyal muka dan sinyal masuk masing-masing stasiun......maaf yang ini nggak ada fotonya berhubung Logawa rada ngebut disini Eh iya lupa...

(15-08-2011, 08:35 AM)tomrys Wrote: waduh..ilang deh spot favorit saya berburu...sinyal masuk deket PJL 283 KT..

Perkiraan tahun depan kemungkinan besar sinyal masuk yang tuan maksudkan sudah 'menghilang' Ngeledek
dilihat dari quote mas spoor_jadul di atas sampai 15 januari kemaren interval waktunya nggak terlalu lama....berarti progressnya lumayan cepat nih dari 'pengumumannya' sampai realisasinya kemarin...hehe Xie Xie
CMIIW
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)