Posts: 460
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
11
setuju ato ndak saya cuman cerita bagaimana di negara2 eropa. Semua kota ato pelosok bisa dicapai dng kereta ato bis paling sedikit 1x per jam mulai pagi jm 6 sampai jm 23. Terutama jalur sepi merugikan jadi dapet subsidie. Begitulah.
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
(31-10-2011, 12:02 PM)see_204XX Wrote: Koq kurang tepat, Om...? Kenapa nggak ditulis tidak tepat sekalian, Om...?

walah mas... saya ini orang kecil... bukan kapasitas saya memberikan penilaian untuk sebuah kebijakan... apalagi menjudge kebijakan tersebut.. paling2 ya cuman comment ajah
mangkanya saya tulis kurang tepat... soalnya ini kan cuman pandangan saya secara pribadi... dan banyak orang2 yg lebih punya kapasitas yang bilang tepat.. mangkanya kebijakan itu sudah jadi dan dijalankan...
hmmm kalo berbicara terkait kenapa jalan toll tumbuh cepat dibanding KA... musti buka wacana tentang implementasi Pemerintahan Otda yang merupakan hasil semnagat reformasi 1998.... dimana beberapa hal telah dilimpahkan dari pusat ke daerah... dan itu sudah jadi amanat UU hasil reformasi yang "katanya" idaman orang2 Indonesia "saat itu"...
monggo ditelaah beberapa aturan terkait Otda pasti pada menemukan jawaban, kenapa jalan toll itu bisa cepat, dan kenapa pembangunan KA yang cenderung lambat??? dan coba untuk ditelaah dengan sudut pandang netral dan obyektif....nanti njenengan semua bisa menemukan jawaban, termasuk seberapa besar peranan Pemerintah Daerah dalam pembangunan, terutama infrastruktur... dan beberapa kendala harmonisasi yang ada dalam era Otda
nuwun.
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~