27-07-2011, 10:00 AM
rasanya tidak adil pembangunan di sektor transportasi fokusnya kebanyakan di JALAN TOL namun REL kereta api dari jaman belanda ampe skrang gk nambah-nambah...
|
Jalan tol mengancam potensi kereta api ?
|
|
27-07-2011, 10:00 AM
rasanya tidak adil pembangunan di sektor transportasi fokusnya kebanyakan di JALAN TOL namun REL kereta api dari jaman belanda ampe skrang gk nambah-nambah...
27-07-2011, 10:36 AM
(27-07-2011, 10:00 AM)fajaradiatmoko Wrote: rasanya tidak adil pembangunan di sektor transportasi fokusnya kebanyakan di JALAN TOL namun REL kereta api dari jaman belanda ampe skrang gk nambah-nambah... Karena kebijakan pemerintah lebih berpihak pada pengembangan transportasi jalan raya dan belum mau sadar pentingnya Kereta Api sebagai wahana transportasi unggulan Salam Spoor,
27-07-2011, 03:46 PM
Pemerintah cuma ngeliat dari sisi keuntungan semata sih, tau sendiri kan berapa banyak perusahaan otomotif yg menjadikan Indonesia sebagai pasar utamanya. Karena itu pemerintah berharap bisa mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dari situ, padahal kalo diperhatikan dampak negatifnya di masa yg akan datang sangat banyak..
Kereta mu, Kereta ku, Kereta kita semua..
![]()
27-07-2011, 05:40 PM
Sebenarnya saya setuju dengan pembangunan tol dengan persyaratan pemerintah melakukan hal sama juga dengan perkeretaapian Indonesia, tetapi saat ini? Sarana dan prasarana di PT. KAI selalu bertambah tapi lambat, tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, yang kedua teknologi. Tol, solusi cepat mengurai permasalahan transportasi darat tapi sementara, karena akan memacu peningkatan kepemilikan kendaraan dan akhirnya.., peningkatan kepemilikan kendaraan pemborosan energi. Sebenarnya kereta api solusinya, memang semua pada tahu investasi awal katanya mahal, tapi manfaatnya? Tapi kenapa..Jika volume kendaraan besar pajak semakin besar? Industri automotif pasti subur. Sekilas pandangan.
27-10-2011, 05:32 AM
Orang yang pernah diserang habis-habisan dalam thread ini karena ANTI REL KA PRO JALAN TOL ternyata sekarang menjadi Menteri BUMN. Silahkan baca-baca mulai dari post #188.
27-10-2011, 08:13 AM
(27-10-2011, 05:32 AM)pardjono Wrote: Berarti sekarang orang ini " atasan " tidak langsung PT. KAI Semoga aja dia berubah pikiran dan mau melihat potensi perkeretaapian
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
27-10-2011, 10:52 AM
jalur kereta api itu kurang fleksibel untuk transportasi. Banyak barang yang nggak cocok diangkut kereta. Kereta cocok nya untuk barang yang massive aja seperti batubara misalnya.
27-10-2011, 11:30 AM
(27-10-2011, 08:13 AM)cc 204 18 Wrote:(27-10-2011, 05:32 AM)pardjono Wrote: iya saya juga gak nyangka tukang koran ini bisa sangat berubah sekarang , itulah namanya dunia tidak ada yg abadi semua bisa berubah asal ke arah yg lebih baik , ternyata orang ini juga railfan lo bisa di lihat disini dan banyak juga tulisan tulisannya akhir-akhir ini yg ngebahas kereta bisa di search di link utamanya seperti disini dan disini. terutama tentang kereta listrik, apa karena kemarin dia jualan listrik ya monggo dianalisa masing-masing ,selentingan bahkan beliau di usulkan untuk jadi dirut KAI setelah beresin PLN, tapi saya yakin beliau akan menyeimbangkan antara peran kereta api dengan jalan tol karena dia sekarang menteri BUMN jadi prinsipnya kan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Jasa Marga harus sama-sama untung , tapi gak tahu juga seandainya diangkat jadi menteri perhubungan ???.
27-10-2011, 06:15 PM
sebenernya bukan jalan tol yg mengancam, tapi KENDARAAN PRIBADI itu sendiri yg mengancam... nah, karena kebijakan pemerintah yg pro kendaraan pribadi inilah maka jalan tol dibangun di mana-mana...
saya pribadi kalo jalan tol itu isinya bus atau truk semua gak masalah buat saya... tapi dominasi kendaraan pribadi itu yg bikin saya gerah... oh iya, sebenarnya bukan cuma kepentingan para pengusaha otomotif saja yg bermain dalam pembangunan jalan tol ini, tapi juga PENGUSAHA PROPERTI... mereka pandai bikin lobi ke pemerintah supaya dikasih akses langsung ke jalan tol... sebenarnya menurut saya, baik jalan tol ataupun kereta api dua-duanya tetap harus dibangun di segala tempat... masalahnya ialah ketimpangan konsentrasi antara jalan tol dan kereta api... jalan tol dibangun, tapi rel KA gak nambah-nambah... jalan tol tetap harus dibangun, dan rel KA pun tetap harus dibangun... sinergikan keduanya itu, pasti bagus... mari kita belajar ke China...
MY DREAMS:
- All STD gauge & electrified Sumatera-Java-Bali, Trans-Asian, Pan-African, Pan-American Railways - Bridges of Bali, Sunda, Malacca, Gibraltar, and Bering Straits Mau beli tiket KA??? Klik di sini
27-10-2011, 07:47 PM
(27-10-2011, 06:15 PM)love_alisa Wrote: sebenernya bukan jalan tol yg mengancam, tapi KENDARAAN PRIBADI itu sendiri yg mengancam... nah, karena kebijakan pemerintah yg pro kendaraan pribadi inilah maka jalan tol dibangun di mana-mana... haha setuju. dan jangan dikira bus itu saingannya hanya kereta. kendaraan pribadi itu juga rival terberat mereka. sudah beberapa tahun belakangan penumpang bus antar kota menurun signifikan ketika mudik karena banyak pemudik naik sepeda motor dan mobil. di jakarta (dan juga beberapa kota besar), keberadaan angkot dan bus kota semakin terdesak oleh mobil dan apalagi sepeda motor. seandainya kebijakan transportasi indonesia tidak jor2 an di kendaraan pribadi, semisal pakai bbm non subsidi, pajak tinggi, parkir tinggi, dikenakan erp, saya jamin bus dan kereta akan kebanjiran penumpang. sehingga tidak perlu saling sikut untuk saling rebutan penumpang. karena pada hakekatnya kedua2nya sama2 moda transportasi publik.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|