Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prihatin dengan K3...
#21
(19-05-2010, 06:24 PM)eling Wrote:
(19-05-2010, 06:01 PM)Logawa_exp Wrote: [spoiler]
sebenarnya K3 itu milik Pemerintah yang dikelola oleh PT.KA. Jadi tiket K3 itu murah karena memang disubsidi oleh pemerintah dalam bentuk PSO yang tiap tahun dikasihkan ke PT.KA. Namun menurut PT.KA , kadang PSO tidak sesuai dengan biaya yang dibutuhkan untuk perawatan dan operasional, sehingga PT.KA sendiri cenderung mengutamakan KA Komersil ( K2 + K1 ) untuk menutup biaya2 tersebut...

dalam periode 4 tahun terakhir , pemerintah melalui Direktorat Jenderal perkereta-apian terus membeli K3 baru. tahun 2006 aku kurang tahu jumlahnya, tapi yang jelas skrg dipakai KA Kutojaya dan beberapa Ka di Daop 5 PWT, th 2007 ada sekitar 20-an K3 Baru, tahun 2008 ada 20-an lagi, dan tahun 2009 ada 3 set ( 30 K3 + 3 KMP3 ) dan di tahun ini rencana ada 3 Set lagi....

sekarang semua K3 mempunyai logo DEPHUB di bogie-nya disamping logo INKA, hehehePlayboy[/spoiler]
kalo begitu pemerintah bikin perusahaan kereta api satu lagi khusus melayani K3....xixixixxi.....

nunjuk INKA ajah, siapa tahu ane bisa jadi nyambi jadi masinis-nya!! Ngakak

[Image: banner.jpg]
Reply
#22
(19-05-2010, 06:30 PM)Logawa_exp Wrote: nunjuk INKA ajah, siapa tahu ane bisa jadi nyambi jadi masinis-nya!! Ngakak

boleh...boleehhh...ide bagus itu, INKA udah punya fasilitas buat ngerawat kereta, dari INKA untuk INKA,duitnya muter disitu aja...hahahahah...
Big Grin

Reply
#23
(19-05-2010, 06:24 PM)eling Wrote:
(19-05-2010, 06:01 PM)Logawa_exp Wrote: [spoiler]
sebenarnya K3 itu milik Pemerintah yang dikelola oleh PT.KA. Jadi tiket K3 itu murah karena memang disubsidi oleh pemerintah dalam bentuk PSO yang tiap tahun dikasihkan ke PT.KA. Namun menurut PT.KA , kadang PSO tidak sesuai dengan biaya yang dibutuhkan untuk perawatan dan operasional, sehingga PT.KA sendiri cenderung mengutamakan KA Komersil ( K2 + K1 ) untuk menutup biaya2 tersebut...

dalam periode 4 tahun terakhir , pemerintah melalui Direktorat Jenderal perkereta-apian terus membeli K3 baru. tahun 2006 aku kurang tahu jumlahnya, tapi yang jelas skrg dipakai KA Kutojaya dan beberapa Ka di Daop 5 PWT, th 2007 ada sekitar 20-an K3 Baru, tahun 2008 ada 20-an lagi, dan tahun 2009 ada 3 set ( 30 K3 + 3 KMP3 ) dan di tahun ini rencana ada 3 Set lagi....

sekarang semua K3 mempunyai logo DEPHUB di bogie-nya disamping logo INKA, hehehePlayboy[/spoiler]
kalo begitu pemerintah bikin perusahaan kereta api satu lagi khusus melayani K3....xixixixxi.....

(19-05-2010, 06:02 PM)see_204XX Wrote: [spoiler]
(19-05-2010, 05:52 PM)eling Wrote: menurut saya boleh2 aja ada tiket berdiri, misalnya Progo bawa 10 K3, nah jumlah penumpang yg berdiri itu di batasi 100 orang saja, jadinya tiap 1 K3 yg berdiri 10 orang, kan rada mending gak berjubel-jubel banget.

atau supaya bisa fokus ke pelayanan K3, PT KA (persero) bikin anak perusahaan lagi yg khusus menangani K1-K2, PT KA (persero) ngurusin Loko dan perawatan Kereta....
Big Grin

Kalo saya sich pinginnya K3 nggak ada tiket berdiri, kalo dah habis terjual ya sudah tinggal berangkat ajah. Nggak tega kalo ngeliat penumpang yg berdiri, terutama Ibu2 ato Nenek2. Sedih[/spoiler]
saya juga setuju dgn ide sampeyan....

begini saudara-saudaraku, sekarang seluruh armada atau sarana dan prasarana yang baru disediakan oleh Pemerintah, PT KA hanya sebagai penyewa.....
coba perhatikan di setiap jalur KA pasti ditemukan patok-patuk atau plang bertuliskan milik Departemen Perhubungan atau dirjen KA. Nah PT KA setiap tahun (atau bulan tergantung kesepakatan) membayar ke pemerintah karena sudah menjalankan kereta di atas relnya, sedangkan Pemerintah membayar ke PT KA 2 kali yakni PSO dan PS....(lali). yang PSO mungkin udah saudara-saudaraku ketahui, nah yang satunya lagi adalah pergantian biaya untuk perbaikan-perbaikan baik sarana dan prasarana yang telah dilakukan PT KA (istilahnya ditalangin dulu ama PT KA baru setor bon)....

salam
asep

Back on Topic

Reply
#24
k3 kan nama nge tren nya Kereta lilin, klo malam kadang lampunya mati..
Reply
#25
(19-05-2010, 07:45 PM)kemal reza Wrote: k3 kan nama nge tren nya Kereta lilin, klo malam kadang lampunya mati..

ah ga juga tuh...
sekarang PT.KA mewajibkan semua KA ekonomi harus ada KMP3 atau KP3 dan harus fungsiXie Xie
...dulu tahun 2004-an ane pernah naik GBMS,ditahan di MN karena Gensetnya tidak menyala...tim PS tidak mengijinkan KA GBMS brkt sebelum genset menyala, ane denger sendiri tim PS marah2 sama kruw GBMS..

[Image: banner.jpg]
Reply
#26
Melihat nasib K3 hanya bisaHeran
Sejak dulu kualitas malah turun, mulai lampu, toilet (meskipun skrg sdh ada OTC) asongan, keamanan, kebersihan interior n eksterior....

mungkin kita bisa Pengumuman ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan bekerjasama untuk meciptakan kondisi yang lebih baik bagi K3

Misal :
Seluruh Pecinta KA berkumpul tiap minggu yg daerah Sb ya di SB Kota, yang Jkt ya di JAKK. Cari 1 KA saja dengan rangkaian terpendek dan kita coba rehab sama2 dan seadanya baik itu kebersihan, patungan beli lampu ( biasanya PSO belum turun) n ini terjadi secara kontinyu tiap minggu, saya rasa di tiap kota ada lebih dari 50 RF. Coba kerjasama jg dengan dipo Kereta, kan kita2 banyak yang dari kalangan pelajar n mahasiswa pasti banyak ide2 kreatif Ada Ide..! untuk mensiasati fasilitas yang kurang itu...

kalau kita hanya mengeluh saya rasa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan tetap spt itu n kita harus memulai dengan contoh kecil secara bertahap dan tidak merugikan pihak tertentu lama2 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pasti akan mencoba untuk memperbaiki pelayanannya

Sudah saatnya kita tak hanya menikmati KA.... tapi mencoba memberi kontribusi semampu kitaBye Bye
Go Train Go Green
Reply
#27
Permasalahannya itu memang di buat seperti itu oleh PT KA. dengan mengurangi jumlah k3 di seluruh jalur empuk jadi supaya penumpang itu pada berjubel kayak pindang. Tapi laba yang di raih PT KA menumpuk tanpa perduli pada rasa manusiawi. PT KA=IMPERIALIS GAYA BARU
Reply
#28
(19-05-2010, 08:16 PM)rzlka9 Wrote: Melihat nasib K3 hanya bisaHeran
Sejak dulu kualitas malah turun, mulai lampu, toilet (meskipun skrg sdh ada OTC) asongan, keamanan, kebersihan interior n eksterior....

mungkin kita bisa Pengumuman ke PT. Kereta Api (Persero) dan bekerjasama untuk meciptakan kondisi yang lebih baik bagi K3

Misal :
Seluruh Pecinta KA berkumpul tiap minggu yg daerah Sb ya di SB Kota, yang Jkt ya di JAKK. Cari 1 KA saja dengan rangkaian terpendek dan kita coba rehab sama2 dan seadanya baik itu kebersihan, patungan beli lampu ( biasanya PSO belum turun) n ini terjadi secara kontinyu tiap minggu, saya rasa di tiap kota ada lebih dari 50 RF. Coba kerjasama jg dengan dipo Kereta, kan kita2 banyak yang dari kalangan pelajar n mahasiswa pasti banyak ide2 kreatif Ada Ide..! untuk mensiasati fasilitas yang kurang itu...

kalau kita hanya mengeluh saya rasa PT. Kereta Api (Persero) akan tetap spt itu n kita harus memulai dengan contoh kecil secara bertahap dan tidak merugikan pihak tertentu lama2 PT. Kereta Api (Persero) pasti akan mencoba untuk memperbaiki pelayanannya

Sudah saatnya kita tak hanya menikmati KA.... tapi mencoba memberi kontribusi semampu kitaBye Bye

setujuu, semua itu berawal dari kita dan untuk kita..... kita yg make kita yg pelihara, kita yg ngerusak kita yg ganti Sombong Dikit Ah
Senangnya kulihat para petani melepas lelah dan berhenti sejenak untuk melihat Kereta Api melewati ladang mereka.....
Terharu
Reply
#29
(19-05-2010, 06:01 PM)Logawa_exp Wrote: sebenarnya K3 itu milik Pemerintah yang dikelola oleh PT.KA. Jadi tiket K3 itu murah karena memang disubsidi oleh pemerintah dalam bentuk PSO yang tiap tahun dikasihkan ke PT.KA. Namun menurut PT.KA , kadang PSO tidak sesuai dengan biaya yang dibutuhkan untuk perawatan dan operasional, sehingga PT.KA sendiri cenderung mengutamakan KA Komersil ( K2 + K1 ) untuk menutup biaya2 tersebut...

dalam periode 4 tahun terakhir , pemerintah melalui Direktorat Jenderal perkereta-apian terus membeli K3 baru. tahun 2006 aku kurang tahu jumlahnya, tapi yang jelas skrg dipakai KA Kutojaya dan beberapa Ka di Daop 5 PWT, th 2007 ada sekitar 20-an K3 Baru, tahun 2008 ada 20-an lagi, dan tahun 2009 ada 3 set ( 30 K3 + 3 KMP3 ) dan di tahun ini rencana ada 3 Set lagi....

sekarang semua K3 mempunyai logo DEPHUB di bogie-nya disamping logo INKA, hehehePlayboy



Untuk menaikkan harga tiket K-3 wlpun cuma seribu rupiah, ktnya ijinnya harus ke DPR Heran.
Reply
#30
yup bener banget, sekarang pelayanan K3 sangat buruk, kasihan para pengguna kereta k3, selain harus umpel2an, penumpang juga harus siaga selama perjalanan, karena rawan COPET......Ngakak, ksian penumpang K3 jarak jauh.....ga bisa tidur karena takut kecopetan.......Bethe
Lok Merah Biru
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)