Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jalan tol mengancam potensi kereta api ?
Kan jalan tol,hanya bisa dinikmati kalangan tertentu saja Diem Lo!
Kalau kereta api bisa dinikmati banyak orang Top Banget
Iya kan Playboy
8618F New Stripping with Nagisa Furukawa
KCJ~After Story


[Image: 29x9hll.jpg]

Reply
(12-04-2010, 12:12 AM)argo sindoro Wrote: Kan jalan tol,hanya bisa dinikmati kalangan tertentu saja Diem Lo!
Kalau kereta api bisa dinikmati banyak orang Top Banget
Iya kan Playboy

Yo'i mas bener banget, kan Kereta Api adalah Transportasi Rakyat...
Reply
Gw cuman berdoa, jgn sampai beliau ini jadi menteri perhubungan atau pekerjaan umum, bisa2 catatannya di buka kembali, cukup mentok aje jd dirut PLN.
Yang mungkin aneh apabila suatu waktu beliau malah diangkat ngurusin PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Ngeledek
jgn² pak dirut PLN ini pernah punya trauma atau phobia tak tersembuhkan thd kereta api Ngakak. Gw pikir ini catatan atau khayalan (atau pesanan pengusaha tol mungkin ?)dia yah ...naif banged untuk sekelas CEO jawa pos
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
Qt ga perlu marah sbnrnya tp hrs bisa dan siap membantu PT. KA agar lebh baik lagi dan harus bangga bahwa di Indonesia KA sdh ada dari dulu sedangkan jalan tol hanyalah produk orba dan coba aja hitung brapa banyak kecelakaan dijalan tol dibanding kereta.dan akibat kecelakaan itu byk kejadian yg lbh merugikan krn ga da jalur lagi.
Reply
(12-04-2010, 05:18 AM)Adhit_Sawunggalih Wrote:
(12-04-2010, 12:12 AM)argo sindoro Wrote: Kan jalan tol,hanya bisa dinikmati kalangan tertentu saja Diem Lo!
Kalau kereta api bisa dinikmati banyak orang Top Banget
Iya kan Playboy

Yo'i mas bener banget, kan Kereta Api adalah Transportasi Rakyat...

Apakah bis2 antar kota ekonomi tidak ada yg menggunakan jalan tol seperti tol Cikampek dan Cipularang? Sebagian besar bis2 Patas non-AC jurusan Tangerang-Jakarta justru lewat jalan tol Merak.

Sedangkan, dulu saya pernah dengar ada subsidi silang dari penjualan tiket kelas eksekutif (kelas menengah dan atas sbg. "target market") utk menjaga kelangsungan pelayanan KA kelas ekonomi. Subsidi pemerintah utk perkeretaapian digunakan di antara lain untuk "mengendalikan" tarif kelas ekonomi.

Tetapi, terlalu mengandalkan transportasi jalan raya membuat jalanan tambah macet dan boros energi BBM yg semakin menipis ini.
Reply
kalo kyk gtu bisa2 RF se-indonesia bisa demo !!!!Wooooyy Red Bull
Reply
yg bikin artikel tersebut pasti orang kaya, pengusaha, mikirin duit, n suka kebut2an pake mobil mewah di jalan tol, dan yg pasti tipe orang yg tidak peduli lingkungan dan boros energi terutama BBM.Sakit
Aku ingin striping dan livery kereta dan loko matching dan nyambung, kaya jaman K3 merah biru + loko merah biru pada era perumka...Ngiler
Reply
begitulah pemerintah...kadang suka mindek (mikir pendek)...kalo pakai tol lebih cepat...sampai situ TITIK...padahal kan kerugiannya ?? polusi makin banyak, karena banyak mobil jalan cepat rusak dan mesti diperbaiki, dll...Bethe
Mari Sama Sama Jaga Fasilitas Kereta...Roda Tebang
Reply
kalo menurut saya, justru yang membuat perekonomian masyarakat kecil itu maju bukan jalan tol, tapi jalan biasa.

tak percaya? coba buat ruas jalan biasa yang baru. lama2 banyak warung dan tempat usaha yang akhirnya bisa menghidupkan masyarakat.

o, ya. barangkali pak DI terinspirasi dengan pepatah tiongkok: bangunlah jalan baru, maka akan sejahtera kehidupan sekitarnya.

tapi ingat, itu jalan biasa. bukan jalan tol.

Ngakak
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(13-04-2010, 01:23 PM)ady_mcady Wrote: kalo menurut saya, justru yang membuat perekonomian masyarakat kecil itu maju bukan jalan tol, tapi jalan biasa.

tak percaya? coba buat ruas jalan biasa yang baru. lama2 banyak warung dan tempat usaha yang akhirnya bisa menghidupkan masyarakat.

o, ya. barangkali pak DI terinspirasi dengan pepatah tiongkok: bangunlah jalan baru, maka akan sejahtera kehidupan sekitarnya.

tapi ingat, itu jalan biasa. bukan jalan tol.

Ngakak

Benar sekali, karena jalan tol hanya dapat dinikmati oleh pengguna kendaraan beroda empat atau lebih dan sifatnya yang berbayar membuat pengguna kendaraan harus berpikir dua kali karena sulitnya menemukan tempat yang tepat untuk memperbaiki masalah selama di jalan (bayangkan jika mesin tiba-tiba mogok di jalur cepat).

Kombinasi antara jalan raya protokol dengan rel KA dapat meningkatkan pendapatan masyarakat karena kedua mode transportasi ini saling melengkapi (komplementer) di mana KA unggul dalam hal waktu tempuh (terutama bagi angkutan jarak jauh), biaya dan kapasitas angkut, sedangkan jalan protokol unggul dalam hal infrastruktur bagi transportasi jarak dekat hingga menengah.

Jadi, apapun alasannya pengubahan jalur KA menjadi jalan tol adalah hal yang hampir mustahil dilakukan karena akan menuai protes dari masyarakat terutama pengguna KA dan PT. KA sebagai penyedia jasa angkutan KA.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)