Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Memotret di Stasiun KA harus ijin?
#11
Illia Wrote:Kemaren coba buktiin mitos d BD
tp PKD tak datang Pisss ahhh...
Uda 2x gw Ngeledek

PKD nya lagi makan kali Ill di warung, jadi gak lihat ente motrek..
kemaren ada temen bilang, kalo motrek di BD blitznya di non aktif..

gimana ya?
Pasrah Aja Dah
Kepala Divisi Bangunan, Jembatan dan Rel MSTS
Reply
#12
g10d Wrote:Iya kalo emang ada aturannya harus ditulias di papan peringatan. Pisss ahhh...

di peraturan PT.KAI, apa ada kata2 yg nglarang buat motret stasiun ya pak?? Pasrah Aja Dah
Kepala Divisi Bangunan, Jembatan dan Rel MSTS
Reply
#13
kenapa mesti ijin yah ? apa takut blitz nya "nembak" mata masinis ?
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#14
Toto Wrote:Saya sih malah pernah motret di Stasiun Kotalama, Malang tanpa ijin segalaTersenyuum Saya kadang berpikir bahwa stasiun kereta sebagai ruang publik, tak jauh beda dengan terminal atau pasar sehingga kita tak semestinya direpotkan oleh perijinan segala. Ini berbeda dengan misalnya jika kita mau memotret suatu instalasi militerBig Grin Namun jika memang harus minta ijin sebelum memotret, mestinya diseragamkan saja aturannya di seluruh Indonesia bahwa kalau memotret di stasiun kereta api mesti ijin dulu dan aturan ini dicantumkan dalam suatu papan peringatan: "Dilarang memotret tanpa ijin Kepala Stasiun"Big Grin.....
setuju om, stasiun itu ruang publik, jadi kalo foto2 di stasiun dilarang berarti ada sesuatu yang mau ditutupi
misalnya keburukan stasiun itu, peron yang berantakan, jalur rel yang banyak sampah sampai WC yang kurang perawatan.
kalo misalnya stasiun tersebut bagus saya rasa KS nya malah bangga kalo ada yang mau foto,
apalagi kalo sampe dipublikasikan, bisa2 KS itu dapat penghargaan sebagai KS teladan Pisss ahhh...
Reply
#15
Nyang sayah tau...

Bahwa sarana dan prasarana operator KA adalah milik operator yang bersangkutan, jadi wajarlah kalo yang berangkutan berusaha keras untuk menjaga (sarana yang bisa dijaga) stasiun dan diponya dari orang-orang yang mungkin (ada kemungkinan) untuk berbuat yang tidak-tidak.

Perlakuan yang sama kalo kita mo poto-poto di jalan tol atau gerbang tol atau kantor operator jalan tol. Pasti ada pertanyaan siapa, kenapa, untuk apa. Juga perlakuan yang sama kalo kita mo motrek pesawat terbang dari landas pacu.

Ada baiknya, sekali lagi ada baiknya, untuk kulonuwun dengan petugas yang bersangkutan siapa dan mau apa kita melakukan tindakan tersebut di wilayah kekuasaan mereka. Ngga ada ruginya khan? Dikenal sebagai railfaners, tukang poto amatiran dan punya kesopanan.

Yoek....
[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#16
Gege Wrote:Nyang sayah tau...

Bahwa sarana dan prasarana operator KA adalah milik operator yang bersangkutan, jadi wajarlah kalo yang berangkutan berusaha keras untuk menjaga (sarana yang bisa dijaga) stasiun dan diponya dari orang-orang yang mungkin (ada kemungkinan) untuk berbuat yang tidak-tidak.

Perlakuan yang sama kalo kita mo poto-poto di jalan tol atau gerbang tol atau kantor operator jalan tol. Pasti ada pertanyaan siapa, kenapa, untuk apa. Juga perlakuan yang sama kalo kita mo motrek pesawat terbang dari landas pacu.

Ada baiknya, sekali lagi ada baiknya, untuk kulonuwun dengan petugas yang bersangkutan siapa dan mau apa kita melakukan tindakan tersebut di wilayah kekuasaan mereka. Ngga ada ruginya khan? Dikenal sebagai railfaners, tukang poto amatiran dan punya kesopanan.

Yoek....
setujuh....kemaren pas mau foto2 di sta. Kotalama, mau ambil foto ga enak...ada rasa sungkan...begitu minta ijin & dikasi...mau ngambil poto jungkir balik..lari kesana kemari....ga ada beban...emang baiknya mintak ijin dulu...poto2 yoek... Pisss ahhh...
[Image: 4465346396_1def117691_o.jpg]
Reply
#17
Toto Wrote:
pinguin Wrote:Pengalaman di sta. Malang Kotalama....ijin dulu, ga susah kok, cuman bilang mau foto2...boleh kok, ga ribet.
Emang lebih enak kalo ijin dulu....lha wong ijinnya kan ga susah, hehe.....

Yuk kapan2 ke sta. ML bareng2....

Saya sih malah pernah motret di Stasiun Kotalama, Malang tanpa ijin segalaTersenyuum Saya kadang berpikir bahwa stasiun kereta sebagai ruang publik, tak jauh beda dengan terminal atau pasar sehingga kita tak semestinya direpotkan oleh perijinan segala. Ini berbeda dengan misalnya jika kita mau memotret suatu instalasi militerBig Grin Namun jika memang harus minta ijin sebelum memotret, mestinya diseragamkan saja aturannya di seluruh Indonesia bahwa kalau memotret di stasiun kereta api mesti ijin dulu dan aturan ini dicantumkan dalam suatu papan peringatan: "Dilarang memotret tanpa ijin Kepala Stasiun"Big Grin.....
sebenar nya mau photo di mana pun tetep harus ijin tingal kesadaran dari kita dan para petugas , walopun penerapan nya cenderung diskriminatif, misal kalo turis asing yg ambil gambar pasti cenderung di diamkan saja , entah kendala bahasa ato memang sengaja didiamkan . Padahal justru orang asing lah yg harus lebih di waspadai . Pasrah Aja Dah

alasan nya mungkin:
1.tindak terorisme
2.aset negara (rahasia)
3.pelayanan lebih baik , tram-tib

untuk alasan no 1 ane kira sangat bodoh dan berlebihan. karna dari kejadian yg penah terjadi (di Indonesia) para pelaku teror tidak menggunakan Kamera sebagai alat itelejen mereka , mereka cenderung mengunakan ingatan mereka untuk penerapan strategi reconnesaince mereka. jadi kalo alasan nya ini sangat tidak masuk akal.

yang ke 2 pada dasar nya semua stasiun adalah asset negara dan juga tempat publik, memang dalam beberapa setasiun (ct .Jakarta gudang)
yg bukan merupakan ruang publik ,dan alasan ini bisa lebih diterima . mungkin pada bagian bagian tertentu pada stasiun memang tidak lazim tuk diambil gambar nya (ruang OC etc)

yang ke 3 ini lebih cenderung kepada kenyamanan orang lain (sesama penumpang) karena pancararan dari sinar blitz cukup mengangu kenyamanan penumpang lainya, dan kita juga sama sama tau kalu tidak semua petugas keamanan(PKD/SATPAM) adalah pegawai PT Keretapi
yang notabene adalah rekanan (outsourching) dari PT Keretapi yg memang ingin memberikan pelayanan lebih kepada rekanan nya wajar bila kita sering menemui petugas tersebut sering bertidak over .

pengalaman saya foto foto di tempat yg sensitif ( instansi militer,strategis ) tidak penah mengalami kendala dan cenderung welcome, tentusaja harus ijin dan melewati sensor gambar .
memang kadang kadang oetugas(PKD/SATPAM) sering over acting dalam bertindak , padahal gak perlu harus ijin sampe ke KS sekala ,cukup ke petugas yg berwenang ajah (keamanan,operasioanal stasiun)

jangan biarkan kamera anda berhenti berkarya ............ Pisss ahhh...

trimakasih cuma pandangan raillfans awam saja..... Jadi Malu...
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/

[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply
#18
Gege Wrote:Nyang sayah tau...

Bahwa sarana dan prasarana operator KA adalah milik operator yang bersangkutan, jadi wajarlah kalo yang berangkutan berusaha keras untuk menjaga (sarana yang bisa dijaga) stasiun dan diponya dari orang-orang yang mungkin (ada kemungkinan) untuk berbuat yang tidak-tidak.

Perlakuan yang sama kalo kita mo poto-poto di jalan tol atau gerbang tol atau kantor operator jalan tol. Pasti ada pertanyaan siapa, kenapa, untuk apa. Juga perlakuan yang sama kalo kita mo motrek pesawat terbang dari landas pacu.

Ada baiknya, sekali lagi ada baiknya, untuk kulonuwun dengan petugas yang bersangkutan siapa dan mau apa kita melakukan tindakan tersebut di wilayah kekuasaan mereka. Ngga ada ruginya khan? Dikenal sebagai railfaners, tukang poto amatiran dan punya kesopanan.

Yoek....

Kalau di Bandara, memang diperlukan aturan yang lebih ketat mengingat aspek kerawanan yang melingkupi moda transportasi udara. Namun jika stasiun kereta apipun diberlakukan demikian, hemat saya, sungguh sulit dimengerti. Kalau memang mau berbuat macam-macam di stasiun pun, ada banyak cara untuk tidak terlihat petugasBig Grin

Memang sarana dan prasarana operator KA adalah milik operator yang bersangkutan, namun jika mengingat kegunaan dan makna stasiun secara historis, kultural maupun sosial, hendaknya pemberlakuan pengawasan maupun pengamanan diberlakukan secara fleksibel.

Jika dipikir-pikir, lucu juga melihat suatu fakta bahwa banyak stasiun tak mampu "mengawasi" dan "mengontrol" stasiun dari kegiatan para calo karcis dan pencopet. Makanya suatu hal yang ironis jika fotografer amatiran seperti sayapun mesti wajib lapor sebelum memotret padahal saya tak punya maksud yang mengganggu kepentingan umum seperti para calo dan pencopetBig Grin

Salam,
Reply
#19
saya sangat sangat tidak setuju sekali kan stasiun itu ruang publik , Diem Lo! sepanjang tidak menggangu kelancaran dan ketertiban di stasiun saya pikir itu tidak masalah Cinta Banget
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
#20
dedy vh Wrote:saya sangat sangat tidak setuju sekali kan stasiun itu ruang publik , Diem Lo! sepanjang tidak menggangu kelancaran dan ketertiban di stasiun saya pikir itu tidak masalah Cinta Banget
cie... yg pernah diomelin saat moto di stasiun pujaan.. Ngeledek
Ane pernah moto2 di stasiun CN dan seinget ane gak ijin dulu tuh. tp heranya malah di kawal PKD. malah sempet tdr di jagain ma tuh PKD.
[Image: ooters.jpg?t=1258039493]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)