Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PLH KA BBR 36 vs KA SCT 2 di km 336 + 9/0 antara sta Niru - Penimur (19/2)
Mau nambahin sedikit... Tersenyuum

Kerugian material di antaranya 2 lokomotif CC202 90 01 dan CC201 89 11 yang rusak parah, 4 PPCW milik PT.KAI dan 8 Kontainer milik PT.BAU hancur dan harus di potong-potong, serta 8 as dari 2 KKBW Anjlok. Sedangkan rel yang patah dan bantalan yang pecah sepanjang 50 meter menyulitkan evakuasi bangkai lok dan gerbongnya.

Sumber : Majalah Kereta Api edisi 69 (April 2012)
Reply
(03-04-2012, 05:51 PM)mdnboy Wrote: kalau menurut Ir Hartono lebih baik beli lok baru saja kalau biaya perbaikan CC201 nya terlalu mahal.......

apakah artinya CC 201 89 11 positif purna tugas pasca kejadian ini? Sedih
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Reply
(05-04-2012, 01:30 PM)bayucool Wrote:
(03-04-2012, 05:51 PM)mdnboy Wrote: kalau menurut Ir Hartono lebih baik beli lok baru saja kalau biaya perbaikan CC201 nya terlalu mahal.......

apakah artinya CC 201 89 11 positif purna tugas pasca kejadian ini? Sedih

kemungkinan begitu..

(29-03-2012, 05:31 PM)Adi Sutjipto Wrote: Diambil dari Tabloid Kontak no 3,
tahun XXXIX, Maret 2012.


[Image: Korban01.jpg]

[Image: Korban02.jpg]

semoga tenang di alam sana para pejuang kereta api,,, Sedih
Reply
ternyata ada yg bahas ini di forum yah..
mohon bantuan doa agan2, karena PPKA yg berdinas di NRU kemarin dinyatakan sbg tersangka oleh pihak kepolisian..meski PPNS telah menyatakn PPKA tsb bukan penyebab utama PLH
kalo bisa mohon masukannya..
Reply
dan hasil akhir penyelidikan KNKT Adalah:


KESIMPULAN
Berdasarkan data faktual dan analisa yang dilakukan dalam proses investigasi kecelakaan (PLH) Tumburan KA SCT 2A dengan KA BBR 36-1 antara St. Niru dan St. Penimur di Km 336+975, Komite Nasional Keselamatan Transportasi menyimpulkan bahwa: 

PENYEBAB
Tumburan KA SCT 2A dengan KA BBR 36-1 adalah karena KA SCT 2A melanggar aspek sinyal keluar St. Niru. 

FAKTOR – FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI
1. PPKA St. Niru mengambil inisiatif yang salah dengan mengutik tingkapan ijin dari rumah sinyal A. 
2. Petugas rumah sinyal A St. Niru tidak fokus pada bidang tugasnya karena kelelahan/ tertidur. Ybs berdinas selama 15 jam secara terus menerus. 
3. Masinis KA SCT 2A memberikan tugas kepada TKA untuk melakukan monitoring perjalanan kereta api dengan radio lokomotif.
4. Asisten Masinis KA SCT 2A memberikan tugas kepada TKA untuk mencatat pada Lapka jam datang dan berangkat serta catatan lain yang perlu dalam perjalanan. 
5. Belum adanya ketentuan mengenai tempat berhentinya kereta api yang disesuaikan dengan panjang rangkaian KA. 






http://knkt.dephub.go.id/knkt/ntsc_railw...3%2002.pdf
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)