27-08-2009, 08:44 PM
(26-08-2009, 12:53 PM)Charles Wrote:(26-08-2009, 10:53 AM)ebret_cc20191 Wrote:(26-08-2009, 10:01 AM)Gege Wrote: Ada laporan baru...
sementara CC20416 dulu yeh...
Laksana Gema Wrote:Assalamu'alaikum
Kemarin pagi (25 Agustus 2009) saya mendapat sms dari rekan kita Pak Agus INKA bahwa lok K1 09 akan test run dengan rute MN-SLO PP. Berhubung lok CC 204 16 akan segera dikirim maka di test-run juga sekalian. Diperkirakan rangkaian berangkat dari MN pukul 10.30 selepas Argo Wilis tujuan Bandung. Selain itu info dari Mas Huda INKA menyebutkan bahwa K1 yang akan di-test adalah K1 dengan jendela sempit.
Karena jadwal pengiriman lok CC 204 16 ke BD belum pasti maka saya memutuskan untuk mencegat rangkaian KA baru ini di SLO karena hari itu saya libur kuliah. Saya menghubungi rekan-rekan YK namun mereka semua berhalangan. Akhirnya saya berangkat seorang diri. Supaya cepat saya memilih naik Pramex dari Stasiun Maguwo karena dekat dari rumah daripada harus ke kota dulu untuk naik dari LPN atau YK. Saya sudah sering dolan ke MGW tapi baru hari itu saya naik KA Pramex dari MGW.
Info buat rekan-rekan semua, mulai tanggal 17 Agustus 2009 tarif KA Pramex naik. Utk SLO-YK/sebaliknya dan YK-KTA/sebaliknya adalah Rp 8.000 sedangkan KTA-SLO/sebaliknya Rp 16.000.
Di perjalanan saya mendapat sms lagi dari Pak Agus bahwa sepertinya lok CC 204 16 hanya akan sampai Walikukun saja namun K1 baru terus sampai SLO dengan lok lain. Agak kecewa, namun masih ada K1-nya, lumayanlah, pikir saya.
Di PWS terlihat pekerjaan jalur PWS-STA sudah dimulai dengan mengeluarkan balas lama sehingga jalur terlihat tinggal bantalan dan rel saja.
Beberapa saat setelah saya sampai di SLO terdapat KA Ballast berjalan langsung, gerbongnya terdiri dari YYW dan TTW yang sudah dipotong pintunya namun masih ada bagian setengah lingkarannya.
Kemudian datanglah KA Banyubiru dari Sragen dengan menggunakan rangkaian KRDI Kaligung. KRDI Banyubiru-nya kemana ya.....?
Rangkaian KA yang saya tunggu-tunggu akhirnya tiba sekitar pukul 13.00. Dari jauh sebelum melewati PJL Gilingan yang ramai dan banyak pengemudi yang tidak tertib terdengar Semboyan 35 khas lok CC204 generasi 2 yang berbeda dengan lok CC201, 203 atau 204 generasi satu. Sehingga dapat saya pastikan bahwa yang membawa rangkaian adalah lok CC 204 namun nomor berapa....?
Akhirnya setelah semakin mendekati stasiun SLO jelaslah bahwa lok yang membawa rangkaian adalah lok CC 204 16 dengan asistensi lok CC 201 104 dan 8 K1 baru ditambah M1 dan BP (total 10 kereta).
Rangkaian KA berada di SLO selama kurang lebih 1 jam. Ketika lok dilangsir pindah ke ujung timur, saya bertanya-tanya dalam hati apakah yang didepan lok CC 204 16 atau CC 201 104. Saya berjalan ke ujung timur sambil mengamati seluruh rangkaian. Lok tak kunjung datang. Sepintas saya lihat di kejauhan lok berjalan dari utara ke timur.....ternyata lok diputar di segitiga sehingga CC 204 16 tetap di depan.
Pada saat test run ini banyak anak-anak naik di K1 baru mungkin diajak oleh bapaknya yang pegawai INKA.
Berkali-kali saya keluar-masuk kereta ingin mengambil gambar namun saya agak ragu, selain itu banyak bapak-bapak petugas INKA. Akhirnya saya memilih K1 yang dekat ujung timur yang sepi dan yang jaga pintu mas-mas. Ketika saya minta izin masuk, mas-mas tersebut mempersilakan saya masuk dan ketika saya minta izin mengambil gambar, pemberian izin sepertinya dengan berat hati. Sehingga saya cepat-cepat mengambil gambar, akibatnya gambar yang dihasilkan kurang bagus dan hanya dari bordes saja, tidak ada gambar di dalam. Sejauh yang saya lihat, untuk lampu interior menggunakan LED putih dan setiap deret bangku terdapat stop kontak (A-B satu, C-D satu).
Untuk detail interior mungkin nanti dapat dijelaskan oleh rekan-rekan INKA.
Rangkaian KA kembali ke Madiun sekitar pukul 14.00.
KA Banyubiru dengan rangkaian KRDI Kaligung
kapanlagi
20090826095532_100_9381_4a94a4241b96c.jpg
Rangkaian KA baru dari Madiun masuk jalur 5 peron selatan SLO, terlihat lampu (LED) semboyan tiap kereta menyala
kapanlagi
20090826095532_100_9382_4a94a4242cabc.jpg
BP 09501
kapanlagi
20090826095532_100_9386_4a94a424341e6.jpg
Nameplate (atau apa namanya??) Lok CC 204 16 (mohon maaf bila ada background yang mengganggu.. .)
kapanlagi
20090826095532_100_9387_4a94a4243bc4e.jpg
Tampak luar K1 09502
kapanlagi
20090826095532_100_9393_4a94a42442af4.jpg
M1 09501, dengan jendela sempit. Unik juga 5 jendela berjajar. Di dalam ada bapak petugas INKA yang menyalakan laptop.
kapanlagi
20090826095532_100_9398_4a94a42449fa6.jpg
Interior K1 0905xx. Terlihat di atas tempat duduk ada LED putih dan lampu kuning
kapanlagi
20090826095532_100_9399_4a94a42453c35.jpg
Dari sisi lain, terdapat menara khas Stasiun Solobalapan
kapanlagi
20090826095532_100_9412_4a94a4245b0ef.jpg
Setelah lok diputar di segitiga, siap kembali ke Madiun
kapanlagi
20090826095532_100_9403_4a94a4246262f.jpg
Demikian sedikit cerita dari saya.
Apabila terdapat kesalahan mohon dikoreksi.
Terima Kasih
Wassalamu'alaikum
Laksana Gema P.
YK
Bravo, PT. KAI dan INKA, teruslah berkarya!!!!
Moderators Note Wrote:NB : Jika ingin membahas Kereta K1 harap membuka topik baru atau dilanjutkan pembahasannya di thread tentang K1 baru yang sudah ada. Trims.
wah ternyata CC 20416 teh hidung miring...! siap2 nyambut di bandung ah "welcome to bandung" CC 20416....
Kabarnya CC 204 tinggal 2 lagi ya... setelah CC 20418 selesai dirakit apa CC 204 berhenti dan langsung ke CC 205 atau 206??
thx u banget infonya...., viva kereta api Indonesia....



