12-06-2009, 06:34 PM
Walah saya dipanggil om-om.. tapi gak papa 
Tokyo Metro 7000 setelah melalui retrofit, umumnya sudah beralih teknologi menjadi VVVF-IGBT (kabar buruk bagi line Serpong) Konfigurasinya 6M4T atau 6M2T ketika nanti masuk Indonesia.
Saya lihat foto interiornya... cukup stylish dan sedikit lebih baik ketimbang 8000 series.
Dan, beberapa rangkaian (sebelum buatan 1979) merupakan rangkaian dengan AC tambahan... buatan 1979 ke atas sudah menggunakan AC.
Beberapa gerbong yang mengalami retrofit B juga sudah dipasangi LED layaknya KRLI di atas pintu bagian dalam. Mudah-mudahan Indonesia bisa dapat yang ini.
Satu hal, berapa biaya yang dikeluarkan KCJ untuk membeli KRL ini per setnya (harga per setnya), apakah 8 juta yen seperti tokyu 8000/8500?

Tokyo Metro 7000 setelah melalui retrofit, umumnya sudah beralih teknologi menjadi VVVF-IGBT (kabar buruk bagi line Serpong) Konfigurasinya 6M4T atau 6M2T ketika nanti masuk Indonesia.
Saya lihat foto interiornya... cukup stylish dan sedikit lebih baik ketimbang 8000 series.
Dan, beberapa rangkaian (sebelum buatan 1979) merupakan rangkaian dengan AC tambahan... buatan 1979 ke atas sudah menggunakan AC.
Beberapa gerbong yang mengalami retrofit B juga sudah dipasangi LED layaknya KRLI di atas pintu bagian dalam. Mudah-mudahan Indonesia bisa dapat yang ini.
Satu hal, berapa biaya yang dikeluarkan KCJ untuk membeli KRL ini per setnya (harga per setnya), apakah 8 juta yen seperti tokyu 8000/8500?


![[Image: NQma0.jpg]](http://i.imgur.com/NQma0.jpg)