16-04-2016, 10:05 AM
Daftar persilangan atau papasan KA dengan sesama/kembarannya versi GAPEKA 2015:
A. Kelas Eksekutif Argo:
1. 1 x 2 (Argo Bromo Anggrek Pagi): petak jalan antara PK-TG.
2. 3 x 4 (Argo Bromo Anggrek Malam): petak jalan antara PK-TG.
3. 5 x 6 (Argo Wilis): Kroya.
4. 7 x 10 (Argo Lawu X Argo Dwipangga, anggap keduanya kembar): petak jalan antara PWT-PPK.
5. 8 x 9 (Argo Lawu X Argo Dwipangga, anggap keduanya kembar): petak jalan antara PWT-PPK.
6. 11 X 14 (Argo Sindoro X Argo Muria, anggap keduanya kembar): petak jalan antara CN-JTB.
7. 12 X 13 (Argo Sindoro X Argo Muria, anggap keduanya kembar): Cirebon.
8. 15-18 (Argo Jati): tidak akan ketemu sesamanya.
9. 19-38 (Argo Parahyangan): sepanjang petak BD-GMR akan saling ketemu.
10. 39-40 (Argo Jati Fakultatif): tidak akan ketemu sesamanya, tetapi berpotensi berpapasan dengan KA 15.
B. Kelas Eksekutif Satwa:
11. 41 X 42 (Gajayana): Notog.
12. 46/43 X 44/45 (Bima): Kebumen.
13. 47 X 48 (Sembrani): petak jalan antara PK-TG.
14. 49 X 50 (Turangga): Jeruklegi.
15. 51 X 52 (Taksaka Pagi): petak jalan antara PPK-CN.
16. 53 X 54 (Taksaka Malam): petak jalan antara PPK-CN.
17. 55 X 56 (Bangunkarta): petak jalan antara SMT-BBG.
18. 57-60 (Purwojaya): tidak akan ketemu sesamanya.
C. Kelas Campuran (Eksekutif-Bisnis, Eksekutif-Bisnis-Ekonomi, Eksekutif-Ekonomi):
19. 61-72 (Cirebon Ekspres/Tegal Bahari): sepanjang petak CN-GMR akan saling ketemu.
20. 73/76 X 75/74 (Harina): petak jalan antara CN-HGL.
21. 77 X 78 (Gumarang): petak jalan antara PK-SMT, kadang2 di Pekalongan.
22. 79 X 80 (Lodaya Pagi): Meluwung.
23. 81 X 82 (Lodaya Malam): Sidareja.
24. 83 X 84 (Sancaka Pagi): Wilangan.
25. 85 X 86 (Sancaka Sore): Saradan.
26. 87 X 88 (Mutiara Timur Siang): Tanggul.
27. 89 X 90 (Mutiara Timur Malam): Tanggul.
28. 91-98 (Ciremai Ekspres): tidak akan ketemu sesamanya.
29. 99 X 100 (Malabar): Kutoarjo.
30. 101 X 102 (Malioboro Ekspres Pagi): Kertosono.
31. 103 X 104 (Malioboro Ekspres Malam): Sukomoro.
32. 105-110 (diisi kereta apa ya?)
33. 111-118 (harusnya nomor ini diisi oleh Pangrango/Siliwangi, cuman sekarang Pangrango ma Siliwangi udah dipisah)*
34. 119-130 (diisi kereta apa ya?)
D. Kelas Bisnis:
35. 131 X 132 (Mutiara Selatan): Yogyakarta.
36. 133 X 134 (Senja Utama Solo): petak jalan antara CN-JTB.
37. 135 X 136 (Fajar Utama Yogyakarta): petak jalan antara PWT-PPK.
38. 137 X 138 (Senja Utama Yogyakarta): petak jalan antara PPK-CN.
39. 139 X 140 (Sawunggalih Utama Pagi): Cirebon.
40. 141 X 142 (Sawunggalih Utama Malam): petak jalan antara BMA-CLD.
41. 143-144 (sebenarnya ini nomor untuk Sarangan Ekspres, cuman karena sudah dinonaktifkan sejak 16 Februari 2016, jadi kosong)**
42. 145-148 (kalo gak salah ini untuk Cireks Tambahan ma Sidomukti).
E. Kelas Ekonomi non-PSO:
43. 149 X 150 (Majapahit): Telawa.
44. 154/151 X 152/153 (Jayabaya): Semarang Poncol.
45. 155 X 156 (Jaka Tingkir): petak jalan antara KTA-YK.
46. 157 X 160 (Menoreh Pagi): petak jalan antara TG-CNP.
47. 158 X 159 (Menoreh Malam): petak jalan antara TG-CNP.
48. 161 X 164 (Bogowonto X Gajah Wong, anggap keduanya kembar): Purwokerto.
49. 162 X 163 (Bogowonto X Gajah Wong, anggap keduanya kembar): petak jalan antara CNP-JTB.
50. 165/168 X 167/166 (Krakatau): petak jalan antara PWT-PPK-CN.
51. 169-170 (Joglokerto Ekspres): tidak akan ketemu sesamanya.
F. Kelas Ekonomi PSO:
52. 171 X 172 (Matarmaja): Salem.
53. 173 X 174 (Gaya Baru Malam Selatan): Kutoarjo.
54. 175 X 176 (Brantas): petak jalan antara PK-TG.
55. 177 X 178 (Kertajaya): petak jalan antara CU-NBO, kadang2 di Cepu.
56. 179 X 180 (Pasundan): petak jalan antara LPN-KTA.
57. 181 X 182 (Kahuripan): Karangpucung.
58. 183 X 184 (Bengawan): Tambak.
59. 185 X 186 (Progo): petak jalan antara BKS-JNG.
60. 190/187 X 188/189 (Logawa): Caruban.
61. 191-192 (Kutojaya Utara): tidak akan ketemu sesamanya.
62. 196/193 X 194/195 (Sri Tanjung): Sepanjang.
63. 197-200 (diisi kereta apa ya?)
64. 201-202 (Tawang Jaya): tidak akan ketemu sesamanya.
65. 203-204 (Kutojaya Selatan): tidak akan ketemu sesamanya.
66. 205-206 (nomor untuk Tegal Arum, nonaktif sejak 4 April 2016)**
67. 207-210 (Tawang Alun): tidak akan ketemu sesamanya.
68. 211-220 (diisi kereta apa ya?)
69. 224/221 X 222/223 (Serayu Pagi): Cicalengka.
70. 228/225 X 226/227 (Serayu Malam): Cimekar.
Ket.:
Cetak tebal: belum diketahui nama KAnya.
Cetak miring: hanya punya 1 rangkaian v-slag, tidak akan ketemu sesamanya.
Cetak garis bawah: punya trip lebih dari 2 kali dalam sehari, jadi silangan antar sesamanya bervariasi.
*: terdapat pemisahan antara Pangrango dan Siliwangi, otomomatis PLB berubah.
**: nonaktif (tidak beroperasi).
Itu berdasarkan ebook GAPEKA 2015, jika tidak ada yang tercantum mohon maaf, barangkali bisa ditambahkan, terima kasih...
A. Kelas Eksekutif Argo:
1. 1 x 2 (Argo Bromo Anggrek Pagi): petak jalan antara PK-TG.
2. 3 x 4 (Argo Bromo Anggrek Malam): petak jalan antara PK-TG.
3. 5 x 6 (Argo Wilis): Kroya.
4. 7 x 10 (Argo Lawu X Argo Dwipangga, anggap keduanya kembar): petak jalan antara PWT-PPK.
5. 8 x 9 (Argo Lawu X Argo Dwipangga, anggap keduanya kembar): petak jalan antara PWT-PPK.
6. 11 X 14 (Argo Sindoro X Argo Muria, anggap keduanya kembar): petak jalan antara CN-JTB.
7. 12 X 13 (Argo Sindoro X Argo Muria, anggap keduanya kembar): Cirebon.
8. 15-18 (Argo Jati): tidak akan ketemu sesamanya.
9. 19-38 (Argo Parahyangan): sepanjang petak BD-GMR akan saling ketemu.
10. 39-40 (Argo Jati Fakultatif): tidak akan ketemu sesamanya, tetapi berpotensi berpapasan dengan KA 15.
B. Kelas Eksekutif Satwa:
11. 41 X 42 (Gajayana): Notog.
12. 46/43 X 44/45 (Bima): Kebumen.
13. 47 X 48 (Sembrani): petak jalan antara PK-TG.
14. 49 X 50 (Turangga): Jeruklegi.
15. 51 X 52 (Taksaka Pagi): petak jalan antara PPK-CN.
16. 53 X 54 (Taksaka Malam): petak jalan antara PPK-CN.
17. 55 X 56 (Bangunkarta): petak jalan antara SMT-BBG.
18. 57-60 (Purwojaya): tidak akan ketemu sesamanya.
C. Kelas Campuran (Eksekutif-Bisnis, Eksekutif-Bisnis-Ekonomi, Eksekutif-Ekonomi):
19. 61-72 (Cirebon Ekspres/Tegal Bahari): sepanjang petak CN-GMR akan saling ketemu.
20. 73/76 X 75/74 (Harina): petak jalan antara CN-HGL.
21. 77 X 78 (Gumarang): petak jalan antara PK-SMT, kadang2 di Pekalongan.
22. 79 X 80 (Lodaya Pagi): Meluwung.
23. 81 X 82 (Lodaya Malam): Sidareja.
24. 83 X 84 (Sancaka Pagi): Wilangan.
25. 85 X 86 (Sancaka Sore): Saradan.
26. 87 X 88 (Mutiara Timur Siang): Tanggul.
27. 89 X 90 (Mutiara Timur Malam): Tanggul.
28. 91-98 (Ciremai Ekspres): tidak akan ketemu sesamanya.
29. 99 X 100 (Malabar): Kutoarjo.
30. 101 X 102 (Malioboro Ekspres Pagi): Kertosono.
31. 103 X 104 (Malioboro Ekspres Malam): Sukomoro.
32. 105-110 (diisi kereta apa ya?)
33. 111-118 (harusnya nomor ini diisi oleh Pangrango/Siliwangi, cuman sekarang Pangrango ma Siliwangi udah dipisah)*
34. 119-130 (diisi kereta apa ya?)
D. Kelas Bisnis:
35. 131 X 132 (Mutiara Selatan): Yogyakarta.
36. 133 X 134 (Senja Utama Solo): petak jalan antara CN-JTB.
37. 135 X 136 (Fajar Utama Yogyakarta): petak jalan antara PWT-PPK.
38. 137 X 138 (Senja Utama Yogyakarta): petak jalan antara PPK-CN.
39. 139 X 140 (Sawunggalih Utama Pagi): Cirebon.
40. 141 X 142 (Sawunggalih Utama Malam): petak jalan antara BMA-CLD.
41. 143-144 (sebenarnya ini nomor untuk Sarangan Ekspres, cuman karena sudah dinonaktifkan sejak 16 Februari 2016, jadi kosong)**
42. 145-148 (kalo gak salah ini untuk Cireks Tambahan ma Sidomukti).
E. Kelas Ekonomi non-PSO:
43. 149 X 150 (Majapahit): Telawa.
44. 154/151 X 152/153 (Jayabaya): Semarang Poncol.
45. 155 X 156 (Jaka Tingkir): petak jalan antara KTA-YK.
46. 157 X 160 (Menoreh Pagi): petak jalan antara TG-CNP.
47. 158 X 159 (Menoreh Malam): petak jalan antara TG-CNP.
48. 161 X 164 (Bogowonto X Gajah Wong, anggap keduanya kembar): Purwokerto.
49. 162 X 163 (Bogowonto X Gajah Wong, anggap keduanya kembar): petak jalan antara CNP-JTB.
50. 165/168 X 167/166 (Krakatau): petak jalan antara PWT-PPK-CN.
51. 169-170 (Joglokerto Ekspres): tidak akan ketemu sesamanya.
F. Kelas Ekonomi PSO:
52. 171 X 172 (Matarmaja): Salem.
53. 173 X 174 (Gaya Baru Malam Selatan): Kutoarjo.
54. 175 X 176 (Brantas): petak jalan antara PK-TG.
55. 177 X 178 (Kertajaya): petak jalan antara CU-NBO, kadang2 di Cepu.
56. 179 X 180 (Pasundan): petak jalan antara LPN-KTA.
57. 181 X 182 (Kahuripan): Karangpucung.
58. 183 X 184 (Bengawan): Tambak.
59. 185 X 186 (Progo): petak jalan antara BKS-JNG.
60. 190/187 X 188/189 (Logawa): Caruban.
61. 191-192 (Kutojaya Utara): tidak akan ketemu sesamanya.
62. 196/193 X 194/195 (Sri Tanjung): Sepanjang.
63. 197-200 (diisi kereta apa ya?)
64. 201-202 (Tawang Jaya): tidak akan ketemu sesamanya.
65. 203-204 (Kutojaya Selatan): tidak akan ketemu sesamanya.
66. 205-206 (nomor untuk Tegal Arum, nonaktif sejak 4 April 2016)**
67. 207-210 (Tawang Alun): tidak akan ketemu sesamanya.
68. 211-220 (diisi kereta apa ya?)
69. 224/221 X 222/223 (Serayu Pagi): Cicalengka.
70. 228/225 X 226/227 (Serayu Malam): Cimekar.
Ket.:
Cetak tebal: belum diketahui nama KAnya.
Cetak miring: hanya punya 1 rangkaian v-slag, tidak akan ketemu sesamanya.
Cetak garis bawah: punya trip lebih dari 2 kali dalam sehari, jadi silangan antar sesamanya bervariasi.
*: terdapat pemisahan antara Pangrango dan Siliwangi, otomomatis PLB berubah.
**: nonaktif (tidak beroperasi).
Itu berdasarkan ebook GAPEKA 2015, jika tidak ada yang tercantum mohon maaf, barangkali bisa ditambahkan, terima kasih...
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie

