08-01-2015, 11:08 AM
(07-01-2015, 10:51 PM)panji084 Wrote:(07-01-2015, 09:46 PM)Dana Komuter Wrote: HomeMetroLayanan publik
Rabu, 07 Januari 2015 | 14:08 WIB
Rel Stasiun Tambun Diblokir, 10 Kereta Tertahan
TEMPO.CO, Bekasi - Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional I Agus Komarudin mengatakan dampak pemblokiran rel di Stasiun Tambun, Bekasi, selama 2,5 jam mengakibatkan sepuluh kereta tertahan. "Kereta yang akan ke luar Jakarta atau yang akan masuk jadi tertahan,"kata Agus kepada Tempo di Stasiun Tambun, Rabu, 7 Januari 2014. Sejumlah kereta jarak jauh itu tertahan di stasiun terdekat dari Tambun, baik yang dari Jakarta maupun dari arah timur. "Rel tidak bisa dilewati karena diduduki massa." (Baca: Rel Stasiun Tambun Bekasi Diblokir) Agus mengatakan lalu lintas perkeretaapian baru normal kembali sekitar pukul 09.30 atau setelah selesai aksi massa. Menurut dia, para calon penumpang kereta diesel sangat berlebihan dalam melakukan tuntutannya. "Dampaknya ke mana-mana, enggak di sini saja," ujarnya. "Lebih banyak masyarakat yang dirugikan."
Aksi ratusan penumpang di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, dipicu lantaran ratusan calon penumpang tak mendapatkan tiket kereta lokal atau kereta diesel dengan keberangkatan pukul 05.55 dan 06.46 WIB. Keberangkatan itu paling diminati karena pas dengan jam masuk kantor bagi mereka yang bekerja di Jakarta. Karena tak mendapatkan tiket, para calon penumpang meluapkan kekesalannya dengan turun ke rel dan memblokir jalan kereta. Mereka memblokir jalur 1, 2, dan 3 mulai pukul 06.30 hingga 09.00 WIB. Calon penumpang bersedia bubar setelah bernegosiasi dengan petugas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mencari solusi.
ADI WARSONO
http://www.tempo.co/read/news/2015/01/07...a-Tertahan
![]()
Ada kerugian pula :
1. Di byk situs internet diberitainnya penumpang KRL yg berada di Tambun. Koq KRL sih???
2. Karena ulah 'para berandal' bginian om aku di Gopar arah Gambir tertahan lama di bbrp stasiun macem Kosambi, Klari dan Cikarang... Total perjalanan jd hampir 5 jam-an....
Contoh orang yg egois.. kalo sudah kehabisan mbok ya cari transportasi lain.. bukan malah berbuat hal norak..
susah menjelaskan ke berandalan macem itu kalo kereta ada maksimal daya tampung nya, ada batas maksimal jumlah gerbong. Maunya ada tiket untuknya. Harga mahal, protes.. harga murah dan cepet habis, protes..
yang saya agak aneh,, kenapa calon2 penumpang itu bisa blokir jalur? stasiun kan harusnya tertutup dan steril bener2,, itu harusnya perketat di pagari.. kalau seperti ini yang rugi semua,,
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya 


