04-10-2014, 06:25 PM
[spoiler]
IMO, itu pernyataan hiperbol aja kok, maksudnya mungkin cuma ungkapan bercandaannya pejabat.
Secara objektif, bisa liat rekaman videonya kalau ada. Maklum, tulisan lebih miskin muatan emosinya dibandingkan dengan lisan. Bahasa lisan memiliki penggambaran artikulasi dan nada yang lebih objektif dibandingkan bahasa tulisan
(04-10-2014, 12:17 PM)Hendra20409 Wrote:[/spoiler](04-10-2014, 08:33 AM)Dana Komuter Wrote: Pagi gini koq dah dpt berita bikin panas kepala yah???
MERDEKA.COM » JAKARTA
MoU dengan KAI, Ahok sebut Jonan lebih kejam dari pembunuh
Reporter : Saugy Riyandi | Rabu, 1 Oktober 2014 13:15
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengatasi wilayah kumur yang berada di bawah jalur layang kereta api.
Kerja sama tersebut langsung ditandatangani Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan di Balai Kota DKI Jakarta. Dalam sambutannya, Ahok mengatakan Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan sangat kejam. Lantaran, banyaknya korban meninggal akibat kecelakaan kereta api. Bahkan, Ahok sebut Jonan lebih kejam dari seorang pembunuh.
"Pak Jonan di kereta api lebih banyak, hampir 6.000 orang meninggal karena perlintasan kereta api, lebih banyak daripada jenderal membunuh, ditutup enggak jadi kecelakaan. Baru matahari terbit saja gara-gara perlintasan, sudah 1 nyawa lewat jadi perlu ditutup perlintasannya," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (1/10).
Untuk mencegah angka kematian tersebut meningkat drastis, Ahok meminta perlintasan sebidang kereta api perlu ditutup. Apabila ditutup, kata dia, gerbong kereta bisa ditambah. Selain itu, mantan bupati Belitung Timur ini meminta agar perlintasan kereta api bisa melalui jalur bawah tanah ataupun flyover.
"Saya minta gerbong kereta lebih banyak nambah keretanya, tiap menit lewat. Biar macet nggak apa-apa, karena nanti lewat bawah atau atas. Selain itu saya minta perlintasan sebidang ditutup," kata Ahok.
Sementara itu, Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan mengaku tidak kaget dengan pernyataan Ahok tersebut. Menurut dia, Ahok hanya ingin KAI terus meningkatkan kinerjanya dan menjaga keselamatan penumpang atau keselamatan masyarakat Jakarta.
"Keselamatan keamanan penumpang menjadi terjamin. Terkait dengan nota kesepahaman kerjasama dengan KAI, sebagian lahan untuk rusunawa, akan kita detailkan lagi lokasi luasan. Pembangunan rusunawa membuat lingkungan sekitar stasiun tidak jadi kumuh, misal di Manggarai," kata Jonan.
[war]
http://www.merdeka.com/jakarta/mou-denga...bunuh.html
Ini bocah (ma'af sekedar pelampiasan saja) gak berpikir lbh panjang lagi apa yah?? Koq bro Jonan disalahin malah dituduh kejam???
Makin byk yg ditutup perlintasan sebidang dg jalanan beraspal utk pasukan batalyon ban2 karet makin byk peluang perlintasan ilegal dibuka warga tau...!! Yah sebut saja itu peluang bagi ojekers, pr warga yg menetap di sekitara pinggir rel yg punya motor, blm lagi warga yg sekedar nopngkrong malahan lbh parah lg skr lg trend foto selfi, dll... Ayooo mau salahin siapa??
Dari aku pribadi hrs dari diri kita masing2, seberapa besar jhiwa keselamatan dan proteksi diri ada di batin kita? Seberapa penting nyawa kita itu lebih berarti?
ini sih paling kerjaan media yg nambah2in atau melintir berita gitu. Jangan terlalu fokus pada pemberitaan yg bukan esensinya. Yg penting gimana nanti implementasi MoU Pemprov - Ditjen/ PT. KAI. IMHO aja ko
IMO, itu pernyataan hiperbol aja kok, maksudnya mungkin cuma ungkapan bercandaannya pejabat.
Secara objektif, bisa liat rekaman videonya kalau ada. Maklum, tulisan lebih miskin muatan emosinya dibandingkan dengan lisan. Bahasa lisan memiliki penggambaran artikulasi dan nada yang lebih objektif dibandingkan bahasa tulisan
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Public Transportation Enthusiast





