27-02-2014, 09:10 AM
kalo baca dari statement teman-teman diatas, ya bisa diterima juga dengan akal pikirna. semua tergantung dari sudut pandangnya masing-masing.
tapi, saya melihat dari sisi masyarakat yang dirugikan oleh oknum tersebut.
bukannya tidak menghargai RI 1, tapi apa engak ada fasilitas transportasi lain misalnya.
naik helikopoter gitu misalnya. saya rasaya itu tidak akan terlalu menggangu banyak orang.
dan juga, kenapa harus berangkat dihari kerja sih? dimana orang-orang sedang sibuk-sibuknya beraktifitas. apa engak ada hari lain?
waktu hari selasa kmrin, bukan hanya sekitaran stasiun bogor saja yang dibikin pusing.
tetapi juga pengguna jalan raya.
efek sterilisasi jalan raya, macetnya sampe gunung batu mas broh.
jalan kapten muslihat arah SMA 1 Bogor dialihkan melalui paledang.
jelas ajah ini merugikan banyak orang.
saya mengharapkan, lain kali kalo ada kunjungan dinas lebih baik lewat udara saja.
kalo lewat jalan darat, bisa merugikan banyak orang.
*hanya pendapat saya saja. karena saya salah satu orang yang dirugikan oleh ulah oknum tersebut*
tapi, saya melihat dari sisi masyarakat yang dirugikan oleh oknum tersebut.
bukannya tidak menghargai RI 1, tapi apa engak ada fasilitas transportasi lain misalnya.
naik helikopoter gitu misalnya. saya rasaya itu tidak akan terlalu menggangu banyak orang.
dan juga, kenapa harus berangkat dihari kerja sih? dimana orang-orang sedang sibuk-sibuknya beraktifitas. apa engak ada hari lain?
waktu hari selasa kmrin, bukan hanya sekitaran stasiun bogor saja yang dibikin pusing.
tetapi juga pengguna jalan raya.
efek sterilisasi jalan raya, macetnya sampe gunung batu mas broh.
jalan kapten muslihat arah SMA 1 Bogor dialihkan melalui paledang.
jelas ajah ini merugikan banyak orang.
saya mengharapkan, lain kali kalo ada kunjungan dinas lebih baik lewat udara saja.
kalo lewat jalan darat, bisa merugikan banyak orang.
*hanya pendapat saya saja. karena saya salah satu orang yang dirugikan oleh ulah oknum tersebut*

