22-01-2014, 12:27 PM
(22-01-2014, 11:35 AM)ady_mcady Wrote: sebenarnya tantangan ka ini adalah jika kondisi jalan raya sudah bagus semua termasuk jembatan yang rusak, dan jalan tol bocimi seandainya rampung. nah, apakah jika kedua infrastruktur jalan raya tadi sudah ada maka okupansi keretanya tetap tinggi?
Coba sy jawab.. Utk kondisi jln raya memang jalur ini mrupakan bisa dibilang paling padat di Jabar, meskipun nantinya sluruh infrastruktur sdh rampung smua, baik jln dan jembatan jalur ini tak akan bisa terhindar dari yg namanya kemacetan terutama ditiap pasar yg ada di jln raya Bocimi ini, blm lg truk2 besar yg berseliweran tak knal waktu. Utk jln tol entah kapan jadinya, jangankan kontruksinya, pembebasan lahannyapun masih bermasalah bahkan 50% pun blm dan juga nantinya pembangunan jln tol ini dibagi dlm 3 seksi kalo gak salah, jadi realisasi jln tol ini masih blm pasti. Sy yakin okupansi Pangrango akan trus bagus tak lupa juga peningkatan dari operator yakni KAI.
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]

