26-10-2013, 10:26 PM
"Sumber Berita"
Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian
Perhubungan segera merealisasikan
pembangunan jalur lingkar kereta api
untuk melayani kebutuhan transportasi
berbasis rel bagi masyarakat di pusat
Jakarta.
Jalur lingkar yang disebut loop line
elevated rail (jalur lingkar kereta
layang) ini memiliki panjang 27
kilometer meliputi jalur barat
(Manggarai–Tanah Abang–Kampung
Bandan) dan jalur timur (Manggarai–
Kampung Bandan). Pada jalur timur
akan ada short cut stasiun
Manggarai–Pondok Jati dan Rajawali–
Kampung Bandan.
Wakil Menteri Perhubungan Bambang
Susantono menjelaskan pembangunan
dimulai tahun depan dengan estimasi
biaya kedua jalur Rp9,5 triliun.
Pembangunan tahap pertama
diprioritaskan jalur timur yang menelan
biaya sekitar Rp2,8 triliun, tetapi
pemerintah baru menganggarkan
Rp700 miliar pada APBN 2014.
“Itu sudah dialokasikan oleh
pemerintah pusat tahun depan dengan
mulai Rp700 miliar dan kita harapkan
dalam satu dua tahun,†katanya disela
mengajak Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo melihat kondisi lapangan
rencana jalur lingkar timur di Balai
Kota DKI, Rabu (28/8/2013).
Semua jalur dibuat doble track
sehingga akan ada kereta yang
melintas searah jarum jam maupun
sebaliknya. Diharapkan desain jalur
lingkar seperti ini akan mempercepat
laju kereta api dan memperketat
headway (jarak kedatangan kereta)
tiga sampai lima menit.
“Itu harus elevated karena pak
Gubernur mau setiap tiga sampai lima
menit itu ada kereta terus. Keretanya
itu ada satu yang bergerak arah jarum
jam terus ada yang berlawanan,†jelas
Bambang.
Sumber : Bisnis Indonesia
Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian
Perhubungan segera merealisasikan
pembangunan jalur lingkar kereta api
untuk melayani kebutuhan transportasi
berbasis rel bagi masyarakat di pusat
Jakarta.
Jalur lingkar yang disebut loop line
elevated rail (jalur lingkar kereta
layang) ini memiliki panjang 27
kilometer meliputi jalur barat
(Manggarai–Tanah Abang–Kampung
Bandan) dan jalur timur (Manggarai–
Kampung Bandan). Pada jalur timur
akan ada short cut stasiun
Manggarai–Pondok Jati dan Rajawali–
Kampung Bandan.
Wakil Menteri Perhubungan Bambang
Susantono menjelaskan pembangunan
dimulai tahun depan dengan estimasi
biaya kedua jalur Rp9,5 triliun.
Pembangunan tahap pertama
diprioritaskan jalur timur yang menelan
biaya sekitar Rp2,8 triliun, tetapi
pemerintah baru menganggarkan
Rp700 miliar pada APBN 2014.
“Itu sudah dialokasikan oleh
pemerintah pusat tahun depan dengan
mulai Rp700 miliar dan kita harapkan
dalam satu dua tahun,†katanya disela
mengajak Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo melihat kondisi lapangan
rencana jalur lingkar timur di Balai
Kota DKI, Rabu (28/8/2013).
Semua jalur dibuat doble track
sehingga akan ada kereta yang
melintas searah jarum jam maupun
sebaliknya. Diharapkan desain jalur
lingkar seperti ini akan mempercepat
laju kereta api dan memperketat
headway (jarak kedatangan kereta)
tiga sampai lima menit.
“Itu harus elevated karena pak
Gubernur mau setiap tiga sampai lima
menit itu ada kereta terus. Keretanya
itu ada satu yang bergerak arah jarum
jam terus ada yang berlawanan,†jelas
Bambang.
Sumber : Bisnis Indonesia
![[Image: 10244129524_2d9536b2d9_b.jpg]](http://farm8.staticflickr.com/7452/10244129524_2d9536b2d9_b.jpg)

