18-08-2013, 11:43 AM
(11-08-2010, 03:09 PM)rz-aa Wrote:(09-08-2010, 12:09 PM)grokmusic Wrote: Kalau bekas rel yang dulu ada di pinggir jalan raya Krian-Mojokerto (Balongbendo), terus memotong jalan raya ke arah utara (nyebrang sungai) itu rel yg connect dgn rel kemana ya?
Sampai tahun 90-an, kalau melintas jalan Krian ke Mojokerto, sebelah selatan jalan raya nampak rel (malah ada yg doubletrack), awalnya setelah Krian, rel tsb datang dari arah selatan (persawahan) terus berdampingan dgn selatan jalan raya +/- 5km (sebelah utara jalan adalah sungai besar). Jalan raya ini berliku-liku mengikuti alur sungai) lalu ada sebuah halte (yg jadi tempat istirahat truk) di pinggir jalan. Sesaat setelah halte, rel melintasi jalan raya ke utara....sepertinya melintasi sungai besar tersebut diatas. Siapa yg tahu? Rel arah selatan dari mana? Menuju utara ke mana?... Semua jejak rel sudah hilang seiring pelebaran jalan propinsi Krian-Mojokerto....
kalo gak salah dulunya itu jalur pernah dibuat ngangkut pasir dari sungai brantas.. jalurnya sendiri ada dipinggir tanggul sungai brantas. bapak saya cerita dulu masih menangi ada KA pengangkut pasir di jalur tsb
kemarin saya dari jombang mau ke surabya lewat jalur alternatif (lewat GEDEG mojokerto). jalur alternatif ini disebelah kanannya (arah surabya) merupakan sungai brantas. mulai dar PLOSO (jombang) sampai jalan raya MOJOKERTO-KRIAN terdapat banyak papan milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan terdapat pula bekas jembatan KA,disamping itu pula di jalur ini terdapat PG GempolKerep, sehingga saya berasumsi ini merupakan jalur KRIAN-PLOSO.

Kemungkinan pula (harapan saya juga, hehehe) jalur ini bakal diaktifkan lagi mengingat bahwa stasiun KRIAN akan dijadikan stasiun peti kemas, dan menurut history (yang diatas) jalur inijuga diguanakn sebagi KA angkutan pasir.

Kemungkinan (lagi) jalur ini diaktifan setelah jalur JOMBANG-BABAT (untuk mengoneksikan dengan stasiun PLOSO sebagai stasiun terdekat dari titik percabangan)
