12-07-2013, 11:27 PM
saya simak berita beberapa bulan lalu menteri pertanian lebih memilih pakai truk untuk angkut-angkut sapi. alasannya pakai kereta ternyata lebih mahal karena double handling di titik awal dan akhir (dari pusat2 ternak pakai truk ke stasiun awal, sampai di stasiun akhir kembali pakai truk ke rph). kalau pakai truk dinilai menteri lebih fleksibel karena langsung bisa angkut sapi dari pusat ternak ke rph.
tapi itu belum dihitung biaya ongkos truk waktu bbm sudah naik sekarang ini. jadi mungkin saja bisa kembali dipertimbangkan pakai kereta jika ongkos transport pakai truk jatuhnya kena mahal akibat bbm naik. tapi sampai saat ini belum ada kabar lagi tentang angkut sapi pakai kereta. yang ada malah berita daging impor australia yang akan masuk jakarta lewat bandara soetta.
tapi itu belum dihitung biaya ongkos truk waktu bbm sudah naik sekarang ini. jadi mungkin saja bisa kembali dipertimbangkan pakai kereta jika ongkos transport pakai truk jatuhnya kena mahal akibat bbm naik. tapi sampai saat ini belum ada kabar lagi tentang angkut sapi pakai kereta. yang ada malah berita daging impor australia yang akan masuk jakarta lewat bandara soetta.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
