21-06-2013, 08:24 PM
(21-06-2013, 02:06 PM)febri12 Wrote:(21-06-2013, 10:49 AM)cc 204 18 Wrote: Pingin sedikit curhat mengenai pedagang yang masih keliaran di DAOP IX. Di Jember dan Rambipuji, semua sudah beres, gag ada asongan lagi. Tapi masuk ke Tanggul, jujur saja disi pedagangnya gag tau aturan, mereka terkesan memaksa penumpang untuk beli barang mereka, lebih gila lagi, tengah malam pun mereka masih berjualan. Hal yang sama juga terjadi di stasiun probolinggo, tapi di pasuruan sudah bersih dari asongan. Yang bikin terkejut adalah adanya asongan dari stasiun Klakah tersesat sampai ke Probolinggo, pinda dari satu kereta ke kereta lainnya, menjajakan dagangannya. BTW, ini pengalamn saya selama naik Muttim bolak-balik SGU-JR. Entah gimana pedagang yang ada di petak JR-BWI
lah, PKDnya apa diem aja itu?
Gag tau tuh

Tapi yang jelas begitu KA berangkat, asongan langsung cabut semua.
Yang mengejutkan yang ada di dalam KA Sritanjung, Asonagn dari Klakah dan Leces ikut2an naik KA itu (entah punya tiket ato gag). Di Probolinggo langsung loncat ke Muttim, jualannya macam2, mulai Tape sampai burung

Ngomong2 DAOP IX bisa tegas gag sih ngatur Asongan yang setengah liar kayak gini?

BTW, baru tau kalau KADAOP IX sekarang ternyata Wanita
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .

