17-04-2012, 09:22 PM
Pak Dirut... yaa mbok ya jangan dilupakan itu prinsip2 pelayanan prima....
[spoiler]Respons Enteng Dahlan Iskan, Bos Kereta Api Dihujani Kritik
Suhendra - detikFinance
Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) Ignasius Jonan dihujani kritik terkait sikapnya yang dinilai merespons terlalu enteng aduan layanan kereta api yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Misalnya, beberapa email redaksi dan respons pembaca detikFinance cukup banyak yang mencibir prilaku dari Dirut BUMN ini.
"Sikap atau respon yang diberikan oleh Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada saat menerima keluhan/aduan dari penumpang (pengguna jasa KA) sungguh mengejutkan! Sebagai pucuk pimpinan sebuah perusahaan pelayan publik, sikap beliau tidak dapat dijadikan contoh oleh bawahannya," kata salah seorang pembaca Arif Muhammad Iqbal yang diterima detikFinance melalui surat elektronik, Selasa (17/4/2012)
Menurut Arif, sikap Dirut KAI itu terkesan tak berniat untuk turun langsung menyelesaikan permasalahan. Ia berkesan Dirut KAI, tidak mau menerima keluhan tersebut dengan mengarahkan si pelapor untuk menghubungi nomor yang lain.
"Di sini terlihat bahwa si pelapor dipaksa untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dengan menghubungi orang-orang tertentu," katanya.
Sementara itu masih banyak komentar-komentar serupa dari pembaca lain. Bahkan ada yang mengusulkan posisi Dirut KAI dicopot.
"Itu mah bukan dirut KAI pantesnya jadi penjual tiket... satu buat Dirut KAI pecat, untuk Indonesia yang lebih baik"
"Gila seorang menteri saja diping-pong. Pecat saja Pak (Dahlan Iskan) tuh dirutnya kurang ajar dan benar-benar nggak punya manner."
"Nih Dirut KAI kebangetan banget ngasih jawaban ke Pak Dahlan. Untung nggak dipecat kamu pak Dirut KAI."
"Menteri BUMN dikasih nomor telepom lain buat komplain? pilihannya cuma dua, itu dirut kurang ajar atau sudah gila."
"Respon Dirut PT. KAI sungguh terlalu !!! kalo didepan Dahlan Iskan langsung ditempeleng kali tuh... atau bisa ditendang atau dibanting senasib kursi kosong gerbang tol."
Sebelumnya Dahlan mengaku mendapat aduan soal buruknya pelayanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dari anaknya sendiri. Ia pun langsung meneruskan aduan anaknya itu ke Dirut KAI melalui pesan singkat. "Anak saya bilang, Surabaya-Yogyakarta. Dia beli tiket namun sudah ada yang menempati. Mereka sama-sama punya tiket," kata Dahlan.
Dahlan mengaku jawaban Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merespons, namun jawabannya tidak memuaskan Dahlan. Jonan hanya membalas dan menganjurkan agar Dahlan menghubungi nomor tertentu yang diberikan petinggi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tersebut.
"Sikap ini belum mencerminkan Dirut KAI, dia bilang 'Bapak bisa menghubungi orang-orang ini (balasan SMS Jonan)," tuturnya.
(hen/ang)[/spoiler]
sumber
kalo ane pribadi seh... cukup menyayangkan aja, soalnya seorang public figure dan panutan seperti Dirut PT. KA harusnya memberikan teladan yang bisa menumbuhkan semangat pelayanan pada jajaran korps-nya
[spoiler]Respons Enteng Dahlan Iskan, Bos Kereta Api Dihujani Kritik
Suhendra - detikFinance
Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) Ignasius Jonan dihujani kritik terkait sikapnya yang dinilai merespons terlalu enteng aduan layanan kereta api yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Misalnya, beberapa email redaksi dan respons pembaca detikFinance cukup banyak yang mencibir prilaku dari Dirut BUMN ini.
"Sikap atau respon yang diberikan oleh Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada saat menerima keluhan/aduan dari penumpang (pengguna jasa KA) sungguh mengejutkan! Sebagai pucuk pimpinan sebuah perusahaan pelayan publik, sikap beliau tidak dapat dijadikan contoh oleh bawahannya," kata salah seorang pembaca Arif Muhammad Iqbal yang diterima detikFinance melalui surat elektronik, Selasa (17/4/2012)
Menurut Arif, sikap Dirut KAI itu terkesan tak berniat untuk turun langsung menyelesaikan permasalahan. Ia berkesan Dirut KAI, tidak mau menerima keluhan tersebut dengan mengarahkan si pelapor untuk menghubungi nomor yang lain.
"Di sini terlihat bahwa si pelapor dipaksa untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dengan menghubungi orang-orang tertentu," katanya.
Sementara itu masih banyak komentar-komentar serupa dari pembaca lain. Bahkan ada yang mengusulkan posisi Dirut KAI dicopot.
"Itu mah bukan dirut KAI pantesnya jadi penjual tiket... satu buat Dirut KAI pecat, untuk Indonesia yang lebih baik"
"Gila seorang menteri saja diping-pong. Pecat saja Pak (Dahlan Iskan) tuh dirutnya kurang ajar dan benar-benar nggak punya manner."
"Nih Dirut KAI kebangetan banget ngasih jawaban ke Pak Dahlan. Untung nggak dipecat kamu pak Dirut KAI."
"Menteri BUMN dikasih nomor telepom lain buat komplain? pilihannya cuma dua, itu dirut kurang ajar atau sudah gila."
"Respon Dirut PT. KAI sungguh terlalu !!! kalo didepan Dahlan Iskan langsung ditempeleng kali tuh... atau bisa ditendang atau dibanting senasib kursi kosong gerbang tol."
Sebelumnya Dahlan mengaku mendapat aduan soal buruknya pelayanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dari anaknya sendiri. Ia pun langsung meneruskan aduan anaknya itu ke Dirut KAI melalui pesan singkat. "Anak saya bilang, Surabaya-Yogyakarta. Dia beli tiket namun sudah ada yang menempati. Mereka sama-sama punya tiket," kata Dahlan.
Dahlan mengaku jawaban Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) merespons, namun jawabannya tidak memuaskan Dahlan. Jonan hanya membalas dan menganjurkan agar Dahlan menghubungi nomor tertentu yang diberikan petinggi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tersebut.
"Sikap ini belum mencerminkan Dirut KAI, dia bilang 'Bapak bisa menghubungi orang-orang ini (balasan SMS Jonan)," tuturnya.
(hen/ang)[/spoiler]
sumber
kalo ane pribadi seh... cukup menyayangkan aja, soalnya seorang public figure dan panutan seperti Dirut PT. KA harusnya memberikan teladan yang bisa menumbuhkan semangat pelayanan pada jajaran korps-nya
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~

