12-03-2012, 09:07 PM
Quote:Sindikat Pencuri Beraksi Di Kereta Eksekutif.
Hati-hati, komplotan pencuri kini sedang menyasar kereta api. Bukan cuma di kelas ekonomi, penumpang kelas eksekutif pun menjadi korban. Kasus terbaru menimpa seorang fotografer yang kehilangan kamera berikut perlengkapannya senilai Rp 25 juta.
Tommy Yuda Prasetya (35) menjadi korban pencurian saat menumpang KA Harina jurusan Bandung - Semarang. Ia naik kereta dari Bandung pada Minggu (11/3) pukul 22.00. Tripod serta tas berisi kamera Cannon 7D dan Lensa F12 50mm ia letakkan di bagasi.
Baru sebentar jalan, warga Pedurungan Tengah IV No 55A ini sudah kehilangan BlackBerry (BB). "Karena baterai habis, BB saya charge dan taruh di kursi. Tertidur sebentar, BB sudah hilang," katanya.
Karena merasa hal itu karena kecerobohannya sendiri, Yuda tidak mempermasalahkan. Setelah mengecek tas dan tripod masih di tepat semula, Ia pun melanjutkan tidur.
Yuda terbangun ketika kereta berhenti di Stasiun Pekalongan. Dilihatnya sebagian penumpang turun dan ada juga yang naik. Saat kereta mulai bergerak, jeritan seorang wanita memecah suasana. "Laptop wanita itu yang diletakkan di bagasi hilang. Tasnya masih tapi laptop telah diganti tumpukan majalah," jelasnya.
Melihat kejadian itu, Yuda buru-buru mengecek bagasi. Kekhawatirannya terbukti. Tripodnya sudah tidak berada di tempat. Dan betapa kagetnya ketika membuka tas, semua isinya telah lenyap. "Mungkin diambil pas saya tertidur tadi," kata pria yang mengaku membeli tiket Rp 220 ribu itu.
Pencurian itu kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan KA. Namun Yuda kecewa karena tanggapan yang diterimanya tidak memuaskan. Petugas disebutnya sama sekali tidak melakukan sesuatu untuk membantu menemukan barangnya yang hilang.
"Sampai Tawang saya lapor petugas lagi. Di situ saya baru tahu kalau kereta sekelas eksekutif tidak ada CCTV-nya. Padahal saya milih naik eksekutif yang mahal kan agar nyaman dan aman, ternyata sama saja," jengkelnya.
Menurut Yuda, pencurian pasti dilakukan oleh sindikat. Sebab menengok banyaknya barang penumpang yang hilang, tidak mungkin pencurian dilakukan oleh satu orang. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polrestabes Semarang, Senin (12/3) pagi. Sampai kemarin kasus masih dalam penyelidikan.
Sumber : suaramerdeka.com

